Cek golongan darah adalah prosedur pemeriksaan untuk mengetahui jenis darah apa yang Anda miliki. Golongan darah Anda ditentukan oleh gen yang diturunkan dari orang tua. Anda bisa melakukan cek golongan darah di rumah sakit, klinik, ataupun puskesmas.

Cek golongan darah penting untuk dilakukan jika suatu saat Anda memerlukan transfusi darah atau berencana untuk mendonorkan darah. Apabila Anda menerima darah yang tidak sesuai dengan golongan darah Anda, bisa terjadi respons kekebalan tubuh yang membahayakan.

Cek Golongan Darah: Ketahui Manfaat dan Prosedurnya di Sini! - Alodokter

Sistem golongan darah yang umum dipakai adalah sistem ABO (golongan darah A, B, AB, dan O) yang penggolongannya ditentukan oleh ada atau tidaknya antigen pada sel darah merah. Selain itu, sistem penggolongan darah juga harus ditentukan berdasarkan Rhesus (Rh positif atau negatif).

Manfaat Cek Golongan Darah untuk Mencegah Komplikasi Transfusi

Penyesuaian golongan darah menjadi salah satu syarat penting untuk mendonorkan darah atau menerima transfusi darah. Tidak semua golongan darah bisa cocok dengan satu sama lain. Menerima darah yang tidak sesuai dengan golongan darah Anda bisa memicu penggumpalan darah dan komplikasi yang berakibat fatal bagi tubuh.

Gejala dari ketidaksesuaian golongan darah pada proses transfusi darah antara lain adalah demam, menggigil, mual, kulit dan mata tampak kuning, nyeri pada dada, perut, atau punggung, kencing berdarah, dan sesak napas. Komplikasi dari reaksi ini bisa berupa gagal ginjal atau bahkan kematian.

Manfaat Cek Golongan Darah bagi Ibu Hamil

Penentuan golongan darah juga penting bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Golongan darah ibu dan janin dengan rhesus yang tidak cocok akan berpotensi membahayakan janin.

Misalnya, seorang wanita dengan golongan darah Rh negatif menikah dengan pria yang memiliki Rh positif. Janin yang dikandung kemungkinan besar bisa bergolongan darah Rh positif.

Akibatnya, tubuh ibu hamil akan menganggap darah janin yang berbeda rhesus sebagai benda asing dan akhirnya membentuk antibodi yang melawan antigen Rh dari janin, sehingga terjadi kerusakan pada sel darah merah janin.

Kondisi ini dapat menyebabkan kematian di dalam kandungan atau bayi terlahir dengan gangguan kesehatan.

Cek golongan darah sejak awal, bahkan sebelum menikah, bisa mempermudah dokter mencegah kondisi tersebut, yaitu dengan pemberian obat khusus. Obat ini akan membuat tubuh ibu hamil tidak membentuk antibodi yang bisa menyerang sel darah bayi jika darah mereka bercampur.

Prosedur Cek Golongan Darah yang Perlu Anda Ketahui

Pada orang dewasa, proses cek golongan darah dilakukan dengan pengambilan sampel darah melalui tusukan di jari atau melalui jarum yang dimasukkan ke pembuluh darah di lengan. Sedangkan pada bayi, pemeriksaan golongan darah dilakukan dengan mengambil sampel darah dari telapak kaki bayi.

Setelah itu, petugas laboratorium akan mencampur sampel darah dengan antibodi yang menyerang darah tipe A dan B untuk melihat reaksinya seperti berikut ini:

  • Jika sampel darah menggumpal saat dicampur dengan antibodi terhadap darah tipe A, Anda memiliki golongan darah A.
  • Jika sampel darah menggumpal saat dicampur dengan antibodi terhadap darah tipe B, Anda memiliki golongan darah B.
  • Jika sampel darah menggumpal saat dicampur dengan antibodi terhadap darah tipe A, B, dan AB, Anda memiliki golongan darah AB.
  • Jika sampel darah tidak menggumpal saat dicampur dengan antibodi manapun, Anda memiliki golongan darah A.

Sampel darah kemudian akan dicampur dengan serum anti-Rh. Jika sel darah Anda menggumpal, itu artinya Anda memiliki darah Rhesus positif, begitu pula sebaliknya.

Tidak ada persiapan khusus yang harus Anda lakukan untuk melakukan cek golongan darah. Hasil pemeriksaannya bahkan bisa Anda dapatkan hanya dalam beberapa menit saja.

Dalam proses cek golongan darah, risiko tindakan seperti perdarahan setelah pengambilan darah jarang sekali terjadi, kecuali jika Anda memiliki riwayat gangguan pembekuan darah. Berkonsultasilah kepada dokter jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu sebelum melakukan cek golongan darah.