Salah satu kosmetik yang tidak bisa lepas dari sebagian besar wanita adalah lipstik. Faktanya, alat untuk memperindah bibir ini ditengarai sering mengandung bahan-bahan berbahaya. Bahan berbahaya dalam lipstik diduga dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Lipstik yang dijual bebas di pasaran sering diisukan mengandung logam berbahaya yang bisa berefek negatif bagi kesehatan. Bahkan, beberapa logam berbahaya tersebut terdeteksi pada tingkat yang mengkhawatirkan.

 

Kandungan Berbahaya pada Lipstik bukan Sebatas Isapan Jempol - Alodokter

Bahan Berbahaya dalam Lipstik
Di bawah ini adalah beberapa bahan berbahaya dalam lipstik yang bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.

  • Logam berat
    Salah satu logam berat yang mungkin bisa ditemukan dalam lipstik adalah timbal. Timbal adalah logam berat yang membahayakan sistem saraf dan organ tubuh manusia termasuk ginjal dan tulang. Logam berat ini juga dapat memainkan peranan dalam memicu kanker.
    Selain timbal, ada beberapa logam berat yang umum ditemukan dalam lipstik, antara lain aluminium, kadmium, merkuri, kromium, arsenik, dan mangan. Selain risiko di atas, deretan logam tersebut dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terkena kanker, kerusakan kulit, gangguan saraf seperti penyakit Parkinson, kerusakan tulang, hati, dan ginjal. Logam berat dalam lipstik berpotensi terserap masuk ke dalam tubuh melalui kulit bibir.
  • Triklosan
    Bahan lain di dalam lipstik yang dikaitkan dengan efek buruk kesehatan tubuh adalah triklosan. Bahan ini adalah senyawa kimia yang biasa digunakan untuk mencegah infeksi bakteri. Selain lipstik, triklosan biasa terkandung di dalam produk pasta gigi, sabun pencuci wajah, sabun, dan scrub wajah.
    Kekhawatiran akan triklosan diawali dengan penelitian terhadap hewan. Dalam penelitian tersebut, senyawa ini terbukti mengurangi kekuatan otot dan kerja otot jantung, memengaruhi hormon dan memicu pertumbuhan sel kanker. Hasil pengujian di laboratorium juga menunjukkan bahwa triklosan dapat menyebabkan kekebalan kuman terhadap antibiotik. Hanya saja, karena penelitian tersebut sebatas pada hewan, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efek yang sama pada manusia.
  • Ftalat
    Kandungan lain dalam lipstik yang berpotensi membahayakan manusia adalah ftalat (phthalates). Ini adalah bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik, deterjen, dan lem.
    Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada hewan, ftalat dapat memicu iritasi, Dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk membuktikan dampak negatif ftalat pada kesehatan manusia.

Bahan-bahan di atas merupakan beberapa contoh bahan terlarang yang tidak diperbolehkan untuk dimasukkan ke dalam kosmetik menurut ketentuan BPOM. Saat ini memang belum ada penelitian jangka panjang yang membahas bahan berbahaya dalam lipstik terhadap kesehatan. Terlepas bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan pengaruh bahan berbahaya dalam lipstik, kaum wanita khususnya harus tetap berhati-hati.

Periksa komposisi lipstik dan pastikan kosmetik yang Anda pakai memiliki izin dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Perhatikan pula aturan pemakaian dan peringatan yang tercantum pada kemasan untuk meminimalkan risiko. Selain lipstik, Anda juga bisa mencoba cara memerahkan bibir secara alami untuk mempercantik penampilan Anda.