Jerawat adalah kondisi di mana lubang-lubang kecil yang disebut folikel rambut tersumbat. Biasanya, jerawat timbul di sekitar wajah, dada, dan punggung. Bagi Anda yang menderita jerawat di ketiak yang sudah lama dan tidak kunjung sembuh berkemungkinan mengalami kondisi yang dinamakan hidradenitis suppurativa.

Hidradenitis suppurativa atau yang disebut juga acen inversa merupakan penyakit yang menyerang kelenjar keringat (apokrin). Para ahli menganggap bahwa penyakit ini merupakan kondisi parah dari jerawat. Daerah yang kerap diserang adalah ketiak, daerah selangkangan dan anus. Pada wanita, daerah di bawah payudara juga dapat terserang kondisi ini.

Jangan Biarkan Jerawat di Ketiak Terus Membandel - Alodokter

Jerawat di Ketiak Jangan Dibiarkan

Kondisi kulit ketiak yang mengalami bintik-bintik, berwarna merah, dan sakit biasanya diartikan sebagai jerawat. Sayangnya, benjolan yang menyerupai jerawat di ketiak sering kali disepelekan. Padahal, kondisi ini bisa makin parah ketika benjolan-benjolan tadi pecah dan menyebabkan parut di daerah yang terkena.

Hidradenitis suppurativa umumnya menyerang setelah masa-masa pubertas. Namun, kondisi ini bisa dialami selama bertahun-tahun (kronis) dan berisiko memburuk. Untuk itu, diperlukan diagnosis dan penanganan yang tepat dari dokter sesuai gejala-gejala yang dialami. Gejala-gejala yang dimaksud berupa:

  • Benjolan lunak dan berwarna merah: pada kulit ketiak muncul benjolan terbuka disertai gatal, panas, dan berisi nanah dengan bau busuk. Benjolan ini dapat disertai rasa gatal dan panas seperti terbakar. Biasanya daerah yang sering terkena alah bagian kulit yang sering bergesekan satu sama lain.
  • Benjolan sebesar kacang yang menyakitkan: Benjolan keras muncul di kulit ketiak ini bisa bertahan selama bertahun-tahun, membesar, dan mengalami peradangan.
  • Adanya komedo dan lubang yang terbentuk: lubang-lubang luka di ketiak yang bernanah, merupakan gejala yang paling umum ditemukan pada kondisi ini.

Penyebab hidradenitis suppurativa mirip dengan jerawat, yakni disebabkan adanya peradangan dan penyumbatan pada folikel-folikel rambut. Walau belum diketahui penyebab secara pasti dari penyumbatan ini, namun bisa disebabkan oleh faktor-faktor keturunan (genetik), hormon, sindrom metabolik, kebiasaan merokok, obesitas, dan gangguan respons sistem imun. Penderita yang memiliki riwayat jerawat yang parah juga lebih rentan terkena.

Konsultasikan kepada Dokter jika Kondisi Jerawat Mengkhawatirkan

Sebagai kunci keberhasilan dari penanganan penyakit hidradenitis suppurativa adalah melalui upaya pendeteksian sejak dini. Untuk itu, konsultasikan kepada dokter jika terdapat benjolan yang terasa sakit, muncul di beberapa area tubuh, kambuh, dan tidak kunjung sembuh dalam beberapa minggu.

Penangan hidradenitis suppurativa atau jerawat di ketiak sangatlah bergantung pada tingkat keparahan penyakit. Jika ringan, maka cukup dikompres dengan handuk hangat dan mencucinya menggunakan sabun anti bakteri. Dokter mungkin akan memberikan obat anti inflamasi nonsteroid untuk meredakan nyeri dan bengkak. Pada kasus yang lebih parah, dokter bisa memberikan obat antibiotik atau bahkan menyarankan untuk dilakukannya tindakan pembedahan.

Oleh karena itu, jerawat di ketiak jangan dibiarkan, disarankan jika jerawat di ketiak makin mengkhawatirkan disertai gejala-gejala tertentu, segera konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi yang dialami. Jaga selalu kondisi ketiak Anda tetap mulus dan sehat.