Cara merawat rambut yang sering dicatok sangat penting untuk mencegah rambut menjadi rusak. Soalnya, kebiasaan mencatok rambut memang berisiko menyebabkan perubahan pada struktur alami rambut, terutama jika dilakukan berulang kali tanpa perawatan yang tepat. 

Untuk mengatasi berbagai faktor penyebab kerusakan, salah satu cara merawat rambut yang sering dicatok adalah dengan memilih dan menggunakan sampo yang sesuai. Nah, kandungan seperti Pro-Vitamin B5 yang hanya ada pada rangkaian perawatan rambut Pantene Miracles hadir sebagai jawaban untuk menutrisi kembali rambut yang rusak akibat suhu panas.

6 Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok Agar Tidak Kering dan Patah - Alodokter

Namun, sebelum tahu cara mengatasinya, perlu dipahami dulu apa saja penyebab kerusakan pada rambut yang sering dicatok agar perawatannya bisa lebih maksimal.

Penyebab Kerusakan Pada Rambut yang Sering Dicatok

Perlu diketahui, rambut punya lapisan terluar yang disebut kutikula. Fungsinya adalah melindungi bagian dalam rambut dari kerusakan. Ketika kutikula dalam kondisi sehat, rambut akan terasa lebih halus, lembut, dan berkilau. Namun, jika lapisan ini rusak atau terkikis, rambut bisa menjadi kasar, kusam, mudah kusut, dan lebih rentan patah atau bercabang.

Nah, salah satu penyebab rambut yang sering dicatok menjadi lebih rentan rusak adalah paparan panas berulang dari alat catok. Namun, perlu diketahui bahwa kerusakan rambut yang sering dicatok sebenarnya tidak hanya disebabkan oleh satu faktor tersebut, tetapi bisa juga karena hal-hal berikut:

1. Kerusakan kutikula akibat panas dan bahan kimia

Paparan panas dari alat catok maupun alat styling lainnya dapat mengikis lapisan pelindung rambut alias kutikula. Ketika lapisan ini rusak, kelembapan rambut jadi lebih mudah hilang.

2. Proses pewarnaan atau bleaching

Bahan kimia pada produk pewarna rambut atau bleaching dapat mengubah struktur alami rambut sekaligus mengurangi kelembapannya. Akibatnya, rambut terasa lebih kering, kasar, sulit diatur, dan lebih rentan patah.

3. Kebiasaan menyisir rambut saat masih basah

Rambut yang masih basah berada dalam kondisi paling rapuh. Terlalu keras menyisir rambut yang basah atau menggunakan sisir yang kurang sesuai dapat membuat batang rambut jadi lebih mudah tertarik dan patah.

4. Paparan sinar matahari langsung

Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat mempercepat kerusakan pada kutikula rambut, terutama jika rambut sudah sering terpapar panas alat catok. Lama-kelamaan, rambut akan kehilangan kelembapan alaminya.

5. Hilangnya lipid alami rambut

Salah satu masalah rambut yang sering dicatok yang perlu diperhatikan adalah hilangnya lipid atau minyak alami rambut. Rambut memiliki minyak alami (sebum) yang berperan menjaga kelembapan, kekuatan, dan kelenturannya.

Namun, paparan panas, bahan kimia, maupun kebiasaan styling yang terlalu sering dapat mengurangi kandungan minyak tersebut. Akibatnya, rambut menjadi lebih rapuh dan mudah patah.

Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa rambut yang sering dicatok sedang mengalami kerusakan, yaitu:

  • Ujung rambut bercabang
  • Rambut terasa kasar dan mudah kusut
  • Warna rambut tampak kusam
  • Rambut lebih mudah patah

Jika dibiarkan terus-menerus, kerusakan ini bisa membuat rambut terasa sangat kering, sulit diatur, dan teksturnya tidak merata dari akar hingga ujung rambut. Oleh karena itu, selain mengurangi penyebab kerusakan, rambut juga perlu dirawat dengan produk yang tepat agar kondisinya tetap terjaga.

Dengan kata lain, rambut memerlukan perawatan yang dapat membantu menggantikan lipid yang hilang, sekaligus juga bisa menjaga kelembapan rambut agar tetap terasa lembut dan mudah diatur.

