Kangkung bikin ngantuk, mitos atau fakta? Pertanyaan ini sering muncul karena banyak orang merasa mengantuk setelah menyantap tumis kangkung atau olahan kangkung lainnya. Tapi, benarkah kangkung memang punya efek menenangkan, atau itu hanya sugesti saja? Yuk, simak penjelasan medisnya di bawah ini!
Nggak sedikit orang yang bertanya-tanya, “Kangkung bikin ngantuk, mitos atau fakta?”. Alasannya karena sayuran hijau ini sudah lama dipercaya memiliki efek menenangkan yang disebut-sebut bisa membuat seseorang merasa mengantuk.

Beberapa orang bahkan menghindari makan kangkung sebelum beraktivitas karena khawatir tubuh menjadi lesu atau sulit berkonsentrasi. Lalu, apakah hal tersebut benar?
Fakta Seputar Kangkung dan Efeknya Terhadap Kantuk
Sebelum membahas kangkung bisa bikin ngantuk atau tidak, kamu perlu mengetahui dulu kalau kangkung termasuk sayuran hijau yang mengandung banyak nutrisi, seperti seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, zat besi, kalsium, serat, dan antioksidan.
Semua kandungan ini memiliki manfaat penting bagi kesehatan tubuh, mulai dari menjaga daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, hingga mendukung fungsi otak dan otot.
Selain itu, kangkung juga mengandung magnesium. Nah, mineral ini berperan dalam membantu relaksasi otot dan sistem saraf. Kangkung juga mengandung sedikit triptofan, yakni asam amino yang berperan dalam proses pembentukan hormon melatonin, yang dapat menimbulkan rasa kantuk.
Kedua kandungan inilah yang dianggap bisa membuat seseorang mengantuk setelah mengonsumsi kangkung.
Padahal, kandungan magnesium dan triptofan dalam seporsi kangkung yang kamu konsumsi sehari-hari biasanya tidak cukup tinggi untuk menimbulkan efek kantuk yang signifikan.
Sampai saat ini, belum ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan bahwa kangkung secara langsung menyebabkan kantuk.
Jika seseorang merasa mengantuk setelah makan kangkung, besar kemungkinan hal tersebut dipengaruhi oleh faktor lain, seperti mengonsumsi makanan tinggi kalori dan gula dalam porsi besar, kurang tidur, stres, atau kelelahan.
Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa kangkung bikin ngantuk adalah mitos belaka ya. Hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini. Jika kamu merasa mengantuk setelah makan kangkung, kemungkinan besar hal tersebut disebabkan oleh faktor lain, misalnya konsumsi makanan berlebihan, kurang tidur, atau tubuh kamu memang sedang lelah saja.
Pada dasarnya, mengonsumsi kangkung dalam jumlah yang wajar tidak akan otomatis membuat kamu mengantuk kok, apalagi jika diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif.
Kangkung tetap merupakan salah satu sayuran yang bernutrisi dan baik untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh. Jadi, tidak perlu ragu untuk memasukkan kangkung ke dalam menu harian kamu sehari-hari ya.
Sampai saat ini, belum ditemukan efek samping serius dari konsumsi kangkung dalam jumlah wajar. Namun, karena kangkung mengandung sejumlah mineral, penderita gangguan ginjal atau yang sedang menjalani pengobatan tertentu disarankan untuk berhati-hati.
Jika kamu merasa ragu terhadap efek kangkung yang disebut-sebut bisa menyebabkan kantuk, atau mengalami keluhan setelah mengonsumsinya, kamu bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan penjelasan yang sesuai dengan kondisi tubuhmu.