Ini Cara Menghilangkan Tato dengan Laser dan Efek Sampingnya

Menghilangkan tato dengan laser seringkali dianggap lebih aman dan efektif, dibandingkan metode pengangkatan jaringan kulit (eksisi) dan dermabrasi. Bagaimana cara menghilangkan tato dengan laser? Apakah ada efek sampingnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Sinar laser akan dipancarkan dengan intensitas tinggi pada permukaan kulit yang bertato. Teknik ini dilakukan untuk memecah warna pigmen pada tato, sehingga lama-kelamaan akan memudar.

Ini Cara Menghilangkan Tato dengan Laser dan Efek Sampingnya

Biasanya warna tato berwarna hitam dan biru gelap akan lebih mudah untuk dihilangkan. Sementara, untuk tato yang memiliki warna lain, seperti hijau atau kuning, lebih sulit untuk dihapus dan mungkin memerlukan beberapa sesi pengulangan atau jenis perawatan lain untuk menghilangkan tato. Selain itu, ada juga beberapa hal yang membuat tato sulit untuk dihilangkan, misalnya tidak adanya aturan tentang kepekatan tinta tato yang dipakai dan perbedaan kedalaman tinta masuk ke permukaan kulit.

Metode Laser untuk Menghilangkan Tato

Saat ini teknologi sudah semakin canggih, sehingga metode laser untuk menghilangkan tato dapat digunakan lebih efektif dan memiliki risiko efek samping bekas luka yang minim. Asalkan perawatan ini dilakukan oleh ahli kesehatan profesional yang sudah terjamin kualitas serta kemampuannya. Metode laser sebenarnya aman untuk digunakan dibandingkan dengan metode lain, misalnya pembedahan, penggunaan bahan kimia, dermabrasi, atau salabrasi (menggunakan kain kasa yang direndam larutan garam untuk mengkikis bagian tubuh yang bertato). Meskipun terbilang aman, metode laser tidak disarankan untuk dilakukan pada ibu hamil atau pada ibu menyusui dan penderita gangguan sistem kekebalan tubuh.

Perawatan penghilangan tato biasanya bervariasi antara pasien satu dengan lainnya. Hal ini tergantung pada usia, jenis tato, warna kulit pasien, serta kedalaman tinta tato pada permukaan kulit. Berbagai kondisi tersebut memengaruhi cara menghilangkan tato yang dilakukan. Proses penghilangan tato dapat dilakukan sebanyak 2-4 kali, namun tidak menutup kemungkinan jika beberapa orang membutuhkan waktu yang lebih lama.

Lamanya proses penghilangan tato dan banyaknya jumlah prosedur laser yang dilakukan tergantung pada seberapa luas ukuran tato. Tato dengan bentuk yang lebih kecil hanya memerlukan energi laser yang lebih sedikit, dibandingkan dengan tato yang berukuran sedang atau besar.

Menghilangkan tato dengan metode laser mungkin akan terasa sedikit menyakitkan dan membuat Anda tidak nyaman. Oleh karena itu, sebelum Anda menghilangkan tato, pastikan kondisi tubuh Anda dalam keadaan sehat. Proses penghilangan tato menggunakan laser meliputi:

  • Pemeriksaan reaksi kulit terhadap sinar laser
    Biasanya, akan dilakukan uji coba terlebih dahulu pada sedikit area kulit, untuk menentukan intensitas energi laser yang akan digunakan untuk menghilangkan tato.
  • Penyinaran pada kulit
    Setelah dilakukan uji coba, cahaya laser akan ditembakkan ke daerah kulit yang bertato secara intens, mengenai lapisan atas kulit Anda. Cara menghilangkan tato dengan laser ini akan membuat Anda merasa seperti terkena percikan minyak panas ketika sinar laser mengenai kulit.
  • Pereda rasa sakit
    Setelah prosedur menghilangkan tato dengan laser selesai dilakukan, pasien mungkin akan disarankan untuk menempelkan es untuk mengurangi rasa nyeri pada kulit yang dilaser. Krim antibiotik dan emolien juga mungkin diresepkan guna mempercepat proses penyembuhan dan menghindari terjadinya infeksi kulit.
  • Menghadang sinar UV
    Tidak hanya itu, dokter umumnya juga akan menyarankan Anda mengoleskan tabir surya untuk menghadang sinar UV. Membalut kulit yang dilaser menggunakan perban juga bisa dilakukan. Hal ini dilakukan agar kulit tidak mengalami pembengkakan, gatal, dan kekeringan.

Efek Samping Menghilangkan Tato dengan Metode Laser

Cara menghilangkan tato dengan metode laser mungkin tidak terlalu banyak menimbulkan efek samping, selama hal tersebut dilakukan oleh ahlinya. Meski begitu, bukan berarti metode ini 100 persen aman. Berikut adalah beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah menghilangkan tato dengan metode laser:

  • Titik tato yang dihapus dapat berisiko mengalami infeksi.
  • Bekas luka permanen akibat metode ini juga sangat mungkin terjadi.
  • Kulit Anda berisiko mengalami hipopigmentasi (kulit menjadi lebih terang dibandingkan kulit sekitarnya) atau hiperpigmentasi (di mana kulit lebih gelap dibandingkan sekitarnya). Tato kosmetik (tato garis bibir, alis, dan eyeliner) juga berisiko mengalami penggelapan apabila dihilangkan dengan metode laser.
  • Anda pun juga berisiko mengalami luka bakar akibat sinar laser.
  • Kulit menjadi mudah berdarah.
  • Infeksi di sekitar area kulit.
  • Perubahan warna kulit.
  • Muncul jaringan parut pada area kulit setelah dilakukan terapi laser.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, setiap kasus atau pola tato berbeda cara penanganannya. Apa pun metodenya, Anda sebaiknya tidak menghilangkan tato sendiri tanpa supervisi dokter. Tindakan ini berisiko tinggi membuat kerusakan kulit permanen, bahkan dapat menimbulkan dampak kesehatan yang berbahaya. Karena itu, sebelum memutuskan untuk menghilangkan tato, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi