Sebagian orang mengonsumsi royal jelly untuk alasan kesehatan. Namun, sampai saat ini belum cukup bukti penelitian yang mendukung adanya manfaat royal jelly bagi kesehatan manusia. Sebaliknya, royal jelly justru dapat memicu berbagai reaksi tubuh.

Royal jelly adalah sekresi susu yang dihasilkan oleh kelenjar lebah madu pekerja. Royal jelly merupakan makanan utama dari ratu lebah. Sebagian orang sering menjadikannya sebagai obat untuk mengatasi penyakit-penyakit tertentu.

Jangan Sembarangan Mengonsumsi Royal Jelly - Alodokter

Memahami Isi Kandungan dan Manfaat Royal Jelly

Secara umum, sebagian besar komposisi royal jelly adalah air, yaitu sekitar 70 persen. Sisanya, royal jelly mengandung protein, beberapa jenis vitamin, gula, garam dan asam amino.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi produk yang mengandung melbrosia (serbuk sari bunga) dan royal jelly secara oral selama 3 bulan dapat mengurangi gejala menopause. Beberapa penelitian lain mengungkapkan bahwa royal jelly diduga bermanfaat untuk mengurangi gejala pramenstruasi serta berdampak baik bagi kadar kolesterol.

Royal jelly juga diduga dapat membantu kondisi asma, insomnia, pankreatitis, penyakit liver, tukak lambung, penyakit ginjal, patah tulang, kelainan kulit, kebotakan, ataupun kondisi lainnya.

Meski dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun bukti-bukti yang mendukung bahwa mengonsumsi royal jelly bermanfaat bagi kesehatan manusia, masih harus diteliti lebih lanjut. Selain itu, ada pula beberapa efek samping penggunaan royal jelly yang perlu diwaspadai.

Efek Samping dari Penggunaan Royal Jelly

Meskipun produk suplemen yang mengandung kombinasi royal jelly dan ekstrak bee pollen dianggap aman untuk dikonsumsi, sebaiknya Anda tetap berhati-hati. Konsumsi royal jelly memiliki risiko menyebabkan reaksi alergi serius, seperti asma dan pembengkakan pada tenggorokan.

Pada beberapa kasus, konsumsi royal jelly juga dapat menyebabkan diare disertai darah karena perdarahan pada usus. Selain itu ada beberapa efek samping yang kemungkinan muncul karena penggunaan royal jelly, di antaranya:

  • Royal jelly diduga dapat menurunkan tekanan darah, sehingga tidak disarankan bagi penderita tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Penggunaan royal jelly dapat memperparah alergi pada kulit.
  • Penggunaan royal jelly juga dapat menyebabkan ruam dan peradangan bila digunakan pada kulit kepala.

Jika Anda adalah ibu hamil atau ibu menyusui, sebaiknya hindari penggunaan royal jelly atau konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika ingin mengonsumsinya. Sampai saat ini belum ada informasi yang cukup tentang keamanan penggunaan royal jelly untuk ibu hamil, karena itulah sebaiknya Anda berhati-hati.

Walaupun royal jelly tergolong produk alami, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai keamanan penggunaan royal jelly untuk kondisi Anda.