Invisalign atau invisible aligner belakangan ini sedang menjadi tren karena dianggap lebih cepat membuat gigi rapi dan minim rasa sakit dibandingkan dengan penggunaan behel. Apakah anggapan tersebut termasuk mitos atau fakta?

Invisalign adalah perawatan ortodontik yang bertujuan untuk merapikan gigi. Saat memilih metode ini, kamu akan menggunakan aligner atau jaket gigi bening selama 20–22 jam sehari. Aligner ini terbuat dari plastik tipis bebas BPA, BPS, lateks, atau gluten.

Ini Mitos dan Fakta Seputar Invisalign - Alodokter

Invisalign tidaklah sama dengan kawat gigi (behel) atau retainer. Ketiganya punya perbedaan dari segi pemasangannya, lama penggunaannya, dan bahan yang digunakan.

Sederet Mitos dan Fakta Invisalign

Sebelum kamu memutuskan untuk pakai invisalign, sebaiknya ketahui dulu beberapa mitos dan fakta berikut ini:

1. Invisalign lebih cepat merapikan gigi

Katanya, pakai invisalign bisa membuat gigi lebih cepat rapi dibandingkan dengan pakai kawat gigi.

Faktanya?

Penggunaan invisalign dan kawat gigi sangat bergantung pada tingkat keparahan gigi yang akan dirapikan. Metode invisalign biasanya memakan waktu sekitar 10 bulan sampai 2 tahun saja, asalkan digunakan sesuai dengan instruksi dari dokter.

Sedangkan kawat gigi bisa memakan waktu selama 1–3 tahun atau bahkan lebih lama untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

2. Invisalign bisa dibersihkan sendiri di rumah

Penggunaan invisalign bisa dilepas dan dipasang sendiri, sehingga cukup praktis dibandingkan kawat gigi. Selain itu, invisalign juga bisa dibersihkan sendiri di rumah.

Faktanya?

Invisalign bisa kamu lepas sendiri karena tidak boleh digunakan saat makan, menyikat gigi, dan flossing gigi. Selain itu, alat ini juga mudah dibersihkan di rumah.

Namun, cara membersihkan aligner tidak boleh sembarangan. Aligner harus dibersihkan dengan sikat gigi berbulu lembut dan sabun cair berbahan dasar ringan. Gosok perlahan sampai kotoran-kotoran yang menempel di permukaannya hilang, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.

Bila tidak digunakan, aligner dianjurkan untuk disimpan di tempat khusus agar tetap terjaga kebersihannya.

3. Perawatan invisalign lebih murah dibandingkan kawat gigi

Tidak sedikit orang yang menganggap penggunaan dan perawatan invisalign lebih murah dibandingkan kawat gigi karena tidak perlu ganti karet secara berkala.

Faktanya?

Biaya penggunaan dan perawatan invisalign justru lebih mahal, bisa 2–3 kali lipat dari kawat gigi, lho. Alasannya karena aligner akan dicetak setidaknya setiap 1–2 minggu, tergantung perkembangan kondisi gigimu. Aligner juga perlu diganti secara berkala karena bisa menguning akibat makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Selain itu, kamu perlu siapkan budget lebih untuk berjaga-jaga kalau aligner rusak karena jatuh atau hilang.

4. Nyeri yang ditimbulkan invisalign lebih ringan daripada kawat gigi

Invisalign tidak pakai kawat, sehingga penggunaannya dianggap minim rasa sakit jika dibandingkan dengan behel.

Faktanya?

Penggunaan invisalign tetap menimbulkan rasa sakit. Hanya saja, rasa sakitnya memang lebih ringan daripada kawat gigi. Rasa sakit dan tidak nyaman biasanya hanya berlangsung di minggu pertama pemakaian dan akan hilang di minggu-minggu berikutnya.

Kalau pakai behel, biasanya akan menimbulkan luka, sariawan, dan ketidaknyamanan di mulut sampai 1–3 bulan pertama pemakaian.

5. Invisalign dianggap lebih estetik daripada kawat gigi

Pakai invisalign lebih estetik dan tidak mengganggu penampilan dibandingkan dengan pakai behel.

Faktanya?

Hal ini sebenarnya tergantung pada selera masing-masing orang. Namun, penggunaannya dianggap punya nilai lebih dari sisi estetika karena terbuat dari plastik bening dan tidak berwarna, sehingga saat dipakai tidak akan terlihat dan tidak merubah penampilan.

Kalau pakai behel, tentunya akan terlihat kawat dan karet yang berwarna-warni. Bagi sebagian orang, ini mungkin terasa mengganggu.

Meski metode ini sedang naik daun, tetapi invisalign belum tentu cocok untuk semua orang, lho. Selain itu, untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, kamu juga perlu mematuhi semua instruksinya dengan baik.

Apa pun pilihanmu, baik invisalign atau kawat gigi, kamu tetap dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Lewat konsultasi ini, dokter akan memberikan solusi yang tepat, sesuai kondisi kesehatan gigimu.