Manfaat minum bir saat menstruasi sering dianggap ada karena minuman ini kerap kali dikira bisa meredakan nyeri haid dan membuat tubuh lebih rileks. Namun, apakah hal ini terbukti benar secara medis?

Menstruasi sering kali memicu berbagai keluhan yang dapat mengganggu aktivitas para wanita, seperti nyeri perut, kembung, perubahan suasana hati, atau tubuh terasa lemas. Gejala-gejala ini membuat banyak wanita berusaha mencari cara agar tetap nyaman saat haid. 

Manfaat Minum Bir Saat Menstruasi, Memangnya Ada? - Alodokter

Jika kamu sudah pernah atau bahkan minum bir secara rutin, tentu paham bahwa minuman ini kerap kali menimbulkan sensasi lebih rileks dan mengurangi rasa nyeri, termasuk nyeri haid. Namun, apakah ini berarti ada manfaat minum bir saat menstruasi? Nyatanya, ada banyak hal yang harus diluruskan secara medis soal hal ini nih.

Adakah Manfaat Minum Bir Saat Menstruasi?

Sampai saat ini, manfaat minum bir saat menstruasi belum terbukti secara medis. Bir dan minuman beralkohol memang dapat memberikan efek relaksasi dengan menurunkan aktivitas otak, sehingga tubuh terasa lebih tenang. Namun, efek ini sebenarnya hanya berlangsung sebentar dan bukan solusi utama keluhan saat menstruasi.

Sebaliknya, minum bir saat haid justru bisa menimbulkan sejumlah dampak negatif, seperti:

1. Mengganggu keseimbangan hormon

Konsumsi alkohol, termasuk bir, dapat mengacaukan keseimbangan hormon reproduksi. Jika sering dilakukan, siklus menstruasi bisa menjadi tidak teratur atau bahkan lebih berat.

2. Memperparah nyeri menstruasi

Alih-alih membantu, konsumsi bir justru bisa meningkatkan sensitivitas terhadap rasa sakit. Akibatnya, nyeri haid yang dirasakan bisa menjadi lebih parah. Selain itu, konsumsi bir juga dapat memperparah gejala PMS seperti kram, sakit kepala, dan perubahan suasana hati lho.

3. Meningkatkan risiko dehidrasi

Alkohol bersifat diuretik, artinya dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui air kencing. Saat menstruasi, dehidrasi dapat memperparah kram perut dan rasa tidak nyaman yang biasanya sudah terjadi.

4. Memicu gangguan pencernaan

Bir dapat membuat perut lebih mudah terasa kembung, mual, atau diare minuman ini dapat mengiritasi saluran cerna serta memicu peningkatan asam lambung. Kondisi ini tentu bisa memperburuk ketidaknyamanan pada masa menstruasi, apalagi jika perut memang sedang sensitif.

5. Berisiko untuk kesehatan jangka panjang

Penting untuk diketahui, mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak maupun secara rutin dapat membahayakan kesehatan secara menyeluruh. Konsumsi minuman beralkohol bisa menurunkan fungsi organ tubuh seperti hati dan ginjal, meningkatkan risiko kanker, serta memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada. 

Jadi, meskipun tampaknya ada, manfaat minum bir saat menstruasi sebenarnya tidak sebanding dengan dampak negatif yang bisa mengiringinya nih. Daripada memberikan manfaat yang nyata bagi siklus menstruasi dan kesehatan reproduksi wanita, minum bir justru berisiko bikin ketergantungan.

Agar lebih sehat dan aman, kamu sebaiknya mencoba teknik kompres hangat di perut, olahraga ringan, atau mengonsumsi makanan bergizi untuk membantu menjalani masa menstruasi dengan lebih nyaman. Cara-cara ini terbukti efektif dan aman untuk dilakukan lho.

Perlu diingat, keluhan menstruasi memang umum terjadi, tetapi bisa dikelola dengan kebiasaan sehat tanpa perlu mengandalkan bir atau alkohol. Sesekali mengonsumsi bir mungkin tidak langsung menimbulkan bahaya serius, tetapi jangan pernah menganggapnya sebagai solusi untuk nyeri haid ya.

Bila kamu mengalami nyeri menstruasi berat, siklus yang tidak teratur, atau keluhan lain yang mengganggu kegiatan sehari-hari, baik saat rutin mengonsumsi alkohol maupun tidak, sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter ya. 

Kamu bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran kesehatan yang aman, efektif, dengan cepat.