Bunda mungkin tidak asing lagi dengan 3 trimester pada masa kehamilan. Namun, tahukan Bunda bahwa ada “trimester keempat”? Apa yang sebenarnya terjadi di trimester keempat ini?  

Berbeda dengan trimester pertama, kedua, dan ketiga yang Bunda jalani saat Si Kecil masih ada di dalam kandungan, trimester keempat merupakan periode tiga bulan pertama sejak bayi dilahirkan.

Bunda, Ini yang Perlu Dilakukan di Trimester Keempat setelah Melahirkan - Alodokter

Pada periode ini, Si Kecil mulai beradaptasi dengan dunia di luar rahim. Selain itu, Bunda juga akan merasakan banyak perubahan setelah melahirkan. Inilah sebabnya mengapa Bunda perlu melakukan persiapan untuk menghadapi periode ini.

Perkembangan Bayi pada Trimester Keempat

Pada trimester keempat, tubuh Si Kecil akan terus bertambah besar dan bertambah berat. Dia pun akan menunjukkan beberapa perkembangan berikut ini:

  • Lebih banyak menangis dibandingkan bulan-bulan berikutnya. Tangis Si Kecil cenderung memuncak pada 5-6 minggu setelah dia dilahirkan dan biasanya mereda ketika usianya mencapai 3 bulan.
  • Banyak tidur untuk mengembangkan kemampuan sensorik dalam otaknya.
  • Lebih sering menyusu untuk membuatnya merasa lebih nyaman di luar rahim.
  • Penglihatannya sudah cukup baik untuk membuatnya bisa membedakan berbagai objek.
  • Penciumannya sudah cukup kuat untuk mengetahui aroma tubuh Bunda yang membuatnya nyaman.
  • Pendengarannya sudah cukup baik untuk mendengarkan suara Bunda yang bisa membuatnya tenang.

Hal yang Bisa Bunda Lakukan bagi Si Kecil di Trimester Keempat

Rahim merupakan tempat yang gelap, sunyi, hangat, dan nyaman untuk bayi. Setelah dilahirkan, dia tinggal di lingkungan yang sangat berbeda dengan rahim. Itulah sebabnya bayi baru lahir memerlukan masa transisi dan penyesuaian. Hal inilah yang kadang membuatnya rewel atau mudah menangis.

Ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk membantu Si Kecil lebih tenang dan tidak mudah rewel selama masa transisi di trimester keempat ini, yaitu:

1. Menggendong Si Kecil

Hal pertama yang bisa Bunda lakukan untuk memberikan rasa tenang kepada Si Kecil ketika menangis adalah menggendong dan meletakkannya dalam dekapan. Digendong saat menangis akan membuat bayi merasa lebih nyaman dan hangat, seperti ketika masih berada di dalam rahim.

Bila perlu, Bunda juga membisikkan suara ‘sshh’ di telinganya sambil mengayun lembut tubuhnya. Dia pun secara perlahan akan mulai berhenti menangis.

2. Melakukan kontak kulit langsung dengan Si Kecil

Bayi butuh sering berada di dekat ibunya dan merasakan kontak langsung dengan ibu, baik melalui sentuhan maupun dekapan. Mendengarkan detak jantung Bunda dan merasakan embusan napas Bunda akan membuat Si Kecil lebih tenang.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk melakukan skin-to skin dengan Si Kecil melalui metode kanguru, khususnya ketika menyusui.

3. Menyusui Si Kecil

Bunda juga disarankan untuk selalu menyusui Si Kecil ketika dia menunjukkan tanda-tanda lapar. Menyusu dalam dekapan Bunda akan membuat Si Kecil merasa lebih aman dan nyaman.

4. Bedong Si Kecil

Selain itu, jangan lupa juga untuk membedong bayi. Namun, tentunya dengan cara yang tepat, tidak terlalu longgar tapi juga tidak terlalu ketat. Membedong bayi bisa membuatnya merasa nyaman seperti ketika masih berada di rahim ibu.

Jangan Lupa Merawat Diri Sendiri di Trimester Keempat

Bukan hanya Si Kecil, Bunda pun memerlukan perhatian lebih selama trimester keempat. Di masa ini, Bunda akan melalui fase pemulihan setelah persalinan dan mungkin akan mengalami beberapa keluhan, seperti nyeri di luka bekas persalinan atau kaki kram.

Agar Bunda tetap fit selama trimester keempat dan bisa cepat pulih, lakukanlah beberapa hal berikut ini:

  • Konsumsi makanan bergizi, seperti telur, ikan, daging, sayuran hijau, makanan laut, dan susu.
  • Istirahat yang cukup.
  • Minta bantuan orang-orang yang Bunda percayai, untuk membantu mengurus Si Kecil.
  • Batasi melakukan aktivitas di luar rumah.
  • Lakukan hal yang bisa membuat Bunda bahagia, misalnya membaca buku, mendengarkan musik, atau menonton film favorit.

Trimester keempat bukanlah periode yang mudah untuk dilewati, baik oleh ibu maupun bayi. Meski begitu, tetaplah nikmati setiap momennya dan jalin kedekatan dengan Si Kecil. Bila Bunda atau Si Kecil mengalami keluhan apa pun, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau dokter spesialis anak.