Coba Simak Cara Menghilangkan Bulu Kaki di Sini

Sebagian wanita merasa terganggu dengan bulu kaki karena dianggap merusak penampilan. Beragam cara menghilangkan bulu kaki rela dilakukan demi tampil cantik dan meningkatkan rasa percaya diri.

Bulu kaki mulai tumbuh ketika seseorang memasuki masa pubertas. Selain tumbuh di kaki, bulu-bulu halus ini juga tumbuh di ketiak, di antara bibir dan hidung, serta di area kemaluan. Sebagian wanita memiliki bulu kaki lebih lebat karena keturunan atau kondisi medis tertentu.

cara menghilangkan bulu kaki-alodokter

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bulu kaki yang terlalu lebat dan mengganggu penampilan. Meski demikian, jangan sampai salah pilih cara menghilangkan bulu kaki.

Beragam Cara Menghilangkan Bulu Kaki

Meski pertumbuhan bulu kaki adalah hal yang normal dan terjadi secara alami, sebagian wanita tetap memilih untuk menghilangkan bulu kaki, baik secara berkala maupun permanen. Di bawah ini merupakan beragam cara yang sering dilakukan untuk menghilangkan bulu kaki:

Mencabut Bulu Kaki

Pencabutan biasanya dilakukan dengan pinset. Namun karena folikel masih utuh, maka bulu akan kembali tumbuh dengan cepat. Bagi yang ingin menerapkan cara menghilangkan bulu kaki yang satu ini, pastikan bahwa pinset yang akan digunakan telah dilakukan sterilisasi dengan alkohol, sehingga terhindar dari kuman dan penyakit.

Mencukur Bulu kaki

Mencukur adalah cara yang paling umum dan mudah dilakukan untuk menghilangkan bulu kaki. Teknik yang paling efektif adalah dengan mencukur searah dengan arah pertumbuhan rambut. Banyak yang beranggapan bahwa mencukur akan membuat bulu tumbuh makin lebat, padahal sebenarnya tidak. Untuk mendapat hasil maksimal, mencukur perlu dilakukan secara berkala ketika bulu kaki mulai tumbuh.

Mencukur bulu kaki bisa menyebabkan bulu tumbuh ke bawah kulit dan radang pada folikel rambut atau folikulitis. Ada dua hal yang harus diperhatikan saat akan mencukur bulu kaki. Pertama, basahi dan usapkan sabun atau krim cukur pada area yang akan dicukur. Kedua, jangan lupa membersihkan dan mengganti pisau cukur secara teratur.

Krim Perontok

Bulu kaki bisa dihilangkan dengan krim atau losion yang dioleskan pada permukaan kulit. Kandungan bahan kimia yang ada di dalam krim perontok ini mampu meluruhkan protein pada bulu yang ingin dihilangkan. Setelah dioleskan ke kulit dan menunggu selama beberapa saat, bulu akan rontok saat diusap. Cara ini dapat bertahan lebih lama daripada mencukur, kira-kira seminggu.

Waxing atau Pengangkatan Bulu dengan Lilin

Prosedur waxing ini dilakukan dengan menggunakan lilin panas atau lilin dingin. Pertama-tama, bahan lilin akan dioleskan ke permukaan kulit sesuai arah pertumbuhan bulu, kemudian di atasnya diletakkan plester kain. Saat plester diangkat, bulu yang sudah menempel pada lilin akan tercabut. Waxing perlu diulang tiap beberapa minggu.

Selain akan terasa sakit pada waktu plester diangkat, pada beberapa kasus, waxing juga dapat menyebabkan kulit kemerahan, bahkan infeksi di sekitar folikel. Krim antibakteri mungkin diperlukan setelah melakukan waxing untuk menghindari infeksi.

Makin sering melakukan waxing, maka risiko infeksi akan semakin berkurang. Sebelum melakukan waxing, sebaiknya biarkan bulu sedikit memanjang, karena lilin harus menjangkau setidaknya 6-7 mm bulu agar dapat mencabutnya secara sempurna.

Bleaching

Secara teknis, bleaching bukan bertujuan untuk menghilangkan bulu kaki, melainkan hanya membuat warna bulu kaki menjadi lebih pucat, sehingga tidak terlalu nampak. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan bleaching, antara lain:

 

  • Bleacing dapat berisiko bagi kulit yang sensitif, sehingga sebaiknya dioleska lebih dulu ke area kulit yang terbatas
  • Metode ini bisa jadi kurang tepat digunakan oleh orang-orang yang memang sudah berkulit gelap.

Epilator

Alat yang serupa dengan pisau cukur listrik ini dilengkapi kepala dengan pinset berputar untuk mencabut akar rambut. Hasil dari teknik ini dapat bertahan hingga sekitar sebulan. Beberapa hari sebelum epilaptor dilakukan, disarankan untuk melakukan pengelupasan kulit terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko bulu kaki tumbuh ke bawah kulit.

Elektrolisis

Pada prosedur ini, jarum yang sangat pipih dimasukkan ke folikel rambut untuk memasukkan bahan kimia atau listrik yang dapat menghilangkan bulu secara permanen. Cara menghilangkan bulu kaki dengan elektrolisis perlu diulang setiap 1-2 minggu, hingga sebagian besar bulu hilang.

Meski terasa sakit, prosedur ini diklaim aman dan efektif jika dilakukan oleh ahli yang kompeten. Sebaliknya, jika dilakukan oleh yang tidak berpengalaman, dapat menyebabkan infeksi dan pigmentasi berupa bercak putih atau cokelat pada kulit. Efek samping lainnya yang dapat timbul adalah luka parut, pembengkakan, dan kulit kemerahan.

Obat-obatan

Pil KB atau antiandrogen bisa membantu mengurangi dan mencegah pertumbuhan bulu kaki. Obat ini mungkin diperlukan ketika bulu tumbuh lebih lebat karena pengaruh hormon, seperti pada masa menopause atau pada sindrom ovarium polikistik.

Laser dan Intense Pulsed Light (IPL)

Pada prosedur ini, sinar laser atau IPL akan ditembakkan ke area spesifik dan diserap oleh pigmen dalam folikel rambut di bawah kulit untuk menghancurkan rambut. Prosedur ini memakan biaya yang cukup mahal, dan diperlukan 4-6 kali perawatan tiap 6 bulan hingga satu tahun.

Jika tidak dilakukan oleh ahli yang kompeten, prosedur ini berisiko menimbulkan hiperpigmentasi atau penggelapan warna kulit, adanya jaringan parut, luka bakar dan lecet, serta infeksi. Meski begitu, cara yang satu ini memiliki beberapa kelebihan yang layak untuk dipertimbangkan, antara lain:

  • Tingkat presisi yang lebih tinggi karena dapat membidik target secara lebih selektif.
  • Prosedur IPL lebih cepat karena dapat menjangkau area yang lebih luas dalam satu kali tembakan.
  • Pada umumnya pasien akan mengalami hilangnya bulu kaki secara permanen setelah 3-7 kali perawatan sehingga tidak memerlukan prosedur berulang-ulang.

Cara menghilangkan bulu kaki secara mandiri atau menggunakan jasa perawatan di salon dan klinik memang bisa menjadi pilihan. Namun, Anda juga harus memikirkan risiko yang mungkin ditimbulkan. Apabila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu untuk mendapatkan cara menghilangkan bulu kaki yang sesuai dengan kondisi Anda.

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi