Perut sering terasa perih dan begah bisa jadi merupakan gejala gastritis. Gejala gastritis tidak boleh diabaikan, karena jika kondisi ini tidak ditangani dengan benar, dapat timbul beragam komplikasi, mulai dari luka di lambung hingga kanker lambung.  

Gastritis merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada dinding lambung. Gastritis terbagi dalam dua jenis, yaitu gastritis akut yang terjadi secara tiba-tiba dan gastritis kronis yang terjadi dalam jangka waktu lama.

Kenali Gejala Gastritis dan Beragam Faktor Risikonya - Alodokter

Gejala-Gejala Gastiritis

Pada kasus yang ringan, gastiris menimbulkan beberapa gejala berikut:

  • Sering bersendawa
  • Cepat merasa kenyang saat makan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Perut kembung
  • Berat badan berkurang
  • Mual dan muntah
  • Nyeri ulu hati

Sedangkan pada kasus yang berat, peradangan yang terjadi pada lambung bisa mengikis lapisan lambung dan menyebabkan luka atau perdarahan pada organ ini. Jika hal ini terjadi, beberapa gejala yang dapat muncul adalah:

  • Muntah darah
  • Tinja berwarna hitam
  • Pusing
  • Kram perut
  • Sesak napas

Faktor Risiko Gastritis

Peradangan pada lambung paling sering disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Selain itu, sejumlah faktor berikut juga bisa meningkatkan risiko terjadinya gastritis:

Usia

Risiko terkena gastritis umumnya meningkat seiring bertambahnya usia. Pada wanita, kondisi ini biasanya terjadi di kisaran usia 45-64 tahun. Sedangkan pada pria, gastritis lebih sering terjadi di atas usia 65 tahun.

Konsumsi obat pereda nyeri dalam waktu lama

Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti aspirin, ibuprofen, atau naproxen, dalam jangka waktu lama diyakini bisa memicu timbulnya gastritis akut dan gastritis kronis. Terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri jenis ini dapat mengikis lapisan mukosa yang berperan untuk melindungi dinding lambung dari asam.

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan

Tidak hanya obat pereda nyeri, terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat mengiritasi dan mengikis lapisan dinding lambung, sehingga menyebabkan terjadinya gastritis.

Selain ketiga hal di atas, kebiasaan atau penyakit tertentu juga bisa memicu terjadinya gastritis. Beberapa di antaranya adalah:

  • Merokok
  • Stres
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Alergi makanan
  • Kemoterapi dan radioterapi
  • Penyakit celiac
  • Sarkodiosis
  • Penyakit Crohn
  • HIV/AIDS

Jika Anda mengalami gejala gastritis, periksakanlah ke dokter agar dapat diberikan penanganan yang tepat. Bila Anda memiliki penyakit gastritis, perbaikilah pola makan dengan mengubah porsi makan menjadi lebih sedikit tapi lebih sering. Hindari makan tidak teratur dan dalam porsi besar sekaligus. Selain itu, hindari makanan berminyak, asam, atau pedas, agar gejala gastritis tidak makin parah.