Saat sedang hamil, tak sedikit wanita yang mengalami pembengkakan di bagian tubuh tertentu, termasuk mata. Mata bengkak saat hamil dapat mengganggu penampilan dan tidak jarang membuat ibu hamil menjadi tidak nyaman. Lantas, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Tidak hanya keluhan mata bengkak, Ibu hamil terkadang juga bisa mengalami pembengkakan di bagian tubuh lain, termasuk tangan, wajah, atau kaki.

Penyebab Mata Bengkak Saat Hamil dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Jika tidak disertai keluhan lainnya, seperti pandangan kabur atau berbayang, sakit kepala, dan nyeri, maka kemungkinan mata bengkak yang dialami saat hamil tersebut bukanlah hal yang berbahaya.

Penyebab Mata Bengkak Saat Hamil

Mata bengkak saat hamil terjadi karena adanya penumpukan cairan di jaringan ikat sekitar mata. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja selama masa kehamilan, tetapi biasanya mulai muncul pada trimester kedua dan akan semakin terlihat pada trimester tiga.

Mata bengkak saat hamil biasanya bukanlah hal yang berbahaya. Keluhan ini bisa muncul akibat beberapa hal, seperti:

  • Perubahan hormon saat hamil.
  • Meningkatnya jumlah darah dan cairan tubuh saat hamil.
  • Kelelahan karena kurang tidur, misalnya karena rasa mual atau sering terbangun untuk buang air kecil di malam hari. Kelelahan akibat kurang tidur ini dapat menyebabkan mata menjadi bengkak dan muncul lingkaran hitam di sekeliling mata.
  • Banyak mengonsumsi minuman berkafein atau makanan yang tinggi garam.

Beragam Cara Mengatasi Mata Bengkak Saat Hamil

Untuk mengatasi keluhan mata bengkak saat hamil, ada beberapa langkah perawatan mata bengkak yang dapat Bumil lakukan secara mandiri di rumah, di antaranya:

1. Kompres mata dengan air dingin

Cara pertama yang bisa Bumil lakukan adalah dengan memberi kompres dingin pada mata yang bengkak. Kompres dingin dapat mempersempit pembuluh darah, sehingga mengurangi penumpukan cairan di sekitar jaringan mata dan meredakan pembengkakan.

Untuk menggunakan kompres dingin, bungkuslah es dengan kain atau merendam kain bersih di dalam wadah berisi air dingin, lalu peras dan letakkan di atas mata selama 10 – 15 menit. Langkah ini bisa dilakukan hingga 2 – 3 kali sehari.

2. Kompres mata dengan irisan timun

Menggunakan irisan timun yang ditempelkan di mata ternyata juga dapat mengurangi bengkak. Selain itu, kandungan air yang tinggi pada timun juga dapat melembabkan area kulit di sekitar mata.

Sebelum mengompres mata dengan irisan timun, sebaiknya simpan timun di lemari pendingin terlebih dahulu untuk mendapatkan sensasi segar pada kulit. Kompres area mata dengan timun selama 15 menit dan lakukan sambil berbaring di tempat yang nyaman.

3. Ubah pola makan

Untuk menghindari atau mengurangi risiko pembengkakan yang terjadi selama hamil, Bumil disarankan untuk mengonsumsi makanan bernutrisi dan mengurangi asupan garam. Hal ini karena konsumsi garam terlalu banyak dapat menyebabkan cairan tubuh menumpuk, sehingga mata akan menjadi bengkak.

4. Tinggikan posisi kepala saat tidur

Saat tidur, gunakanlah dua bantal atau lebih guna mencegah penumpukan cairan yang menyebabkan pembengkakan pada mata. Selain itu, posisikan tubuh menghadap ke kiri untuk memperlancar sirkulasi darah dan membuat tidur lebih nyenyak.

Jika Bumil merasa tidak percaya diri dengan mata bengkak yang dialami, Bumil juga bisa menggunakan kosmetik untuk menyamarkan pembengkakan dan lingkaran hitam di area sekitar mata. Gunakan riasan wajah yang dirancang khusus untuk area mata dan pilih warna yang senada dengan kulit.

Mata bengkak saat hamil memang tergolong normal dan hanya terjadi sementara. Biasanya kondisi ini akan mereda dengan sendirinya setelah melahirkan.

Namun, jika mata bengkak yang Bumil rasakan muncul bersama keluhan lain, seperti nyeri pada mata, mata merah dan berair, pusing, penglihatan terganggu, serta tidak membaik meski sudah dilakukan langkah penanganan di atas, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter lebih lanjut untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.