Counterpain bermanfaat untuk meredakan nyeri otot atau nyeri sendi akibat  keseleo, cedera, atau radang sendi. Counterpain tersedia dalam bentuk krim, gel, dan juga patch (koyo).

Counterpain mengandung metil salisilat, menthol, dan eugenol. Obat ini bekerja dengan cara menimbulkan sensasi dingin yang diikuti rasa hangat pada kulit. Cara kerja ini akan membantu meredakan rasa nyeri.

Counterpain - Alodokter

Produk Counterpain

Ada 4 jenis produk Counterpain yang tersedia di Indonesia, yaitu:

  • Counterpain Cream Analgesic Balm
    Counterpain cream mengandung bahan aktif metil salisilat, eugenol, dan menthol. Produk ini dikemas dalam bentuk sediaan krim.
  • Counterpain Cool Gel
    Counterpain cool gel mengandung bahan aktif Produk ini dikemas dalam bentuk sediaan gel.
  • Counterpain PXM
    Counterpain PXM mengandung bahan aktif piroxicam, metil salisilat, menthol, serta eugenol dan dikemas dalam bentuk sediaan gel. Berbeda dari jenis Counterpain lainnya yang dijual bebas, Counterpain PXM hanya dapat digunakan dengan resep dokter.
  • Counterpain Patch
    Counterpain Patch mengandung bahan aktif glycol salycylate, l-menthol, tocopherol acetat, dl-camphor. Untuk varian Counterpain Patch Hot, tidak terkandung dl-camphor, namun terdapat tambahan atau nonanoic acid vanillyamide.
    Sedangkan untuk varian Counterpain Patch S mengandung l-menthol, dl-camphor, dan metil salisilat. Produk ini dikemas dalam bentuk sediaan patch atau koyo.

Apa Itu Counterpain

Bahan Aktif Metil salisilat, menthol, eugenol
Golongan Obat bebas dan obat resep
Kategori Obat pereda nyeri
Manfaat Meredakan nyeri otot dan nyeri sendi
Digunakan oleh Dewasa
Metil salisilat di dalam Counterpain untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Metil salisilat pada studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Belum diketahui apakah kandungan di dalam Counterpain dapat terserap ke dalam ASI. Jika ibu menyusui ingin menggunakan Counterpain, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu agar lebih aman.

Bentuk obat Krim, gel, koyo

Peringatan Sebelum Menggunakan Counterpain

Sebelum menggunakan counterpain, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan menggunakan Counterpain jika Anda alergi terhadap bahan yang terkandung dalam produk ini. Jika Anda ragu, konsultasikan dengan dokter terlebih dulu.
  • Gunakan Counterpain hanya pada kulit. Jangan gunakan Counterpain pada mata, mulut, hidung, atau kulit yang luka atau iritasi.
  • Counterpain mengandung menthol. Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan produk yang mengandung metil salisilat jika Anda menderira asma atau polip hidung.
  • Konsultasikan perihal penggunaan Counterpain dengan dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Hindari menggunakan Counterpain pada area kulit yang baru saja dicukur atau sesaat setelah mandi.
  • Selama menggunakan Counterpain, sebaiknya tidak menggunakan tanning bed atau mengompres daerah yang diolesi Counterpain dengan kompres hangat.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat setelah menggunakan Counterpain.

Dosis dan Aturan Pakai Counterpain

Oleskan Counterpain krim atau gel pada bagian otot atau sendi yang mengalami nyeri sebanyak 3–4 kali sehari. Sedangkan, untuk Counterpain Patch dapat ditempelkan ke bagian tubuh yang sakit, maksimal 4 kali sehari.

Cara Menggunakan Counterpain dengan Benar

Ikuti petunjuk dokter atau instruksi yang tercantum pada kemasan saat menggunakan Counterpain. Gunakan Counterpain sesuai dosis yang dianjurkan. Jangan menambah dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Oleskan Counterpain krim atau gel ke daerah yang nyeri sambil diusap secara perlahan. Setelah itu, cuci tangan yang digunakan untuk mengoleskan Counterpain agar tidak terasa panas. Bila perlu, gunakan sarung tangan karet untuk menghindari panas dari Counterpain pada telapak tangan.

Jika Counterpain dioleskan ke daerah tangan, tunggu setidaknya 30 menit sebelum mencuci tangan. Jika Anda akan memasang lensa kontak setelah mengoleskan Counterpain, cucilah tangan terlebih dahulu.

Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, hindari penggunaan Counterpain Patch berulang di tempat yang sama. Untuk Counterpain Patch varian hot, disarankan untuk melepas patch atau koyo 1 jam sebelum mandi untuk menghindari iritasi.

Segera konsultasikan dengan dokter, jika nyeri otot atau sendi tidak kunjung mereda setelah 7 hari penggunaan.

Simpan Counterpain di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Counterpain dengan Obat Lain

Belum diketahui interaksi antarobat yang pasti terjadi jika Counterpain digunakan bersama obat lain. Namun, metil salisilat di dalam Counterpain jika digunakan bersama obat pengencer darah, seperti warfarin dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan. Agar aman, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jika akan menggunakan Counterpain bersama obat-obatan lainnya.

Efek Samping dan Bahaya Counterpain

Counterpain jarang menimbulkan efek samping jika digunakan sesuai aturan pakai. Namun, pada beberapa orang metil salisilat, menthol, dan eugenol yang terkandung di dalamnya dapat menimbulkan efek samping, seperti kulit memerah, rasa panas, atau terbakar pada kulit.

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung mereda atau justru semakin memberat. Selain itu, hentikan penggunaan produk dan segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat setelah menggunakan Counterpain.