Cara melepas softlens harus dilakukan dengan benar supaya kesehatan mata tetap terjaga, serta terhindar dari iritasi ataupun infeksi. Soalnya, kalau softlens dilepas dengan cara yang salah, kuman atau kotoran akan mudah masuk ke mata Anda.

Bagi yang lebih suka menggunakan lensa kontak daripada kacamata, memahami cara melepas softlens dengan benar tidak boleh diabaikan. Proses yang dilakukan secara sembarangan dapat meningkatkan risiko gangguan mata, seperti iritasi hingga infeksi serius.

Cara Melepas Softlens yang Aman dan Mudah - Alodokter

Selain mencegah masalah pada mata, cara melepas yang benar juga membantu merawat kesehatan mata, terutama jika Anda menggunakan softlens dalam jangka panjang.

Inilah Cara Melepas Softlens yang Dianjurkan

Agar mata tetap sehat, cara melepas softlens perlu dilakukan secara perlahan dan penuh kehati-hatian. Berikut urutan cara melepas softlens yang sebaiknya dilakukan:

1. Cuci tangan hingga bersih

Langkah awal cara melepas softlens adalah mencuci tangan Anda menggunakan sabun dan air mengalir. Gosok seluruh permukaan tangan, termasuk sela-sela jari dan bawah kuku, selama minimal 20 detik agar kuman dan sisa kotoran benar-benar terangkat. 

Bilas hingga bersih, kemudian keringkan tangan dengan tisu sekali pakai atau handuk bersih. Hindari mengeringkan tangan dengan kain yang lembap atau sudah digunakan berulang kali, karena bisa menjadi tempat berkembang biaknya kuman.

2. Siapkan cermin dan cairan softlens

Sebelum mulai melepas softlens, posisikan diri Anda di depan cermin dengan penerangan yang cukup agar dapat melihat pergerakan tangan dan posisi softlens di mata. 

Sediakan juga cairan pembersih khusus softlens dan wadah lensa yang sudah terisi cairan tersebut. Pastikan cairan yang digunakan belum kedaluwarsa dan wadah softlens benar-benar bersih. Meletakkan semua perlengkapan ini dekat dengan Anda akan memudahkan proses pelepasan softlens, sehingga tidak membahayakan mata

3. Tahan kelopak mata dengan lembut

Saat melepas softlens, gunakan jari telunjuk atau tengah salah satu tangan untuk menahan kelopak mata bagian atas. Tujuannya agar kelopak mata tidak menutup secara refleks saat menyentuh lensa. 

Dengan tangan yang lain, tahan kelopak mata bawah dengan lembut menggunakan jari tengah. Posisi ini akan membuka mata lebih lebar, sehingga softlens mudah terlihat dan diakses. 

Pastikan jari-jari Anda tidak menyentuh bulu mata secara berlebihan, agar kotoran dari bulu mata tidak berpindah ke mata atau softlens. Langkah ini mampu mencegah Anda merasa tegang atau berkedip saat melakukan cara melepas softlens.

4. Jepit lensa dengan lembut

Setelah posisi mata terbuka lebar dan softlens terlihat dengan jelas, dekatkan telunjuk dan ibu jari ke permukaan softlens secara perlahan. Sentuh permukaan softlens dengan ujung kedua jari, kemudian jepit bagian pinggir lensa secara perlahan hingga lensa terlepas dari permukaan bola mata. 

Hindari mencubit terlalu keras agar lensa tidak robek dan permukaan mata tidak tergores. Bila lensa terasa lengket atau sulit terlepas, jangan memaksa. Lebih baik gunakan cairan pelumas khusus softlens dan ulangi cara melepas softlens dengan lebih hati-hati. 

Langkah ini penting agar kesehatan mata tetap terjaga dan softlens bisa digunakan kembali, jika masa pakainya belum habis.

5. Letakkan softlens ke wadah khusus

Setelah softlens benar-benar terlepas dari mata, segera letakkan di wadah lensa yang sudah diisi cairan softlens segar. Hindari meletakkan softlens di atas meja atau permukaan lain yang belum tentu bersih. 

Pastikan Anda memasukkan lensa ke wadah sebelah kanan atau kiri sesuai mata yang digunakan, supaya tidak tertukar saat pemakaian berikutnya. Tutup rapat wadah softlens, lalu simpan di tempat yang bersih dan terhindar dari sinar matahari langsung. 

Cara melepas softlens yang diakhiri dengan penyimpanan yang benar akan menjaga lensa dari kontaminasi kuman dan memperpanjang usia pakainya.

Hal Penting Saat Melepas Softlens

Supaya cara melepas softlens berjalan lancar dan aman, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Hindari melepas softlens dengan tangan yang kotor atau masih basah.
  • Jika softlens terasa kering atau terlalu menempel, teteskan cairan pelumas khusus softlens sebelum melanjutkan cara melepas softlens.
  • Jangan memaksa melepas lensa jika terasa sakit atau sulit. Istirahatkan mata sejenak, lalu ulangi cara melepas softlens.
  • Bersihkan wadah softlens minimal seminggu sekali untuk mencegah pertumbuhan kuman.

Selalu ingat untuk memperhatikan masa pakai softlens dan cairan pembersihnya. Segera ganti softlens jika sudah kedaluwarsa, agar selalu aman bagi kesehatan mata.

Apabila cara melepas softlens yang dilakukan tidak tepat, risiko gangguan pada mata, seperti mata merah dan iritasi, cedera kornea, infeksi bakteri/jamur, atau softlens robek/rusak bisa terjadi. Oleh karena itu, lakukan selembut mungkin dan penuh kehati-hatian, supaya tidak menyebabkan gangguan pada mata dan softlens bisa awet hingga masa pakainya habis. 

Akan tetapi, bila sudah menerapkan cara melepas softlens yang benar tetapi masih muncul gejala, seperti mata merah, perih, atau penglihatan buram, segera konsultasikan ke dokter mata agar bisa mendapat penanganan yang tepat. Anda juga dapat memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran penanganan yang cepat dan akurat.