Gangguan pada tulang dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh yang berdampak pada kesehatan Anda. Selain itu, gangguan pada tulang juga dapat membuat aktivitas Anda menjadi terbatas.

Tulang adalah jaringan hidup yang mampu terus memperbarui diri sepanjang hidup Anda. Tulang membantu Anda untuk bergerak, memberi bentuk tubuh, dan juga menyokong tubuh Anda.

Ini Beberapa Gangguan pada Tulang yang Sering Terjadi - Alodokter

Mengenali Gangguan pada Tulang   

Tulang merupakan bagian yang membentuk kerangka tubuh, terdiri dari kalsium fosfat dan kalsium karbonat. Fungsi tulang yaitu sebagai tempat penyimpanan kalsium. Selain itu, tulang juga memiliki peranan besar dalam menjaga keseimbangan kalsium dalam darah Anda.

Mengingat fungsi tulang yang sangat penting, maka kita perlu memahami gangguan pada tulang yang sering terjadi, antara lain:

  • Osteoporosis
    Osteoporosis adalah salah satu gangguan pada tulang yang umum terjadi.  Osteoporosis terjadi ketika pembentukan tulang baru tidak dapat mengimbangi kerusakan pada tulang yang lama, sehingga tulang menjadi lemah dan rapuh atau terjadi kekeroposan. Hal ini umum terjadi seiring bertambah usia. Kaum wanita yang telah menopause cenderung lebih rentan mengalami osteoporosis daripada kaum pria.
    Biasanya tidak ada gejala di awal proses pengeroposan tulang, namun sebagian orang mengalami sakit punggung karena tulang belakang yang retak atau rapuh, tubuh semakin pendek, atau postur tubuh menjadi bungkuk. Penderita osteoporosis berisiko tinggi untuk mengalami patah tulang. Sejumlah faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda terkena osteoporosis selain usia, yaitu faktor genetik, gaya hidup seperti kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, kondisi medis, dan riwayat pengobatan dengan kortikosteroid jangka panjang.
  • Osteomielitis
    Osteomielitis terjadi karena infeksi bakteri pada tulang. Pada anak-anak, infeksi tulang yang paling umum terjadi yakni pada area lengan dan kaki. Sedangkan pada orang dewasa, infeksi ini biasanya muncul di bagian pinggul, tulang belakang, dan kaki.
    Infeksi tulang tidak bisa dianggap sepele, karena jika dibiarkan maka infeksi ini dapat membuat tulang menjadi rusak permanen. Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan oleh osteomielitis, yakni demam diatas 38 derajat Celcius, kelelahan, nyeri dan kemerahan di daerah infeksi, pembengkakan di sekitar tulang yang terinfeksi, dan adanya kesulitan menggerakkan tulang yang nyeri.
  • Tumor tulang
    Tumor tulang bisa bersifat jinak maupun bersifat ganas (kanker), yang dapat menyebar ke seluruh jaringan tubuh Anda. Tumor tulang terjadi ketika terjadi pertambahan jumlah sel tulang yang berlebih sehingga membentuk suatu massa atau gumpalan jaringan tulang.
    Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun tumor sering terjadi ketika bagian tubuh tengah berkembang secara cepat. Beberapa jenis tumor tulang di antaranya adalah giant cell tumor, enchondroma, dan tumor tulang ganas seperti osteosarcoma.
  • Spondilosis
    Spondilosis terjadi akibat proses penuaan, dan umumnya terjadi pada usia di atas 40 tahun. Dengan bertambahnya usia, maka tulang dan jaringan ikat pada tulang belakang sering mengalami kerusakan, termasuk cakram yang merupakan bantalan di antara ruas tulang belakang. Cakram tulang belakang yang melemah dan aus dapat menonjol, kemudian menekan atau menjepit saraf.
    Spondilosis dapat terjadi tanpa gejala, atau pun dengan gejala. Pengobatan untuk gangguan ini bertujuan untuk mengurangi nyeri di punggung dan leher, serta gejala lainnya akibat penjepitan saraf. Misalnya, dengan pemberian obat antinyeri atau dengan fisioterapi.
  • Osteofit
    Osteofit adalah gangguan pada tulang yang berupa tonjolan tulang (bone spurs) yang tumbuh pada tulang belakang atau sekitar persendian. Biasanya, osteofit terbentuk di samping sendi yang terkena osteoarthritis. Osteofit dapat tumbuh dari tulang mana pun, namun paling sering terjadi di area leher, bahu, lutut, punggung bawah, jari tangan atau ibu jari kaki, kaki atau tumit.

Gangguan pada tulang harus segera ditangani oleh tenaga medis seperti dokter spesialis tulang atau ortopedi. Untuk mengobati gangguan pada tulang, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menjalani pemeriksaan penunjang untuk menentukan diagnosis dan memberikan pengobatan. Pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi dan masalah yang lebih lanjut.