Ginseng adalah tanaman herba yang berpotensi membantu meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menjaga kadar gula darah, serta menurunkan risiko terkena flu dan pilek. Ginseng umumnya tersedia dalam bentuk teh, herbal kering, bubuk, kapsul, maupun ekstrak.

Ada dua jenis utama ginseng yang paling dikenal, yaitu ginseng asia atau ginseng korea dan ginseng amerika. Kedua ginseng tersebut mengandung berbagai senyawa aktif, seperti ginsenosida, polisakarida, terpen, senyawa fenolik, asam amino, dan flavonoid

Ginseng

Berbagai manfaat ginseng untuk kesehatan diyakini berasal dari kandungan senyawa aktif di dalamnya yang memiliki sifat antiradang dan antioksidan. Senyawa tersebut juga berpotensi mendukung efek antikanker dan antidiabetes. 

Meski begitu, efektivitas dan keamanan ginseng untuk kesehatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu, penggunaan ginseng sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, terutama bila memiliki kondisi medis tertentu. 

Apa Itu Ginseng

Nama ilmiah Panax ginseng (ginseng korea), Panax quinquefolius (ginseng amerika)
Nama lain
  • Ren shen
  • Ginseng Asia
  • Ginseng Barat
  • Xi yang shen
Manfaat Meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu melawan peradangan
Membantu mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah tinggi
Mengurangi kelelahan serta meningkatkan energi dan stamina
Digunakan oleh Dewasa
Ginseng untuk ibu hamil atau ibu menyusui Keamanan ginseng untuk ibu hamil maupun ibu menyusui belum sepenuhnya teruji secara klinis. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan ginseng selama kehamilan atau menyusui.
Bentuk sediaan Bahan mentah, teh, herbal kering, bubuk, kapsul, tablet, atau ekstrak

Peringatan sebelum Menggunakan Ginseng

Agar penggunaannya aman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi ginseng sebagai obat herbal, yaitu:

  • Jangan mengonsumsi ginseng jika Anda alergi terhadap bahan ini. Apabila ragu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai alergi yang Anda miliki.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan ginseng jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver, HIV/AIDS, penyakit jantung, hipertensi, diabetes, atau gangguan perdarahan.
  • Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter perihal konsumsi ginseng jika Anda sedang atau pernah menderita penyakit yang berkaitan dengan hormon estrogen, termasuk kanker payudara, kanker ovarium, atau kanker rahim.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan ginseng jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal lain. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Sampaikan kepada dokter jika sedang menggunakan ginseng sebelum menjalani tindakan medis apa pun, termasuk operasi gigi. 
  • Hindari mengonsumsi ginseng jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan, tanpa arahan dari dokter.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi atau efek samping serius setelah menggunakan ginseng.

Aturan Pakai Ginseng

Batas konsumsi ginseng sangat bervariasi, tergantung pada bentuk produk, kadar ginsenosida, serta tujuan penggunaannya. Umumnya, batas konsumsi penggunaan ginseng adalah:

  • Jumlah konsumsi umum ginseng kering, sekitar 0.5–3 gram per hari, dapat digunakan sampai 3 bulan.
  • Ekstrak ginseng, jumlah konsumsi yang digunakan sekitar 100–800 mg per hari.

Cara Menggunakan Ginseng dengan Benar

Gunakan ginseng sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan produk atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah dosis atau mengonsumsi ginseng melebihi jangka waktu yang dianjurkan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Kebanyakan orang berpikir bahwa mengonsumsi obat herbal selalu aman karena kandungannya alami. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua obat herbal sudah diketahui efek sampingnya, termasuk jika digunakan dengan obat atau bahan aktif lain.

Agar aman, berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan ginseng jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani terapi dengan obat tertentu.

Gunakanlah ginseng sesuai petunjuk berikut:

  • Ginseng sebaiknya dikonsumsi pada pagi atau siang hari. Hal ini karena pada sebagian orang, konsumsi ginseng pada malam hari diduga bisa menyebabkan gangguan tidur, misalnya insomnia.
  • Ginseng segar bisa dikupas dan dicuci bersih terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Setelah itu, ginseng dapat dikunyah sebelum ditelan. Bila teksturnya terlalu keras, ginseng bisa dikukus sebentar agar lebih lunak.
  • Untuk membuat teh ginseng, iris tipis ginseng dan masukkan ke dalam cangkir. Tuangkan air panas dan biarkan selama 5–10 menit. Anda bisa menambahkan madu agar rasanya lebih enak.
  • Jika menggunakan ginseng dalam bentuk bubuk, campurkan ke dalam air hangat, jus, smoothie, atau sereal, sesuai selera.
  • Ginseng dalam bentuk kapsul atau tablet bisa ditelan dengan bantuan air putih, tanpa dibelah atau dikunyah terlebih dahulu.
  • Penggunaan ginseng sebaiknya tidak dilakukan lebih dari 3 bulan secara berturut-turut. Apabila perlu menggunakannya dalam jangka panjang, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
  • Simpan ginseng di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Pastikan ginseng atau produk olahannya disimpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak.
  • Jangan menggunakan produk ginseng yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. 

Interaksi Ginseng dengan Obat Lain

Beberapa interaksi yang mungkin terjadi bila ginseng dikonsumsi bersamaan obat, suplemen, atau produk herbal lain adalah:

  • Peningkatan risiko efek samping digoxin, seperti kelelahan, gangguan irama jantung, mual dan muntah, kejang, halusinasi, atau gangguan penglihatan
  • Penurunan efektivitas morfin dalam meredakan nyeri (masih terbatas pada penelitian awal) 
  • Penurunan efektivitas obat pengencer darah (antikoagulan), seperti warfarin
  • Peningkatan risiko terjadinya hipoglikemia jika digunakan bersama obat antidiabetes

Selain obat-obatan di atas, jangan menggunakan ginseng bersama minuman berkafein, seperti teh atau kopi. Kombinasi ginseng dan minuman berkafein bisa meningkatkan efek stimulasi, seperti gelisah, sulit tidur, dan jantung berdebar.

Untuk mencegah interaksi di atas, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter bila hendak menggunakan ginseng bersama dengan produk herbal lain, suplemen, atau obat-obatan tertentu.

Efek Samping dan Bahaya Ginseng 

Efek samping yang dapat muncul setelah menggunakan ginseng adalah:

  • Gelisah
  • Insomnia
  • Sakit kepala atau pusing
  • Perubahan siklus menstruasi

Apabila efek samping tersebut tidak kunjung membaik atau justru memburuk, sebaiknya segera buat janji temu dengan dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER. Untuk mendapatkan saran awal pengobatan, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter lewat chat.

Namun, jika muncul reaksi alergi berat setelah menggunakan ginseng, segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.