Mencukur rambut menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk tampil rapi dan terlihat bersih. Selain penggunaan alat cukur rambut dengan benar, faktor kebersihan alat cukur rambut juga penting diperhatikan, agar terhindar dari iritasi serta infeksi bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan timbulnya masalah kesehatan.

Mencukur merupakan cara umum untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan pada bagian tubuh tertentu seperti rambut kepala, rambut di sekitar wajah (kumis dan jenggot), bulu ketiak, bulu kaki, hingga untuk mencukur bulu kemaluan. Selain ke salon atau tempat pangkas rambut, sebagian orang memilih untuk mencukur rambut sendiri di rumah menggunakan alat cukur yang tersedia dalam berbagai pilihan bentuk.

Jaga Kebersihan Alat Cukur Rambut untuk Menghindari Penyakit - Alodokter

Penyakit Akibat Salah Mencukur Rambut

Mencukur berisiko membuat lapisan kulit terluka dan memungkinkan organisme, seperti bakteri dan jamur, masuk dan menginfeksi kulit. Terlebih jika penggunaan alat cukur tidak benar dan kebersihannya tidak terjaga dengan baik, maka akan rentan menimbulkan beberapa masalah kesehatan, seperti:

Waspadai juga dengan kebiasaan menggunakan alat cukur bergantian, karena beberapa penyakit, seperti HIV/AIDS, hepatitis B, dan hepatitis C, juga dapat ditularkan melalui alat cukur yang sudah terkontaminasi oleh darah orang yang terinfeksi. Bahkan, virus penyebab herpes dan hepatitis mampu hidup lebih lama pada pisau atau alat cukur rambut yang lembap.

Untuk menghindari timbulnya permasalahan kesehatan, Anda harus memperhatikan cara pemakaian dan kebersihan alat cukur rambut Anda.

Memilih dan Merawat Alat Cukur Rambut

Penting bagi Anda untuk cermat dalam memilih jenis alat cukur rambut yang ingin digunakan. Pastikan alat cukur rambut tersebut aman, efektif, dan mudah digunakan. Selain alat cukur rambut untuk pria, beberapa produk juga menyediakan alat cukur rambut khusus wanita.

Ada dua jenis alat cukur rambut, yaitu:

  • Alat cukur elektrik
    Mencukur dengan alat cukur elektrik mungkin lebih praktis dan nyaman. Nah, jika Anda lebih suka mencukur dengan alat cukur elektrik, pastikan memilih pisau cukur yang memiliki kepala fleksibel untuk menyesuaikan pada kontur wajah. Beberapa alat cukur rambut elektrik biasanya mengeluarkan pelumas yang dapat membantu melembutkan dan melindungi kulit Anda.
  • Alat cukur manual
    Alat cukur manual tersedia dalam tipe sekali pakai atau beberapa kali pakai. Penggunaan alat cukur rambut manual ini biasanya harus dibarengi dengan penggunaan krim cukur atau gel pada bagian tubuh yang ingin dicukur. Krim cukur ini berfungsi untuk melindungi kulit dari goresan pisau cukur.

Agar tetap aman digunakan, berikut beberapa tips menjaga kebersihan alat cukur agar terhindar dari iritasi dan penyakit, di antaranya:

  • Bersihkan alat cukur

Pastikan Anda membersihkan alat cukur rambut setelah selesai menggunakan. Segera cuci dan bilas setiap kali pisau cukur terlihat sudah penuh dengan rambut, bulu, atau krim cukur. Pada pisau cukur manual, bersihkan sisa rambut atau bulu yang masih menempel di sela-sela pisau cukur lalu bilas dengan air mengalir sampai benar-benar bersih, dan dikeringkan. Namun ingat, jangan keringkan pisau cukur dengan handuk karena hanya akan membuat pisau cukur menjadi mudah tumpul. Sedangkan pada pisau cukur elektrik, baca dan ikuti petunjuk penggunaan dalam membersihkan serta menyimpan.

  • Simpan alat cukur dengan baik

Hindari meletakkan alat cukur rambut sembarangan, apalagi di tempat yang lembap seperti di kamar mandi atau di wastafel. Dianjurkan menyimpan pisau atau alat cukur rambut di tempat yang kering dan bersih.

  • Jangan gunakan alat cukur secara bergantian

Alat cukur rambut adalah salah satu benda yang rentan dihuni bakteri, jamur, dan virus. Berbagi pisau cukur dengan siapa pun sama halnya berbagi kuman yang menempel pada pisau cukur tersebut. Jadi, hindari saling bertukar pisau cukur atau alat cukur rambut.

  • Ganti mata pisau atau alat cukur rambut secara berkala

Jangan lupa mengganti mata pisau atau alat cukur yang sudah tumpul atau setelah digunakan 5-10 kali. Mata pisau atau alat cukur rambut yang tumpul bisa dengan mudah menggores kulit dan menimbulkan iritasi dan ruam pada kulit.

Penting untuk diingat bahwa mata pisau atau alat cukur rambut adalah alat yang harus dirawat dan diganti sesuai kebutuhan. Meskipun sudah menggunakan krim cukur dan melakukan dengan benar, risiko iritasi dan infeksi masih bisa terjadi lantaran mata pisau cukur yang sudah kotor dan tumpul.

Urusan menggunakan dan menjaga kebersihan alat cukur mungkin terkesan sepele, namun perlu diingat, kelalaian dalam penggunaan dan cara merawat alat cukur rambut yang tidak baik dapat menimbulkan masalah kesehatan yang berbahaya. Anda perlu menemui dokter jika terjadi iritasi kulit yang tidak kunjung sembuh akibat pemakaian alat cukur rambut ataupun produk krim cukur.