Gangguan hormon terjadi ketika kelenjar-kelenjar di dalam sistem endokrin terganggu dan menyebabkan peningkatan atau penurunan produksi hormon. Kondisi ini sangat berbahaya karena hormon memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh manusia. Termasuk mengendalikan proses metabolisme, perkembangan seksual, serta menjaga keseimbangan fungsi tubuh.

Jika mengalami gangguan hormon, Anda berpotensi mengalami sejumlah penyakit. Penyakit-penyakit yang mungkin ditimbulkan sangat beragam, tergantung hormon atau kelenjar apa yang terpengaruh. Sebagai contoh, jika kelenjar adrenal terganggu, Anda bisa mengalami masalah pada tekanan darah, metabolisme, dan fungsi ginjal.

Gangguan Hormon Dapat Memicu Berbagai Penyakit - Alodokter

Penyakit yang Mungkin Terjadi

Berikut beberapa jenis penyakit yang umum terjadi karena pengaruh gangguan hormon:

  • Sindrom Cushing
    Kondisi ini terjadi karena kelenjar pituitari memproduksi hormon secara berlebihan. Akibatnya, kelenjar adrenal menjadi terlalu aktif. Kondisi ini juga bisa terjadi konsumsi obat-obatan kortikosteroid dosis tinggi, terutama pada anak-anak.
  • Hipopituitarisme
    Kondisi ini terjadi ketika kelenjar pituitari tidak mampu memproduksi hormon dengan memadai. Ketika kelenjar pituitari tak mampu melepaskan cukup hormon, penderitanya akan mengalami kekurangan hormon. Hipopituitarisme yang terjadi dapat memicu kondisi lain, misalnya berhentinya menstruasi pada wanita.
  • Penyakit Addison
    Penyakit Addison disebabkan oleh berkurangnya hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Kondisi ini ditandai dengan kemunculan beberapa gejala, misalnya kelelahan, dehidrasi, perubahan warna kulit, serta sakit perut.
  • PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)
    Kondisi ini terjadi ketika fungsi ovarium terganggu dan menyebabkan hormon wanita menjadi tidak seimbang. PCOS merupakan salah satu faktor penyebab kemandulan pada wanita.
  • Gigantisme
    Kondisi ini terjadi ketika pada masa kanak-kanak, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan secara berlebihan. Dampaknya, anak-anak yang menderita gigantisme memiliki tinggi badan dan berat badan di atas rata-rata.
  • Hipertiroidisme
    Hipertiroidisme terjadi ketika kadar hormon tiroid di dalam tubuh sangat tinggi. Gangguan pada hormon ini akan menyebabkan gangguan metabolisme tubuh. Hipertiroidisme lebih sering terjadi pada wanita.
  • Hipotiroidisme
    Hipotiroidisme yaitu kondisi ketika kelenjar tiroid terganggu dan tidak bisa menghasilkan cukup hormon. Hipotiroidisme menyebabkan proses metabolisme tubuh akan semakin lambat, sehingga energi yang diproduksi oleh tubuh akan berkurang.

Masih ada beragam penyakit dan kondisi lain yang berkaitan dengan terjadinya gangguan hormon dalam tubuh, sehingga perlu serangkaian pemeriksaan seksama untuk bisa menemukan penyakit yang mendasari munculnya gangguan hormon tersebut.

Mendeteksi Gangguan Hormon

Untuk mendeteksi gangguan hormon dokter akan melakukan serangkaian upaya diagnosis berupa pemeriksaan riwayat keluhan pribadi penderita dan keluarga, yang kemudian dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti tes darah atau tes urine. Tes pemindaian seperti foto Rontgen atau CT Scan mungkin juga akan dilakukan untuk melihat apakah gangguan hormon yang terjadi disebabkan karena adanya sebab khusus seperti tumor.

Jika didiagnosis mengalami gangguan hormon dan sistem endokrin, dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam ahli endokrinologi. Jenis-jenis pengobatan terhadap gangguan hormon berbeda-beda, tergantung pada penyakit dan gejala-gejala yang Anda alami.

Jangan anggap remeh gangguan hormon yang terjadi. Jika Anda mengalami gejala-gejala gangguan hormon, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk penanganan yang tepat.