Bagaimana rasanya jika tiba-tiba mengetahui ada benjolan yang tidak pernah ada di tubuh Anda sebelumnya? Mungkin Anda akan merasa bingung, panik, mulai menerka-nerka penyebabnya, atau malah cuek dan tidak terlalu memedulikan benjolan tersebut.

Benjolan atau tumor bisa muncul di bagian tubuh mana saja. Misalnya di kepala, belakang telinga, leher, tubuh, hingga kaki. Benjolan yang muncul bisa disebabkan oleh bawaan lahir (kongenital), infeksi atau peradangan, trauma (cedera), serta pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel tubuh (neoplasma). Kebanyakan dari benjolan tersebut tidak berbahaya.

Cara Membedakan Benjolan yang Berbahaya dan Tidak - Alodokter

Ciri-Ciri Benjolan yang Berbahaya

Ada beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab untuk mengetahui apakah suatu benjolan berbahaya atau tidak, yaitu:

1. Kapan benjolan muncul?

Benjolan yang sudah ada sejak lahir biasanya tidak berbahaya. Hemangioma adalah contoh benjolan bawaan lahir (kongenital) yang kebanyakan tidak membutuhkan penanganan. Benjolan ini akan mengecil dengan sendirinya seiring pertambahan usia.

2. Apakah diawali benturan atau cedera sebelumnya?

Kebanyakan benjolan akibat cedera hanya merupakan memar otot biasa. Benjolan ini muncul akibat pecahnya pembuluh darah. Umumnya, benjolan akibat memar akan mengecil dengan sendirinya.

3. Apakah disertai infeksi?

Benjolan akibat infeksi biasanya akan muncul dalam bentuk kumpulan nanah yang disebut abses atau bisul. Abses ini dapat diatasi dengan mengonsumsi obat antibiotik dari dokter atau dengan pembedahan kecil.

4. Seperti apa karakter benjolan?

Terdapat beberapa pertanyaan yang perlu dijawab untuk mengenali karakter benjolan yang muncul, antara lain:

  • Apakah benjolan tersebut keras seperti batu atau kenyal seperti ujung hidung dan daun telinga?
  • Apakah batas benjolan tegas? Batas benjolan yang tidak tegas hanya akan teraba seperti penebalan.
  • Apakah permukaannya rata atau berbenjol-benjol?
  • Apakah benjolan dapat digerakkan?
  • Apakah benjolan cepat membesar?

Perlu diketahui bahwa benjolan yang keras, tidak dapat digerakkan, permukaannya tidak rata, dan tumbuh dengan cepat biasanya merupakan benjolan yang berbahaya (tumor ganas). Jika menemukan benjolan seperti ini, periksakan diri ke dokter secepatnya.

5. Apakah disertai gejala lain?

Munculnya gejala lain yang menyertai benjolan, seperti penurunan berat badan yang drastis, demam yang berkepanjangan, serta perasaan tidak semangat atau tidak bertenaga, dapat menandakan kondisi yang berbahaya.

Setelah mengetahui cara mengenali benjolan yang berbahaya dan yang tidak, Anda diharapkan dapat menyikapi dengan bijak munculnya benjolan di tubuh. Meskipun Anda dapat mengindentifikasinya sendiri dengan cara-cara di atas, pemeriksaan oleh dokter tetap diperlukan, apalagi jika benjolan tampak tidak normal.

Ditulis oleh:

dr. Yohanes Ferdinand, SpB
(Dokter Spesialis Bedah)