Kanker paru-paru tidak hanya menyerang jaringan paru, tetapi juga dapat menyebar ke berbagai organ lain, seperti otak, tulang, hati, hingga kelenjar getah bening. Penyebaran ini berisiko menimbulkan beragam komplikasi serius yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan dan kualitas hidup penderitanya.

Berikut beberapa komplikasi kanker paru-paru yang perlu diwaspadai:

1. Efusi pleura

Salah satu komplikasi kanker paru-paru yang cukup sering terjadi adalah efusi pleura, yaitu penumpukan cairan di antara selaput paru-paru. Kondisi ini dapat menyebabkan sesak napas, batuk, dan rasa tidak nyaman di dada, serta sering memerlukan tindakan medis untuk mengeluarkan cairan tersebut.

2. Gangguan saraf

Komplikasi kanker paru-paru juga dapat muncul ketika kanker menyebar ke otak atau saraf di sekitarnya. Akibatnya, penderita dapat mengalami sakit kepala hebat, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, gangguan bicara, hingga kejang.

3. Deep vein thrombosis (DVT)

Kanker paru-paru meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah di pembuluh vena dalam, terutama di kaki. Gumpalan darah ini merupakan komplikasi kanker paru-paru yang berbahaya karena dapat berpindah ke paru-paru dan menyebabkan emboli paru.

4. Emboli paru

Bekuan darah dari DVT dapat menyumbat pembuluh darah di paru-paru (emboli paru). Gejalanya meliputi sesak napas mendadak, nyeri dada, denyut jantung cepat, dan terkadang batuk berdarah. Emboli paru merupakan kondisi darurat medis yang perlu penanganan cepat.

6. Patah tulang belakang

Jika kanker menyebar ke tulang, khususnya tulang belakang, risiko patah tulang meningkat. Ini bisa menyebabkan nyeri berat, kesulitan bergerak, hingga kelumpuhan jika menekan saraf tulang belakang.

7. Gangguan elektrolit

Komplikasi kanker paru-paru juga dapat berupa gangguan keseimbangan elektrolit. Peningkatan kadar kalsium dalam darah (hiperkalsemia) dapat memicu mual, muntah, nyeri perut, dan kebingungan, sedangkan penurunan kadar natrium (hiponatremia) dapat menyebabkan lemas, kejang, hingga penurunan kesadaran.

8. Sindrom vena kava superior

Sindrom vena kava superior merupakan komplikasi kanker paru-paru yang terjadi ketika tumor menekan pembuluh darah besar di dada. Kondisi ini dapat menimbulkan pembengkakan pada wajah, leher, dan lengan, disertai sesak napas serta sakit kepala.

Berbagai komplikasi kanker paru-paru tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan jiwa jika tidak ditangani dengan cepat. Jika Anda atau orang terdekat yang sedang menjalani pengobatan kanker paru-paru mengalami gejala seperti sesak napas berat, nyeri tulang hebat, pembengkakan di wajah, atau perubahan kesadaran, segera cari pertolongan medis.

Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter untuk berkonsultasi mengenai keluhan yang dirasakan, memahami kondisi yang sedang dialami, serta mendapatkan arahan penanganan yang sesuai. 

Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko komplikasi kanker paru-paru sekaligus meningkatkan kualitas hidup penderitanya.