Selamat ya, Bumil, kehamilanmu kini sudah memasuki trimester ketiga (minggu 28-40)! Itu artinya, waktu untuk bertemu dengan Si Kecil sudah semakin dekat. Di trimester akhir ini, Bumil sudah harus mempersiapkan diri untuk menghadapi persalinan.

Sebagian ibu hamil mungkin merasa cemas, deg-degan, bahkan tidak keruan saat memasuki kehamilan trimester ketiga. Sebenarnya hal itu adalah perasaan yang wajar. Meski begitu, sebaiknya Bumil tidak larut dalam rasa cemas dan fokus melakukan hal-hal yang bermanfaat di trimester ketiga ini.

Diary Kehamilan: Trimester Ketiga - Alodokter

Hal-Hal yang Perlu Bumil Lakukan dalam Trimester Ketiga

Ada beberapa hal penting yang perlu Bumil pahami dan lakukan ketika memasuki kehamilan trimester ketiga, yaitu:

1. Pantau gerakan janin

Memantau gerakan janin sangat penting untuk mendeteksi ketidaknormalan pada janin. Gerakan janin, misalnya menendang, biasanya sudah mulai sering terjadi pada minggu ke-28. Nah, apabila Si Kecil yang biasanya rutin bergerak mendadak tidak bergerak atau gerakannya tidak seperti biasa, Bumil sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, karena bisa jadi hal tersebut menandakan Si Kecil mengalami gangguan.

2. Bersiap-siap untuk menyusui

Jika Bumil berencana menyusui Si Kecil secara eksklusif, mulailah mencari tahu berbagai informasi tentang ASI, mulai dari cara dan teknik menyusui yang benar, manfaat memberikan ASI kepada bayi, bagaimana cara menyimpan ASI, hal-hal yang harus dilakukan ibu menyusui agar ASI-nya berkualitas, hingga pantangan di masa menyusui. Hal ini perlu dilakukan agar Bumil tidak bingung dan semakin semangat untuk menyusui.

3. Kemasi perlengkapan untuk bersalin

Meski masih jauh dari tanggal prediksi persalinan, tidak ada salahnya untuk menyiapkan dan mengemasi segala perlengkapan yang akan dibutuhkan di rumah sakit sewaktu bersalin. Jadi, jika tiba-tiba Bumil akan melahirkan sebelum tanggal prediksi, perlengkapan tersebut bisa langsung dibawa.

4. Pelajari seluk-beluk persalinan

Bumil sebaiknya mengetahui seluk beluk persalinan, seperti tanda-tandanya,  prosesnya, dan komplikasi yang mungkin terjadi. Pelajari teknik pernapasan dan cara mengejan yang benar. Informasi seperti ini biasanya dapat Bumil ketahui dari dokter kandungan, atau saat mengikuti kelas kehamilan.

5. Atasi ketakutan menjelang persalinan

Ibu hamil yang akan menghadapi persalinan mungkin memiliki berbagai kekhawatiran dan pikiran yang buruk, seperti rasa sakit selama bersalin, proses persalinan yang sulit, atau kondisi Si Kecil setelah lahir.

Terlintas pikiran seperti itu wajar, kok. Apalagi jika ini adalah kehamilan pertama Bumil. Namun jangan biarkan pikiran-pikiran negatif tersebut menghantui dan membuat Bumil stres.

Untuk mengatasi rasa takut dan cemas, Bumil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan. Ceritakan dan tanyakan segala hal yang Bumil takuti dan khawatirkan. Dengan begitu, perasaan Bumil bisa menjadi lebih tenang.

Tidak hanya itu, Bumil juga bisa meminta tips dari keluarga atau teman yang sudah pernah menjalani masa-masa menegangkan ini. Tidak ada salahnya juga Bumil meminta dukungan serta doa dari mereka agar persalinan berjalan lancar.