Berbagai Cara Merawat Rambut yang Sering Dicatok

Rambut yang sering dicatok tidak selalu harus dipotong ketika mulai terasa kering atau mudah patah. Dengan perawatan yang tepat dan dilakukan secara rutin, rambut tetap bisa terasa lebih lembut, kuat, dan tampak sehat. 

Berikut beberapa langkah mudah yang dapat Anda terapkan:

1. Gunakan sampo khusus untuk rambut rusak

Rambut yang sering terkena panas membutuhkan sampo yang mampu membersihkan rambut, sekaligus membantu merawat rambut yang rusak tanpa membuatnya terasa makin kering.

Salah satu cara merawat rambut yang sering dicatok adalah dengan menggunakan Pantene Miracles Shampoo Collagen Repair yang mengandung pro-vitamin B5 dan kolagen. Kandungan ini membantu merawat rambut rusak akibat panas maupun produk pewarnaan, sehingga rambut terasa lebih ringan, halus, dan mudah diatur.

2. Selalu gunakan kondisioner setelah keramas

Banyak orang melewatkan penggunaan kondisioner, padahal produk ini membantu menjaga kutikula rambut tetap halus sekaligus mengurangi gesekan antarhelai rambut setelah keramas. Dengan begitu, rambut menjadi lebih mudah disisir dan risiko patah pun dapat berkurang.

Untuk membantu menutrisi rambut dari dalam, Anda dapat menggunakan Pantene Miracles Conditioner Collagen Repair yang mengandung pro-vitamin B5 dan kolagen. Kondisioner ini membantu menjaga rambut tetap lembut, lebih mudah diatur, dan tampak lebih sehat.

3. Rawat rambut dengan masker secara rutin

Jika rambut sudah terasa sangat kering atau kasar, tambahkan masker rambut sebagai cara merawat rambut yang sering dicatok. Masker rambut bekerja intensif melembapkan rambut karena perlu didiamkan selama beberapa menit, sehingga nutrisi dapat terserap lebih optimal pada batang rambut.

Pantene Miracles Intensive Bond Repair Mask mengandung pro-vitamin B5, panthenol, biotin, dan kolagen yang dipadukan dengan teknologi Pro-V Melting Pearls. Dengan penggunaan rutin, masker ini membantu menutrisi rambut agar tetap kuat, lembut, dan tampak berkilau.

4. Gunakan hair oil sebelum styling

Jika Anda masih rutin menggunakan alat catok atau hair dryer, jangan langsung menata rambut tanpa perlindungan tambahan, ya. Gunakanlah hair oil sebelum styling untuk membantu melindungi rambut dari paparan panas, sehingga kerusakan tidak makin bertambah.

Salah satu pilihan yang dapat digunakan adalah Pantene Miracles Hair Oil yang diperkaya pro-vitamin B5, panthenol, dan vitamin E. Hair oil ini membantu membuat rambut terasa lebih halus, membantu mengurangi tampilan rambut bercabang, serta memberikan perlindungan terhadap panas hingga 230°C.

5. Kurangi frekuensi penggunaan alat catok

Jika memungkinkan, beri jeda penggunaan alat catok atau hair dryer agar rambut memiliki waktu untuk mempertahankan kelembapan alaminya. Bila tetap perlu menggunakan alat styling, atur suhunya ke tingkat sedang dan gunakan pelindung panas sebelum menata rambut sebagai cara merawat rambut yang sering dicatok.

6. Lindungi rambut dari paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat mempercepat kerusakan rambut, terutama bila rambut sudah sering terkena panas dari alat styling. Oleh karena itu, gunakan topi, payung, atau scarf saat beraktivitas di luar ruangan untuk membantu melindungi rambut dari sinar UV.

Bila dilakukan secara konsisten, cara merawat rambut yang sering dicatok tersebut bisa menghasilkan rambut yang kembali kuat dan berkilau tanpa perlu dipotong terlebih dahulu. Rambut juga bisa jadi lebih mudah diatur.

Perawatan rambut yang sering dicatok tidak cukup dilakukan sesekali. Rutinitas yang konsisten dengan produk yang sesuai akan membantu menjaga rambut tetap kuat, lembut, dan tampak sehat meski sering ditata menggunakan alat styling

Jika rambut Anda sering dicatok lalu mulai terasa sangat rapuh, rontok berlebihan, atau menunjukkan tanda kerusakan yang sulit diatasi, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter agar mendapat solusi sesuai kebutuhan, ya.