Laxana adalah obat untuk mengatasi sembelit atau susah buang air besar. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet salut enterik dan termasuk golongan obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Obat ini menjadi salah satu pilihan penanganan sembelit yang relatif cepat dan mudah digunakan, baik pada dewasa maupun anak-anak.
Laxana mengandung bisacodyl, yang bekerja dengan cara merangsang pergerakan usus, sehingga tinja lebih mudah keluar. Umumnya efek terasa dalam 6–12 jam. Laxana aman untuk dewasa dan anak-anak, tetapi tidak disarankan untuk sembelit kronis atau penggunaan jangka panjang tanpa anjuran dokter. Cara terbaik mengatasi sembelit tetap dengan gaya hidup sehat dan konsumsi makanan tinggi serat.

Apa Itu Laxana
| Bahan aktif | Bisacodyl |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Obat pencahar |
| Manfaat | Membantu mengatasi sembelit dan membersihkan usus sebelum prosedur medis seperti kolonoskopi atau operasi usus. |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia 6 tahun ke atas |
| Laxana untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko bisacodyl terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Laxana hanya boleh digunakan jika manfaatnya lebih besar daripada risikonya bagi janin.Ibu hamil wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini untuk memastikan keamanan ibu dan janin. | |
| Laxana untuk ibu menyusui |
Bisacodyl dalam Laxana aman digunakan oleh ibu menyusui. Namun, jika Anda sedang menyusui, konsultasikan selalu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. |
| Bentuk obat | Tablet salut enterik |
Peringatan sebelum Menggunakan Laxana
Agar Laxana bekerja dengan optimal dan risiko efek samping bisa diminimalkan, perhatikan beberapa hal penting sebelum mengonsumsinya. Langkah-langkah ini akan membantu obat bekerja lebih efektif sekaligus menjaga keamanan bagi kesehatan Anda:
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap bisacodyl atau bahan lain dalam obat ini. Jika Anda pernah mengalami reaksi alergi serius akibat obat apa pun, sampaikan juga hal tersebut kepada dokter.
- Sampaikan ke dokter jika Anda atau keluarga Anda memiliki riwayat gangguan irama jantung (aritmia), kelainan pada hasil EKG, atau henti jantung mendadak pada usia muda.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami usus buntu, penyumbatan usus, radang usus seperti Crohn atau kolitis ulseratif, nyeri perut hebat disertai muntah, atau dehidrasi berat.
- Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami BAB berdarah, perubahan pola buang air besar lebih dari 2 minggu, atau sindrom iritasi usus besar.
- Beri tahu dokter jika Anda berencana akan menjalani operasi, termasuk perawatan gigi, agar pengobatan dan prosedur tetap aman.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau berencana untuk hamil.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat diuretik, obat lain, suplemen, atau produk herbal untuk mencegah interaksi obat.
- Jangan minum Laxana lebih dari 7 hari tanpa seizin dokter. Penggunaan obat pencahar yang mengandung bisacodyl dalam jangka panjang bisa menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, dan kekurangan kalium (hipokalemia).
- Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Laxana.
Dosis dan Aturan Pakai Laxana
Dosis Laxana akan ditentukan dokter sesuai kondisi kesehatan dan respons terhadap pengobatan. Berikut rekomendasi dosis bisacodyl yang terkandung dalam Laxana:
Tujuan penggunaan: Mengatasi sembelit
- Dewasa dan anak usia di atas 10 tahun: 1 kaplet (5–10 mg) diminum 1 kali sehari sebelum tidur. Dosis maksimal 20 mg per hari.
- Anak usia 4–10 tahun: 1 tablet Laxana (5 mg) diminum 1 kali sehari sebelum tidur.
Tujuan penggunaan: Mengosongkan usus sebelum pemeriksaan medis atau operasi
- Dewasa dan anak usia di atas 10 tahun: Minum 1 kaplet Laxana (5 mg), diminum 2 kali sehari. Kemudian, pada pagi hari berikutnya gunakan 1 suppositoria bisacodyl 10 mg sesuai anjuran dokter.
