Daryazinc adalah suplemen yang bermanfaat untuk mendukung penyembuhan diare pada anak usia 2 bulan sampai 5 tahun. Penggunaan suplemen ini perlu diimbangi dengan pemberian cairan rehidrasi, seperti oralit. Daryazinc mengandung bahan aktif zinc sulfate.
Saat terjadi diare, dinding usus dapat mengalami kerusakan yang menyebabkan cairan dan elektrolit terus keluar. Kandungan zinc dalam Daryazinc terbukti dapat memperbaiki dan memperkuat dinding usus sehingga diare lebih cepat berhenti. Selain itu, zinc juga dapat menurunkan risiko diare kambuh dalam waktu 2–3 bulan ke depan.

Produk Daryazinc
Daryazinc terdiri dalam 2 varian dengan dosis yang berbeda, yaitu:
- Daryazinc sirop 60 ml, yang mengandung 55 mg zinc sulfate tiap 5 ml sirop
- Daryazinc drops 15 ml, dengan kandungan 27,5 mg zinc sulfate per ml
Apa Itu Daryazinc
| Bahan aktif | Zinc sulfate |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Suplemen mineral |
| Manfaat | Mengobati diare |
| Digunakan oleh | Anak usia ≥2 bulan sampai 5 tahun |
| Daryazinc untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Suplemen ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Daryazinc untuk ibu menyusui | Daryazinc umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui jika digunakan sesuai dengan aturan pakai yang ada pada kemasan atau atas saran dokter. |
| Bentuk suplemen | Sirop dan drops |
Peringatan sebelum Menggunakan Daryazinc
Sebelum mengobati anak menggunakan Daryazinc, perhatikanlah beberapa informasi berikut:
- Jangan memberikan Daryazinc kepada anak-anak jika ia alergi terhadap zinc sulfate. Apabila ragu, konsultasikan ke dokter seputar riwayat alergi yang dimiliki anak.
- Sampaikan kepada dokter jika anak sedang mengalami penyakit ginjal atau defisiensi tembaga.
- Bicarakan dengan dokter perihal penggunaan Daryazinc bila anak sedang mengonsumsi obat tertentu, termasuk suplemen lain atau produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat.
- Segera ke dokter jika anak mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Daryazinc.
Dosis dan Aturan Pakai Daryazinc
Dosis umum penggunaan Daryazinc untuk mengatasi diare pada anak sesuai bentuk sediaannya adalah:
Daryazinc sirop
- Anak usia 6 bulan sampai 5 tahun: 1 sendok takar (20 mg), 1 kali sehari.
Daryazinc drops
- Anak usia 2–6 bulan: 1 ml (10 mg), 1 kali sehari.
- Anak usia ≥6 bulan sampai 5 tahun: 2 ml (20 mg), 1 kali sehari.
Daryazinc diberikan selama 10 hari berturut-turut meski diare sudah membaik atau berhenti.
Cara Menggunakan Daryazinc dengan Benar
Bacalah aturan pakai yang terdapat pada kemasan produk atau ikuti anjuran dokter sebelum memberikan Daryazinc kepada anak. Jangan menambah atau mengurangi dosis suplemen tanpa persetujuan dokter.
Agar manfaat Daryazinc bisa didapatkan secara maksimal, perhatikan cara penggunaannya yang benar berikut ini:
- Pastikan anak mengonsumsi Daryazinc setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. Namun, jika timbul mual, berikan Daryazinc bersama makanan.
- Kocok botol Daryazinc sirop terlebih dahulu sebelum digunakan. Pakai sendok takar yang tersedia pada kemasan agar dosis yang diberikan sesuai anjuran.
- Teteskan Daryazinc drops langsung ke dalam mulut anak, atau diteteskan ke sendok terlebih dahulu sebelum diberikan kepada anak.
- Berikan Daryazinc bersamaan dengan oralit sesegera mungkin begitu anak mengalami diare.
- Hindari memberikan makanan tinggi kalsium atau fosfor, seperti susu, keju, yoghurt, kacang-kacangan, es krim, minuman cokelat panas, atau minuman bersoda, selama 1–2 jam sesudah pemberian Daryazinc. Hal ini karena bisa menghambat penyerapan Daryazinc.
- Apabila Anda lupa memberikan Daryazinc kepada anak, segera berikan suplemen ini begitu teringat. Namun, bila waktu minum suplemen berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Simpan Daryazinc di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan memberikan suplemen Daryazinc yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa kepada anak.
Interaksi Daryazinc dengan Obat Lain
Mengingat Daryazinc mengandung zinc, interaksi yang bisa terjadi jika produk ini digunakan bersama dengan obat lain di antaranya:
- Penurunan efektivitas Daryazinc dan juga suplemen kalsium, tembaga, atau zat besi jika digunakan bersamaan
- Penurunan efektivitas antibiotik tetracycline atau antibiotik quinolone
Untuk mencegah terjadinya interaksi obat, diskusikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Daryazinc bersama obat, suplemen lain, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Daryazinc
Daryazinc umumnya jarang menimbulkan efek samping selama digunakan sesuai aturan pakai. Namun, pada beberapa orang kandungan zinc dalam suplemen ini bisa menimbulkan efek samping berupa:
- Mual
- Muntah
- Sakit perut
- Sakit kepala
- Heartburn
- Rasa pahit di mulut
Jika efek samping tidak kunjung mereda atau makin mengganggu, Anda bisa berkonsultasi dari rumah melalui Chat Bersama Dokter. Meski jarang terjadi, segera cari pertolongan medis jika terjadi reaksi alergi obat yang parah, seperti sesak napas, lemas, atau leher seperti tercekik.