Cara membersihkan kulkas sering kali diabaikan, padahal inilah kunci menjaga makanan tetap segar dan aman untuk keluarga. Meski tampak bersih di luar, bagian dalam kulkas bisa menjadi sarang kuman dan bakteri jika tidak dirawat secara teratur.
Banyak orang belum menyadari bahwa kulkas yang jarang dibersihkan bisa menjadi sumber penularan bakteri, jamur, hingga kontaminasi silang antarmakanan. Cara membersihkan kulkas tidak cukup hanya dengan mengelap permukaannya, tetapi juga memerlukan langkah khusus untuk menjaga setiap bagian kulkas tetap higienis.

Dengan membersihkan kulkas secara rutin, Anda tidak hanya mencegah penyebaran penyakit, tetapi juga memastikan bahan makanan tersimpan lebih lama dan bebas dari bau tak sedap.
Cara Membersihkan Kulkas yang Benar
Berikut ini adalah cara membersihkan kulkas agar tetap higienis dan aman:
1. Matikan dan kosongkan kulkas
Sebelum mulai membersihkan, cabut steker kulkas dari sumber listrik untuk memastikan keamanan Anda. Setelah itu, keluarkan seluruh isi kulkas, termasuk makanan, minuman, serta wadah-wadah penyimpanan.
Keluarkan juga semua rak, laci, dan bagian-bagian yang bisa dilepas. Pisahkan bahan makanan yang masih segar dan simpan sementara di cooler box atau tempat lain agar tidak mudah rusak.
2. Pisahkan makanan yang sudah rusak
Periksa satu per satu makanan dan minuman yang telah dikeluarkan dari kulkas. Buang makanan yang sudah kadaluarsa, busuk, atau basi.
Perhatikan juga makanan kemasan yang sudah berubah warna, tekstur, atau berbau tidak sedap. Langkah ini penting untuk mencegah bakteri dan jamur berkembang dan kembali mengkontaminasi kulkas setelah dibersihkan.
3. Lepaskan dan cuci rak serta laci
Lepaskan semua rak dan laci dari dalam kulkas dengan hati-hati agar tidak pecah atau retak. Cuci rak dan laci menggunakan air hangat yang dicampur sabun lembut, usap permukaannya hingga bersih dari sisa makanan atau noda.
Jika ada noda membandel, rendam beberapa menit sebelum digosok perlahan. Setelah dicuci, bilas hingga benar-benar bersih lalu keringkan dengan kain kering atau angin-anginkan sampai tidak ada air yang tersisa.
4. Bersihkan bagian dinding, pintu, dan karet kulkas
Gunakan kain bersih yang telah dibasahi larutan air dan sabun, lalu lap seluruh bagian dalam kulkas, termasuk dinding, atap, lantai, pintu, dan laci yang tidak bisa dilepas.
Berikan perhatian khusus pada sela-sela dan sudut yang sering terlewat, seperti bagian belakang rak dan area karet pintu. Karet pada pintu kulkas cenderung menjadi tempat penumpukan kotoran, remah makanan, dan jamur.
Bersihkan karet dengan sikat gigi bekas yang lembut agar kotoran hilang sempurna, lalu lap kembali dengan kain basah untuk menghilangkan sisa sabun.
5. Gunakan cuka atau baking soda untuk noda membandel
Bila ada noda atau bau menyengat yang sulit dihilangkan dengan sabun, campurkan satu sendok makan baking soda atau cuka ke dalam satu liter air bersih. Celupkan kain ke dalam larutan ini, lalu gosokkan pada area yang kotor atau berbau.
Baking soda dan cuka efektif menyerap bau tidak sedap sekaligus membunuh bakteri ringan. Setelah selesai, bersihkan kembali dengan kain basah biasa agar sisa larutan tidak tertinggal.
6. Keringkan seluruh bagian sebelum menyalakan kulkas kembali
Pastikan seluruh bagian kulkas, baik rak, laci, maupun permukaan dalamnya, sudah benar-benar kering sebelum memasang kembali dan menyalakan kulkas. Pasalnya, kondisi yang lembap dapat mempercepat pertumbuhan jamur dan menimbulkan bau tidak sedap.
Setelah yakin semua kering, susun kembali bagian-bagian kulkas ke tempat semula dan colokkan steker ke listrik. Tunggu beberapa menit hingga suhu kulkas kembali normal, baru masukkan makanan satu per satu secara rapi.
Tips Aman dan Efektif Saat Membersihkan Kulkas
Agar proses pembersihan kulkas lebih aman dan optimal, perhatikan beberapa tips berikut ini:
- Hindari penggunaan pembersih berbahan kimia keras agar tidak merusak lapisan interior kulkas.
- Jangan gunakan pemutih atau pembersih berbahan amonia karena dapat meninggalkan residu berbahaya.
- Pastikan kulkas terputus dari aliran listrik sebelum dibersihkan untuk mencegah risiko sengatan listrik.
- Gunakan kain lembut atau spons agar permukaan kulkas tidak tergores.
- Atur makanan dengan rapi dan tidak terlalu padat agar sirkulasi udara tetap baik.
- Simpan makanan dalam wadah tertutup untuk mencegah bau menyebar.
- Bersihkan kulkas secara rutin minimal satu bulan sekali atau segera jika ada tumpahan dan bau tidak sedap.
Cara membersihkan kulkas tidak selalu memerlukan waktu lama, terutama jika Anda membiasakannya secara rutin. Simpan makanan dalam wadah tertutup dan beri label tanggal kedaluwarsa agar lebih mudah mengelola persediaan.
Selain itu, periksa isi kulkas secara berkala untuk mencegah penumpukan kotoran dan memastikan makanan tetap aman dikonsumsi. Menjaga kebersihan kulkas bukan hanya soal tampilan, tetapi juga penting untuk mempertahankan kualitas makanan dan melindungi kesehatan keluarga Anda.
Bila Anda mengalami masalah, seperti bau menyengat yang tidak kunjung hilang setelah dibersihkan, atau jamur yang kerap muncul kembali, konsultasikan melalui layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER agar mendapatkan solusi serta saran paling tepat sesuai kebutuhan rumah tangga Anda.