- Anak usia 4–10 tahun: Minum 1 kaplet Laxana (5 mg) pada malam hari, lalu gunakan 1 suppositoria bisacodyl 5 mg pada pagi hari berikutnya.
Cara Menggunakan Laxana dengan Benar
Selalu ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang terdapat pada kemasan obat sebelum mengonsumsi Laxana. Jangan menambah, mengurangi, atau menghentikan konsumsi obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Berikut panduan penggunaan Laxana agar efektivitasnya optimal dan risiko efek samping dapat diminimalkan:
- Konsumsilah Laxana saat perut kosong pada malam hari sebelum tidur agar buang air besar lebih lancar keesokan paginya. Waktu pagi dianggap sebagai waktu terbaik untuk BAB secara alami.
- Telan kaplet Laxana secara utuh dengan bantuan segelas air putih. Jangan dikunyah dan jangan minum obat ini bersama susu atau minuman bersoda.
- Hindari mengonsumsi Laxana bersamaan dengan obat maag, seperti antasida atau penghambat pompa proton sepert omeprazole. Jika Anda perlu minum obat maag, sebaiknya konsumsi obat tersebut minimal 2 jam sebelum mengonsumsi Laxana.
- Konsumsilah Laxana pada waktu yang sama setiap hari. Jika Anda lupa, segera konsumsi obat ini begitu Anda ingat. Namun, jika waktu minum berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan lanjutkan dengan dosis berikutnya sesuai jadwal. Jangan pernah menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlupa.
- Hentikan penggunaan Laxana begitu keluhan sembelit membaik. Obat pencahar yang mengandung bisacodyl ini sebaiknya hanya digunakan saat Anda benar-benar mengalami sembelit, bukan untuk penggunaan rutin agar terhindar dari efek samping dan ketergantungan.
- Jika sembelit tidak membaik meski sudah mengonsumsi Laxana selama 7 hari, segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penggunaan obat pencahar Laxana sebaiknya tidak lebih dari 7 hari, kecuali atas rekomendasi dokter.
- Pastikan menyimpan kaplet Laxana di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak untuk menjaga keamanan.
Penggunaan Laxana untuk membantu membersihkan usus sebelum operasi atau pemeriksaan medis biasanya dikombinasikan dengan suppositoria agar lebih efektif. Penting untuk selalu mengikuti petunjuk dokter agar proses pembersihan usus berjalan aman dan lancar.
Interaksi Laxana dengan Obat Lain
Penggunaan Laxana bersamaan dengan obat-obatan tertentu dapat meningkatkan risiko efek samping atau menurunkan efektivitas pengobatan. Memahami potensi interaksi ini penting agar pengobatan tetap aman dan efektif. Berikut beberapa interaksi obat Laxana yang perlu diperhatikan:
- Peningkatan risiko terjadinya ketidakseimbangan elektrolit jika digunakan bersama obat diuretik atau steroid.
- Penurunan efektivitas Laxana jika digunakan bersamaan dengan antasid atau susu, terutama jika dikonsumsi dalam waktu yang berdekatan.
Selalu konsultasikan ke dokter mengenai semua obat yang sedang Anda konsumsi untuk mencegah interaksi yang tidak diinginkan.
Efek Samping dan Bahaya Laxana
Penggunaan Laxana, seperti obat-obatan lainnya, dapat menimbulkan efek samping tertentu. Penting untuk mengenali tanda-tanda yang mungkin muncul selama pemakaian agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Segera konsultasi dokter jika Anda mengalami gejala berikut saat menggunakan Laxana:
- kram perut
- Mual
- Diare
- Rasa tidak nyaman di perut
Jika ragu atau mengalami gejala yang tidak biasa, segera hubungi dokter atau gunakan layanan Chat Bersama Dokter di Alodokter, atau buat janji untuk konsultasi langsung di fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit atau klinik.
Hentikan penggunaan Laxana dan segera periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami efek samping serius, seperti:
- Reaksi alergi berat, seperti sesak napas, bengkak pada wajah, bibir, atau lidah
- Nyeri perut berat
- BAB berdarah
- Muntah berat