Ini Alasan Ibu Hamil Rajin Berolahraga Melahirkan Bayi Pintar

Nasihat turun temurun yang mengatakan ibu hamil harus banyak bergerak, ternyata ada benarnya. Ibu hamil yang aktif, termasuk berolahraga ringan secara rutin, akan mendapatkan banyak manfaat. Manfaatnya luar biasa, yaitu berpotensi memiliki bayi yang pintar.

Alasan yang melatari hal tersebut adalah hormon kortisol yang dikeluarkan tubuh saat ibu hamil yang berolahraga. Hormon kortisol mendukung pembentukan dan perkembangan otak janin.

Ini Alasan Ibu Hamil Rajin Berolahraga Melahirkan Bayi Pintar

Fakta yang Didukung oleh Berbagai Penelitian

Hal ini telah dibuktikan melalui sebuah penelitian medis. Para peneliti membandingkan hasil tes kepintaran dan kemampuan berbahasa pada anak usia lima tahun. Terbukti, anak-anak dari ibu yang rajin berolahraga ringan di sepanjang masa kehamilan, memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan ibu yang tidak berolahraga.

Para ahli di dalam penelitian ini merekomendasikan ibu hamil berolahraga minimal 30 menit tiap hari. Rekomendasi ini hampir serupa dengan sebuah penelitian lain yang menyebutkan bahwa olahraga minimal 20 menit sebanyak tiga kali tiap minggu berpotensi menjadikan bayi menjadi lebih pintar.

Penelitian melibatkan 60 ibu hamil yang terbagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama, diminta untuk berolahraga secara rutin dengan alat ukur. Sebaliknya, ibu hamil di dalam kelompok kedua tidak berolahraga sama sekali. Setelah tiap bayi terlahir, peneliti merekam aktivitas otak mereka ketika berumur 8-12 hari. Hasil penelitian menunjukkan bayi dari para ibu yang rutin berolahraga sejak hamil memiliki otak yang berkembang lebih baik.

Berolahraga juga sekaligus mendukung ibu hamil tidak mengalami penambahan berat badan berlebih. Sebagaimana diketahui, berat badan yang berlebihan meningkatkan risiko persalinan prematur. Bayi prematur sangat berisiko mengalami gangguan mental yang berkaitan nilai IQ dan prestasi di sekolah. Hal itu disebabkan bayi prematur akan berhenti lebih awal mendapat nutrisi dari plasenta, terpapar dengan rangsangan yang biasanya dilindungi oleh rahim, belum lagi menjadi lebih rentan terhadap serangan infeksi.

Bagi ibu hamil dengan berat badan normal, sebaiknya penambahan berat badan tidak sampai melebihi 15 kg. Sementara itu, ibu hamil yang sudah mengalami kelebihan berat badan sangat disarankan untuk tidak mengalami peningkatan berat melebihi 11 kg. Di lain sisi, ibu hamil yang memiliki berat badan di bawah normal dihimbau untuk menambah beratnya hingga pada kisaran 13-18 kg.

Apa Saja Olahraga yang Disarankan?

Selain mendukung perkembangan otak janin, olahraga ibu hamil bermanfaat memperbaiki mood, kualitas tidur, serta mengurangi rasa nyeri akibat kehamilan. Penelitian juga menunjukkan adanya penurunan risiko diabetes dan preeklamsia. Olahraga ibu hamil juga dapat memperkuat otot dan mempersiapkan diri menjelang persalinan.

Selama tetap dilakukan secara berhati-hati dan tidak berlebihan, hampir semua bentuk olahraga untuk ibu hamil dinilai bermanfaat. Namun, berikut beberapa jenis olahraga yang dianggap lebih aman untuk dilakukan ibu hamil.

  • Jalan kaki. Aktivitas ini merupakan olahraga kardio yang baik dengan risiko cedera kaki yang rendah. Jalan kaki juga mudah dilakukan di mana saja dan dapat dilakukan hingga menjelang persalinan.
  • Para ahli menyatakan renang sebagai olahraga paling aman dan efektif untuk ibu hamil. Saat berenang, hampir semua otot besar pada tubuh akan digerakkan sehingga dapat memperbaiki kesehatan kardiovaskular serta mengurangi rasa nyeri. Olahraga air ini sangat tepat untuk ibu hamil yang mengalami nyeri punggung belakang.
  • Aerobik low impact. Tidak hanya jantung, otot-otot tubuh juga akan mendapat manfaat dari latihan aerobic. Belum lagi kelas aerobik bersama para ibu hamil lainnya akan menambah kenikmatan berlatih bersama.
  • Menari. Kegiatan menari dapat melatih jantung ibu hamil. Menari dapat dilakukan di kelas khusus ataupun sesederhana menari di ruang keluarga di rumah. Hanya saja hindari gerakan melompat atau berputar yang berlebihan.

Bulu tangkis atau olahraga raket lain sebaiknya dilakukan dengan hati-hati karena umumnya keseimbangan ibu hamil sedang tidak optimal. Ibu hamil yang biasa berolahraga pagi, joging bisa menjadi aktivitas yang tepat, asalkan tidak berlebihan. Begitu beragam manfaat olahraga untuk ibu hamil yang sayang untuk kamu lewatkan, jadi jangan malas bergerak lagi, ya!