Sparkling water sering dianggap sebagai pengganti soda yang baik, sehat, dan menyegarkan. Namun, tak sedikit juga yang menganggap bahwa minuman ini memiliki efek buruk terhadap kesehatan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai sparkling water, simak artikel ini.

Sparkling water adalah air yang berkarbonasi atau mengandung gelembung gas karbondioksida. Ada dua tipe sparkling water, yaitu sparkling water alami dan sparkling water buatan.

Manfaat dan Bahaya Sparkling Water bagi Kesehatan Tubuh - Alodokter

Sparkling water alami diambil dari sumber mata air asli yang sejak awal telah berkarbonasi serta mengandung berbagai mineral dan senyawa sulfur.

Sementara sparkling water buatan merupakan air minum yang diberikan tambahan karbondioksida menggunakan mesin bertekanan. Beberapa produk sparkling water buatan juga mengandung tambahan mineral serta gula atau sirup tinggi fruktosa.

Fakta Seputar Bahaya Sparkling Water

Tak hanya soda, saat ini banyak orang yang juga percaya bahwa air berkarbonasi seperti sparkling water bisa berdampak buruk bagi kesehatan tulang dan gigi, serta meningkatkan risiko irritable bowel syndrome (IBS). Benarkah demikian?

Jenis minuman soda tertentu diketahui dapat mengurangi kepadatan mineral pada tulang, karena minuman ini mengandung fosfor yang dapat meningkatkan pembuangan kalsium lewat urine. Meski sama-sama berkarbonasi, sparkling water tidak mengandung fosfor sehingga tidak memiliki efek yang sama.

Sparkling water yang murni juga tidak mengandung asam sitrat dan tambahan gula berlebih yang dikhawatirkan dapat merusak lapisan luar gigi. Jadi, kekhawatiran bahwa minuman ini dapat merusak gigi hanya berlaku untuk sparkling water yang mengandung tambahan asam sitrat dan gula.

Keresahan lain juga muncul dari kandungan karbondioksida dalam sparkling water yang dianggap bisa berubah menjadi asam karbonat, sebuah asam kuat yang dapat merusak gigi. Faktanya, karbondioksida pada sparkling water hanya berupa gas yang terbukti tidak dapat merusak gigi.

Dalam kasus irritable bowel syndrome (IBS), memang benar minuman berkarbonasi seperti sparkling water dapat menyebabkan kembung dan gas yang dapat membuat gejala IBS kambuh. Namun, minuman ini tidak menyebabkan IBS pada orang yang tidak memilikinya.

Hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa sparkling water berbahaya untuk kesehatan tubuh. Sebaliknya, minuman ini justru bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Manfaat Sparkling Water bagi Kesehatan

Jika Anda tidak suka minum air biasa, sparkling water yang bebas gula dan kalori bisa menjadi pilihan tepat. Minuman ini bisa membantu mencegah dehidrasi layaknya air biasa, tetapi memberikan sensasi gelembung yang menyenangkan.

Selain itu, sparkling water juga menawarkan beberapa manfaat lain bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

Mengontrol berat badan

Jika Anda sedang menjalani program diet, asupan air yang cukup merupakan salah satu kunci untuk menjaga berat badan ideal. Daripada mengonsumsi minuman manis seperti soda, jus, atau teh manis, minum sparkling water tanpa gula tambahan adalah pilihan yang lebih baik.

Selain dapat menjadi asupan untuk memenuhi kebutuhan air, sparkling water termasuk jenis minuman yang dapat menunda lapar dengan menahan rasa kenyang lebih lama di dalam perut. Dengan kemampuannya ini, nafsu makan atau porsi makan Anda akan lebih terkontrol.

Meredakan sembelit

Rutin minum sparkling water juga terbukti dapat membantu melancarkan pencernaan dan meredakan gejala sembelit. Sayangnya, penelitian yang membuktikan manfaat sparkling water ini masih terbatas sehingga perlu dilakukan penelitian dengan skala yang lebih besar.

Meningkatkan kemampuan menelan

Beberapa penelitian membuktikan bahwa minum sparkling water dapat meningkatkan kemampuan menelan dengan merangsang kerja saraf yang bertanggung jawab untuk menelan. Hal ini akan menguntungkan bagi orang lanjut usia yang mengalami kesulitan menelan.

Tak hanya itu, mengonsumsi minuman ini juga dapat membersihkan dan meningkatkan rasa lega pada tenggorokan.

Untuk mendapatkan manfaat sparkling water dan menghindari dampak negatifnya bagi kesehatan tubuh, pastikan Anda selalu membaca tabel nutrisi pada kemasan minuman ini. Hindari membeli produk sparkling water yang mengandung asam sitrat, natrium, gula, dan pemanis buatan.

Hindari minum sparkling water jika Anda memiliki masalah perut atau sering mengalami nyeri setelah minum air berkarbonasi. Bila perlu, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi sparkling water, untuk memastikan minuman ini aman untuk Anda.