Gatal bernanah di kaki bukan masalah sepele, karena sering kali menandakan adanya infeksi pada kulit, luka yang tidak terawat, atau komplikasi dari penyakit tertentu. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa memicu masalah kesehatan yang lebih serius dan memperparah keluhan Anda.

Cuaca panas dan lembap di Indonesia memperbesar risiko terjadinya kulit kaki lecet atau luka. Nah, kalau luka tidak segera dibersihkan, potensi terpapar kuman dan menyebabkan gatal bernanah di kaki bisa jadi tinggi. Kondisi ini dapat diperparah jika Anda memiliki daya tahan tubuh rendah, gangguan aliran darah, atau penyakit kronis seperti diabetes.

Gatal Bernanah di Kaki, Ini Penyebab dan Penanganannya - Alodokter

Penyebab Gatal Bernanah di Kaki

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gatal bernanah di kaki, antara lain:

1. Luka infeksi bakteri

Luka pada kulit, baik akibat goresan, lecet, maupun terjatuh, bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri jika tidak segera dibersihkan dan dirawat dengan benar. Bakteri yang paling sering menyebabkan gatal bernanah di kaki adalah Staphylococcus aureus. Infeksi bakteri ini membuat area luka menjadi kemerahan, bengkak, terasa hangat, dan nyeri. 

Gejala gatal muncul karena reaksi peradangan di kulit, sedangkan nanah merupakan hasil dari kumpulan sel darah putih dan bakteri mati yang terkumpul akibat proses infeksi. Jika dibiarkan, infeksi bisa menyebar ke jaringan sekitar dan memicu komplikasi lebih berat, seperti selulitis.

2. Ulkus diabetik

Pada penderita diabetes, gatal bernanah di kaki sering kali berawal dari luka kecil yang sulit sembuh akibat kadar gula darah tinggi dan sirkulasi darah yang menurun di area kaki. Gula darah yang tidak terkontrol bisa menurunkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh lebih sulit melawan infeksi. 

Luka pada kaki penderita diabetes pun lebih mudah terinfeksi bakteri dan berakhir dengan keluarnya nanah. Selain gatal, ulkus diabetik juga kerap menimbulkan rasa nyeri hingga mati rasa. Bila tidak segera ditangani, risiko amputasi pun meningkat.

3. Infeksi jamur

Infeksi jamur di kaki, terutama di sela-sela jari (athlete’s foot), umum terjadi di lingkungan panas dan lembap seperti Indonesia. Jamur tumbuh subur di area yang sering berkeringat, sehingga menyebabkan kulit menjadi gatal, kemerahan, dan mengelupas. 

Jika infeksi tidak diobati serta kulit menjadi pecah-pecah, bakteri dapat masuk dan menyebabkan infeksi sekunder yang memicu nanah. Kondisi ini menyebabkan gatal bernanah di kaki yang makin sulit diatasi, karena membutuhkan penanganan untuk kedua jenis infeksi, yaitu infeksi jamur dan bakteri.

4. Bisul (furunkel)

Bisul adalah infeksi pada folikel rambut dan jaringan sekitarnya yang disebabkan oleh bakteri. Bisul di kaki biasanya berawal dari munculnya benjolan merah, terasa panas, nyeri, dan kulit di sekitarnya tampak bengkak. Setelah beberapa hari, bisul dapat pecah dan mengeluarkan nanah yang kental. 

Proses pematangan bisul sering kali disertai rasa gatal, terutama di sekeliling area infeksi. Gatal bernanah di kaki akibat bisul perlu diperhatikan, karena jika nanah tidak keluar seluruhnya atau tidak ditangani dengan bersih, infeksi bisa kambuh atau menyebar ke area kulit yang lain.

5. Gigitan serangga

Gigitan serangga terkadang tampak seperti masalah ringan. Namun, jika digaruk berlebihan, kulit akan terluka dan memudahkan bakteri masuk ke jaringan kulit. Akibatnya, terjadi reaksi peradangan dan infeksi yang menyebabkan area bekas gigitan menjadi bengkak, merah, gatal, dan berisi cairan nanah. 

Gatal bernanah di kaki yang diawali dari gigitan serangga bisa berkembang menjadi infeksi lebih serius, terutama bila terdapat luka terbuka yang tidak dirawat dengan baik. Anak-anak dan orang yang sering beraktivitas di luar ruangan lebih rentan mengalami kondisi ini.

Penanganan Gatal Bernanah di Kaki

Penanganan gatal bernanah di kaki bertujuan mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi makin parah. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan di rumah:

  • Cuci area yang terkena gatal bernanah di kaki dengan air bersih dan sabun lembut secara rutin.
  • Kompres luka dengan kain bersih yang dibasahi air hangat, demi membantu mengeluarkan nanah dan meredakan nyeri.
  • Oleskan salep antibiotik sesuai resep dokter, apabila gatal bernanah di kaki disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Hindari menggaruk atau memencet luka guna mencegah penyebaran bakteri.
  • Pilih alas kaki yang nyaman dan tidak membuat kaki lembap.
  • Jaga kaki tetap kering, terutama sela-sela jari.

Tips Mencegah Gatal Bernanah di Kaki

Agar terhindar dari gatal bernanah di kaki, lakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

  • Rawat luka sekecil apa pun dengan baik, segera bersihkan dan tutup dengan perban steril.
  • Gunakan alas kaki bersih dan nyaman saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Jangan berbagi handuk, kaus kaki, atau sepatu dengan orang lain.
  • Keringkan kaki dengan baik setiap selesai mandi.
  • Jika Anda memiliki diabetes atau masalah imun, kontrol kesehatan secara rutin agar kaki tetap sehat dan terhindar dari risiko gatal bernanah di kaki.

Jika mengalami gatal bernanah di kaki dan kondisinya tidak kunjung membaik, bertambah parah, terasa nyeri hebat, membengkak, atau muncul demam dan bau tidak sedap, segera konsultasikan dengan dokter. Penderita diabetes harus lebih waspada, sebab risiko komplikasi akibat gatal bernanah di kaki jauh lebih tinggi.

Anda juga dapat memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mengetahui langkah penanganan yang tepat bila mengalami gatal bernanah di kaki.