Zinc sulphate adalah suplemen untuk mencegah atau mengatasi kekurangan (defisiensi) zinc atau seng.  Selain itu, suplemen mineral ini juga digunakan dalam pengobatan  diare akut. Zinc sulphate merupakan salah satu bentuk sediaan dari suplemen zinc. Di dalam 220 mg zinc sulfate, terkandung 50 mg zinc elemental.

Zinc merupakan mineral yang berperan penting dalam pembentukan DNA, membantu kerja sistem kekebalan tubuh agar lebih optimal, dan penyembuhan luka. Saat mengalami kekurangan zinc, bisa muncul beberapa keluhan tertentu, seperti rambut rontok, luka yang sulit sembuh, diare, atau gangguan pertumbuhan.

alodokter-zinc

Secara alami, zinc bisa ditemukan di dalam beberapa jenis makanan, seperti tiram,  daging sapi, daging ayam, susu, gandum utuh, kentang, kale, cokelat hitam, dan kacang-kacangan.

Merek dagang zinc sulphateArkavit C- Dez, Airborne Effervescent Lemon Lime, Dipa Vibez C 500, Engran, Frozavit, Glucazinc, Graphace Sirup, Glosmin, Hepachol, Immunpro, Imusive for Adults CDZinc, Konilife Ostegard, Osteocal Plus, Pregnatab, Pronamil, Retivit Plus, Rebone Forte, Skinfit, Vitercom-C, Zivita

Apa itu Zinc Sulphate

Golongan Obat bebas dan obat resep
Kategori Suplemen mineral
Manfaat Mencegah dan mengatasi defisiensi zinc dan digunakan dalam pengobatan diare akut
Dikonsumsi oleh Dewasa, dan anak-anak
Zinc Sulphate untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Suplemen zinc sulphate dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui jangan menggunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter.

Bentuk obat Tablet, tablet effervescent, kapsul, kaplet, sirop

Peringatan Sebelum Menggunakan Zinc Sulphate

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan suplemen zinc, di antaranya:

  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Zinc sulphate tidak boleh diberikan kepada seseorang yang alergi terhadap suplemen mineral ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Batasi konsumsi alkohol selama menjalani pengobatan dengan zinc sulfate, karena bisa menurunkan penyerapkan suplemen ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal lainnya.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang pernah atau menderita penyakit ginjal atau defisiensi tembaga.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi suplemen zinc sulphate.

Dosis dan Aturan Pakai Zinc Sulphate

Dokter akan menentukan dosis dan durasi penggunaan zinc sulphate sesuai dengan usia dan kondisi pasien. Produk zink tablet umumnya mengandung 54,9 mg zinc sulfate yang setara dengan 20 mg zinc.

Sedangkan untuk produk zinc sirop, di dalam 5 ml terkandung 27,45 mg zinc suphate yang setara dengan 10 mg zinc. Secara umum, berikut adalah dosis zinc sesuai kondisi yang ditangani:

Kondisi: Defisiensi atau kekurangan zinc

  • Dewasa: 50 mg, 1 kali sehari.
  • Anak-anak usia 1–3 tahun: 5 mg, 1 kali sehari.
  • Anak-anak usia 4–8 tahun: 10 mg, 1 kali sehari
  • Anak-anak usia 9–13 tahun: 10–20 mg, 1 kali sehari.

Kondisi: Diare akut

  • Dewasa: 10–20 mg, 1 kali sehari, dengan durasi pengobatan selama 10–14 hari, bahkan ketika diare sudah sembuh.
  • Anak-anak usia <6 bulan: 10 mg, 1 kali sehari dengan durasi pengobatan selama 10–14 hari, bahkan ketika diare sudah sembuh.
  • Anak-anak usia 6–20 bulan: 20 mg, 1 kali sehari dengan durasi pengobatan selama 10–14 hari, bahkan ketika diare sudah sembuh.

Angka Kecukupan Gizi Zinc Sulphate 

Kebutuhan zinc sulphate dapat dipenuhi melalui makanan, suplemen, atau gabungan keduannya. Angka kecukupan gizi (AKG) yang dianjurkan bervariasi berdasarkan usia dan kondisi kesehatan.

Berikut ini adalah uraian AKG harian untuk zinc sulphate:

  • Usia 0–6 bulan: 2 mg per hari
  • Usia 7–12 bulan: 3 mg per hari
  • Usia 1–3 tahun: 3 mg per hari
  • Usia 4–8 tahun: 5 mg per hari
  • Usia 9–13 tahun: 8 mg per hari
  • Perempuan usia 14–18 tahun: 9 mg per hari
  • Laki-laki usia 14–18 tahun: 11 mg per hari
  • Ibu hamil: 12 mg per hari
  • Ibu menyusui: 13 mg per hari

Cara Menggunakan Zinc Sulphate dengan Benar

Suplemen vitamin dan mineral dikonsumsi untuk melengkapi asupan vitamin dan mineral, terutama ketika asupan nutrisi dari makanan tidak cukup. Perlu diingat, suplemen hanya sebagai pelengkap, bukan sebagai pengganti nutrisi dari makanan.

Ikuti anjuran dokter dan selalu baca aturan pakai yang tertera di kemasan suplemen. Jangan menambah dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Suplemen zinc sulphate sebaiknya diminum 1–2 jam sesudah makan. Namun, jika menyebabkan rasa mual, zinc sulphate dapat dikonsumsi saat dengan makan. Jangan membelah, mengunyah, atau menggerus suplemen, karena dapat memengaruhi efektivitasnya.

Untuk zinc sulphate dalam bentuk tablet effervescent, larutkan terlebih dahulu ke dalam segelas air sebelum dikonsumsi. Suplemen zinc sulphate sirop perlu dikocok terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Gunakan sendok takar yang tersedia pada kemasan suplemen agar dosisnya tepat.

Hindari mengonsumsi makanan tinggi kalsium atau fosfor, seperti sereal, gandum, kacang-kacangan, selai kacang, minuman bersoda, minuman cokelat panas, yogurt, es krim, atau susu, selama 1–2 jam sesudah mengonsumsi zinc sulphate karena bisa menghambat penyerapan zinc.

Simpan zinc sulphate di tempat yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Zinc Sulphate dengan Obat Lain

Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang dapat terjadi jika suplemen zinc sulphate dikonsumsi bersama obat lain:

  • Penurunan penyerapan zinc jika digunakan bersama kalsium, suplemen besi, penicillamine, antibiotic tetracycline, atau trientine
  • Penurunan penyerapan dan kadar tembaga atau antibiotik quinolone, seperti ciprofloxacin, levofloxacin, atau moxifloxacin

Efek Samping Menggunakan Zinc Sulphate

Jika dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan, suplemen zinc sulphate jarang menimbulkan efek samping. Namun, pada beberapa orang, bisa terjadi efek samping tertentu, seperti muntah, diare, muncul rasa seperti logam, atau sakit perut. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan suplemen zinc bisa menyebabkan demam, batuk, sakit perut, atau rasa lelah dan lemas.

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung mereda atau semakin memberat. Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat setelah mengonsumsi zinc.