Mengantuk bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya kurang tidur atau sering begadang. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara menghilangkan ngantuk yang dapat Anda coba lakukan. Dengan demikian, aktivitas Anda sehari-hari tidak akan terganggu.

Rasa ngantuk bisa muncul kapan saja, termasuk saat belajar, bekerja, atau bahkan saat mengendarai kendaraan. Kondisi ini sering kali disertai dengan gejala sulit berkonsentrasi dan tidak dapat mengendalikan emosi. Bahkan, rasa kantuk terkadang muncul di pagi hari meski Anda baru bangun tidur.

Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Ngantuk yang Efektif - Alodokter

Beberapa Kemungkinan Penyebab Ngantuk

Rasa ngantuk yang muncul saat beraktivitas pada siang hari kemungkinan bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Kurang tidur

Kurang tidur merupakan salah satu hal yang sering kali membuat seseorang mudah ngantuk. Saat kurang tidur, Anda juga mungkin akan lebih sulit mengendalikan emosi dan susah fokus saat melakukan sesuatu.

Namun, selain karena kurang tidur, keluhan sering mengantuk juga bisa disebabkan oleh terlalu banyak tidur. Menurut penelitian, orang-orang yang tidur lebih dari 8 jam setiap malam justru lebih mudah merasa ngantuk keesokan harinya.

2. Stres dan depresi

Stres dan depresi menyebabkan seseorang sulit tidur nyenyak pada malam hari dan akhirnya merasa ngantuk di siang hari. Depresi juga sering dikaitkan dengan beberapa masalah gangguan tidur, misalnya insomnia dan sindrom kaki gelisah (restless legs syndrome).

3. Dehidrasi

Tercukupinya kebutuhan cairan tubuh sangat penting untuk memastikan semua sistem di dalam tubuh dapat bekerja dengan baik, sekaligus membantu memaksimalkan energi saat melakukan aktivitas fisik.

Kurangnya asupan air minum dapat menyebabkan Anda mengalami dehidrasi. Hal ini akan membuat tubuh Anda cepat lelah dan mudah mengantuk.

4. Konsumsi kafein berlebih

Kafein memang efektif untuk menghalau dan mengatasi rasa kantuk karena mengandung efek stimulan. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak atau terlalu sering, kafein bisa membuat Anda susah tidur sehingga menjadi sering mengantuk dan kurang berenergi.

Selain kafein, terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol juga tidak baik karena bisa membuat Anda sering mengantuk dan sulit berkonsentrasi. Oleh karena itu, selalu terapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi secara teratur, serta kurangi konsumsi kopi, teh, dan minuman beralkohol.

5. Jarang bergerak

Berdiam diri terlalu lama di depan komputer akan membuat tubuh merasa lelah dan mengantuk. Untuk mengatasinya, cobalah berolahraga ringan di sela-sela kegiatan Anda di kantor. Dengan begitu, sirkulasi darah dalam tubuh akan berjalan dengan lancar.

Selain beberapa faktor di atas, keluhan sering mengantuk juga bisa terjadi karena efek samping obat-obatan tertentu, seperti obat penurun tekanan darah, antidepresan, dan antihistamin.

Rasa ngantuk berlebihan juga bisa menjadi gejala dari penyakit atau kondisi medis tertentu, seperti anemia, diabetes melitus, sleep apnea, dan malnutrisi.

Tips dan Cara Menghilangkan Ngantuk

Cara menghilangkan ngantuk yang paling utama adalah mencukupi waktu tidur. Rekomendasi waktu tidur yang ideal bagi orang dewasa adalah sebanyak 7–9 jam setiap malam.

Apabila sudah cukup tidur tetapi masih suka mengantuk, Anda juga bisa mencoba tidur siang selama 30–60 menit untuk menghilangkan ngantuk.

Selain itu, ada beberapa cara yang juga dapat Anda lakukan untuk menghilangkan ngantuk saat beraktivitas, antara lain:

  • Bangunlah dari tempat duduk, lalu berjalan-jalan atau lakukan stretching selama 10 menit.
  • Istirahatkan sejenak mata Anda dan alihkan pandangan dari layar komputer.
  • Konsumsi makanan ringan yang rendah gula, seperti kacang, buah-buahan segar, atau yoghurt.
  • Cobalah menyalakan lampu untuk mengusir rasa ngantuk, jika Anda berada di ruangan yang redup.
  • Cobalah untuk bersosialisasi di sela-sela waktu istirahat siang, misalnya dengan mengobrol dengan rekan kerja.
  • Tarik napas yang dalam untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam darah dan energi di dalam tubuh.
  • Minumlah air putih lebih banyak untuk mencegah dehidrasi yang mengakibatkan ngantuk.

Jika beberapa cara di atas masih tidak efektif untuk menghilangkan rasa kantuk, cobalah mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh. Namun, batasi konsumsinya agar tidak berlebihan. Anda cukup mengonsumsi secangkir kopi atau dua cangkir teh untuk mendapatkan manfaat kafein sebagai pengusir ngantuk.

Menghilangkan ngantuk juga bisa ditangani secara medis apabila disebabkan oleh kondisi tertentu, misalnya sleep apnea. Sebelum memberikan penanganan, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dengan menanyakan durasi dan pola tidur, serta obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

Jika diperlukan, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti tes darah lengkap, tes urine, sleep study, dan CT scan kepala. Pada beberapa kondisi, dokter akan melakukan pemeriksaan elektroensefalografi (EEG) untuk mendeteksi kelainan pada fungsi otak.

Setelah diagnosis diperoleh, metode penanganan yang akan diberikan dokter akan disesuaikan dengan penyebab munculnya rasa kantuk yang Anda rasakan.

Jika mata Anda masih terasa berat walau sudah menerapkan beberapa cara menghilangkan ngantuk di atas, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Tidak menutup kemungkinan, rasa ngantuk yang sering Anda alami disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu dan perlu segera ditangani.