Glukosa adalah salah satu sumber energi utama yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas setiap hari. Tanpa glukosa, berbagai fungsi penting di dalam tubuh, mulai dari gerak otot hingga kerja otak, tidak bisa berjalan dengan baik.

Setiap makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat pada akhirnya akan diubah tubuh menjadi glukosa. Glukosa lalu diedarkan melalui darah agar dapat dimanfaatkan oleh sel-sel tubuh sebagai energi.

Glukosa: Sumber Energi Tubuh dan Manfaat Utamanya untuk Kesehatan - Alodokter

Banyak orang sering mengira glukosa hanya berasal dari makanan manis, seperti gula atau permen. Padahal, semua makanan berkarbohidrat juga bisa menjadi sumber glukosa setelah dicerna. Dengan memahami alur pembentukan dan peran glukosa, Anda bisa lebih bijak memilih asupan makanan demi kesehatan tubuh.

Cara Tubuh Memperoleh dan Memproduksi Glukosa

Tubuh manusia memiliki beberapa cara alami untuk mendapatkan dan memproduksi glukosa, sehingga kebutuhan energi harian selalu tercukupi. Berikut penjelasannya:

1. Pencernaan karbohidrat

Proses utama tubuh memperoleh glukosa adalah dari makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, roti, mie, kentang, singkong, jagung, dan buah-buahan. 

Saat makanan ini dikunyah dan sampai di lambung lalu usus halus, enzim-enzim pencernaan akan memecah karbohidrat menjadi molekul-molekul glukosa. Kemudian, molekul ini diserap ke dalam aliran darah dan diedarkan ke seluruh tubuh sebagai sumber energi.

2. Glukoneogenesis

Glukoneogenesis adalah proses pembuatan glukosa dari bahan selain karbohidrat, seperti asam amino (dari protein) dan gliserol (bagian dari lemak). Proses ini biasanya terjadi ketika tubuh kekurangan asupan karbohidrat, misalnya saat sedang berpuasa, menjalani diet rendah karbohidrat, atau belum sempat makan dalam waktu lama. 

Dengan cara ini, tubuh tetap bisa mendapatkan glukosa meskipun tidak mengonsumsi karbohidrat.

3. Pemecahan glikogen

Selain dari makanan dan glukoneogenesis, tubuh juga menyimpan cadangan glukosa dalam bentuk glikogen, terutama di hati dan otot. Saat kadar gula darah menurun, misalnya karena belum makan atau setelah aktivitas fisik berat, tubuh akan memecah glikogen menjadi glukosa dan melepaskannya ke darah. Jadi, kadar glukosa darah tetap stabil dan tubuh tidak cepat lemas.

4. Konversi gula lain menjadi glukosa

Tidak hanya karbohidrat kompleks atau gula pasir, tubuh juga bisa mengubah beberapa jenis gula lain, seperti fruktosa (gula buah) dan galaktosa (gula dalam susu), menjadi glukosa di hati untuk kemudian digunakan sebagai energi. 

Seluruh proses ini berlangsung otomatis setiap hari untuk memastikan kadar glukosa dalam darah tetap seimbang. Dengan begitu, tubuh bisa menjalankan fungsinya secara optimal, baik saat sedang makan maupun saat belum makan untuk waktu tertentu. 

Manfaat Glukosa untuk Kesehatan Tubuh

Glukosa memainkan banyak peran penting dalam menjaga kesehatan dan mendukung fungsi tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat glukosa dalam kehidupan sehari-hari:

1. Sumber energi utama

Glukosa adalah bahan bakar utama yang digunakan tubuh untuk menghasilkan energi dengan cepat. Hampir semua sel tubuh, mulai dari kulit hingga organ dalam, membutuhkan glukosa agar bisa bekerja secara optimal. 

Ketika Anda berjalan, berlari, atau melakukan kegiatan sehari-hari seperti memasak dan membersihkan rumah, otot Anda menggunakan glukosa sebagai tenaga. Tanpa glukosa yang cukup, tubuh akan mudah lemas, letih, dan kurang bertenaga.

2. Mendukung fungsi otak

Otak merupakan organ yang paling banyak membutuhkan glukosa. Sekitar 20% dari total glukosa di dalam tubuh digunakan oleh otak untuk menjalankan berbagai aktivitas, seperti berpikir, belajar, berkonsentrasi, dan mengingat. 

Kekurangan glukosa bisa membuat seseorang sulit fokus, mudah lupa, atau bahkan pusing. Itulah mengapa saat sarapan terlewat, Anda mungkin merasa susah berkonsentrasi di sekolah atau tempat kerja, karena otak kekurangan glukosa.

3. Mendukung metabolisme dan pertumbuhan

Glukosa diperlukan untuk proses metabolisme, yaitu reaksi kimia di dalam tubuh yang mengubah makanan menjadi energi dan zat pembangun tubuh. Selain itu, glukosa juga berperan dalam membentuk jaringan baru, memperbaiki sel yang rusak, dan menunjang pertumbuhan, terutama pada anak-anak, remaja, dan ibu hamil. 

Anak-anak yang sedang masa pertumbuhan membutuhkan cukup glukosa agar tinggi dan berat badannya berkembang dengan baik. Sementara pada ibu hamil, glukosa penting untuk mendukung perkembangan janin.

4. Membantu memulihkan energi setelah aktivitas fisik

Setelah melakukan aktivitas fisik berat, seperti olahraga, tubuh menggunakan banyak glukosa dari darah dan cadangan glikogen di otot. Setelah aktivitas selesai, asupan glukosa dari makanan akan membantu mengisi kembali cadangan energi, mempercepat pemulihan otot, dan mengurangi rasa lelah. 

5. Menjaga keseimbangan sistem tubuh

Kadar glukosa yang stabil dalam darah sangat penting untuk mendukung kesehatan organ, seperti jantung, ginjal, dan sistem pencernaan. Glukosa juga membantu mencegah hipoglikemia (gula darah rendah) yang bisa menyebabkan gejala seperti gemetar, keringat dingin, hingga pingsan. 

Selain itu, glukosa yang cukup membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Orang yang kadar glukosanya stabil jarang merasa mudah lelah, bisa beraktivitas dengan baik, dan organ-organnya bekerja dengan lancar.

Jika dikonsumsi dalam batas normal melalui pola makan sehat, glukosa tidak berdampak buruk bagi tubuh. Namun, kalau konsumsinya berlebihan atau mengalami gangguan pengaturan glukosa, Anda berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti diabetes.

Menjaga asupan glukosa dengan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi sangat penting demi kesehatan jangka panjang. Pilihlah sumber karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, ubi, atau roti gandum, agar pelepasan glukosa ke dalam darah lebih stabil dan tidak melonjak drastis.

Glukosa merupakan bahan bakar utama tubuh. Jadi, pastikan pola makan Anda seimbang dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi gula, terutama bagi yang berisiko atau sudah memiliki masalah gula darah. 

Jika Anda sering merasa lelah, pusing, atau khawatir mengenai kadar glukosa, jangan ragu untuk Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER agar mendapatkan saran yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.