Rasa khas yoghurt yang sedikit asam dan menyegarkan, dapat menjadi pilihan camilan untuk ibu hamil (bumil). Namun tahukah Bumil, selain nikmat untuk dikonsumsi, yoghurt juga memiliki manfaat untuk kesehatan?

Yoghurt merupakan hasil olahan susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Proses fermentasi inilah yang menyebabkan yoghurt memiliki rasa dan tekstur yang unik. Kandungan yoghurt dinilai memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Jangan Lewatkan Manfaat Yoghurt untuk Ibu Hamil - Alodokter
Mengenali Manfaat Yoghurt

Yoghurt mengandung berbagai nutrisi yang yang bermanfaat ketika dikonsumsi selama masa kehamilan:

  • Memenuhi kebutuhan kalsium
    Yoghurt mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin B2 dan B12, kalsium, kalium dan magnesium. Rutin mengonsumsi yoghurt bermanfaat untuk ibu karena kandungan kalsium yang tinggi. Selain itu, yoghurt juga bermanfaat untuk pembentukan gigi dan tulang bayi. Yoghurt rendah lemak (low fat) dapat menjadi pilihan Bumil, karena mengandung kalsium lebih tinggi dibandingkan susu.
  • Mengurangi risiko komplikasi
    Yoghurt juga dipercaya bermanfaat mengurangi risiko komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestasional, preeklamsia, infeksi vagina, dan alergi. Hal ini disebabkan oleh kandungan probiotik yang terkandung dalam yoghurt.
  • Mengurangi risiko sembelit
    Kandungan probiotik dalam yoghurt mampu membantu menjaga kesehatan saluran cerna. Oleh karena itu, rutin mengonsumsi yoghurt selama hamil dapat mencegah diare dan mengurangi risiko sembelit saat hamil.
  • Menstabilkan berat badan
    Umumnya selama kehamilan, berat badan ibu akan bertambah 11-16 kg. Berat badan yang kurang saat hamil bisa meningkatkan risiko bayi lahir prematur. Salah satu cara yang dapat  dilakukan untuk menambah berat badan Bumil adalah dengan rutin mengonsumsi yoghurt sebagai camilan. Bumil bisa konsumsi yoghurt rendah lemak dengan tambahan buah.

Tips Memilih Yoghurt

Meski yoghurt cenderung aman dikonsumsi saat hamil, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih yoghurt agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.

Pertama, pastikan yoghurt yang dikonsumsi terbuat dari susu pasteurisasi (susu yang sudah matang). Bumil disarankan mengonsumsi yoghurt yang rendah lemak (low fat) dan tidak mengandung penambah rasa (plain). Yoghurt tanpa rasa umumnya mengandung protein lebih tinggi.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah hindari yoghurt yang mengandung pemanis dan memiliki tekstur lebih kental. Yoghurt yang mengandung pemanis dan memiliki tekstur lebih kental mengandung lebih sedikit nutrisi. Sebagai gantinya, Bumil bisa konsumsi yoghurt bersama potongan buah agar lebih segar untuk dikonsumsi sehari-hari.

Konsumsi yoghurt secukupnya selama hamil. Porsi yang disarankan tidak lebih dari 3-4 cangkir per hari, sebagai alternatif asupan kalsium selain susu.

Yoghurt dapat bermanfaat saat dikonsumsi selama hamil. Namun, disarankan konsultasi ke dokter kandungan jika Bumil memiliki riwayat alergi atau kondisi kesehatan lain sebelum mengonsumsi yoghurt.