Megapect adalah obat yang mengandung ambroxol, digunakan untuk membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan ketika batuk. Megapect umumnya diresepkan dokter untuk mengatasi batuk berdahak pada kondisi batuk pilek (common cold), bronkitis, hingga pneumonia

Dalam setiap 5 mg Megapect, terkandung 15 mg ambroxol HCL. Bahan aktif ini berperan dalam memecah serat mukopolisakarida pada dahak. Berkat cara kerjanya tersebut, dahak yang awalnya kental menjadi lebih encer, sehingga menjadi lebih mudah untuk dikeluarkan ketika batuk. 

Megapect

Cara kerja tersebut turut membantu membersihkan saluran napas, sehingga napas terasa lebih lega. Kinerja Megapect dalam mengencerkan dahak umumnya mulai terjadi sejak 30 menit dikonsumsi. Obat ini tidak boleh digunakan untuk mengatasi batuk kering.

Apa Itu Megapect

Bahan aktif  Ambroxol
Golongan Obat resep
Kategori Obat mukolitik (pengencer dahak)
Manfaat Meredakan batuk berdahak
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia 6 tahun
Megapect untuk ibu hamil  Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil
Obat ini hanya boleh digunakan jika dokter menilai besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Megapect untuk ibu menyusui Ibu menyusui dapat mengonsumsi obat yang mengandung ambroxol, asalkan dokter yang menyarankan. 
Penggunaannya juga harus berada di bawah pengawasan dokter. 
Bentuk obat Sirup

Peringatan Sebelum Menggunakan Megapect

Sebelum menggunakan Megapect, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami agar obat ini bekerja optimal dan tetap aman digunakan. Penggunaan yang tidak tepat dapat menurunkan efektivitas obat atau memicu efek samping tertentu.

 Oleh karena itu, perhatikan beberapa hal berikut sebelum mengonsumsi Megapect:

  • Konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Jangan minum obat ini jika Anda alergi dengan kandungan ambroxol. 
  • Beritahukan kepada dokter jika batuk berdahak yang diderita telah berlangsung selama 3–4 minggu atau muncul keluhan lain, seperti demam, keringat malam, atau perubahan warna dahak menjadi kuning, hijau, atau kecokelatan.
  • Konsultasikan dengan dokter apabila Anda memiliki gangguan kesehatan tertentu, seperti tukak lambung, gangguan hati, atau gangguan ginjal. 
  • Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau berencana untuk hamil.
  • Sampaikan kepada dokter mengenai penggunaan obat, suplemen, atau herbal apa pun yang sedang atau akan dikonsumsi bersamaan dengan Megapect. Tujuannya untuk mencegah terjadinya interaksi obat. 
  • Hindari penggunaan Megapect pada anak tanpa arahan medis. Anak lebih berisiko untuk alami efek samping dari obat ini. 
  • Segera hubungi dokter ketika timbul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah Megapect diminum. 

Dosis dan Aturan Pakai Megapect

Dosis Megapect ditetapkan oleh dokter setelah mempertimbangkan usia dan kebutuhan pengobatan. Berikut adalah pembagian dosis umum Megapect berdasarkan usia:

  • Dewasa dan anak usia >12 tahun: 10 ml, 2–3 kali sehari
  • Anak usia 6–12 tahun: 5 ml, 2–3 kali per hari

Cara Menggunakan Megapect dengan Benar

Gunakan Megapect sesuai arahan dokter dan petunjuk pemakaian pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter. Berikut panduan penggunaan Megapect yang dianjurkan: 

  • Konsumsilah Mucopect setelah makan untuk mencegah gangguan pencernaan, seperti sakit perut.
  • Sebelum diminum, kocok botol Megapect hingga merata. Gunakan sendok takar dalam kemasan untuk memastikan dosis tepat.
  • Usahakan untuk mengonsumsi obat ini di waktu yang sama setiap hari. Pasang alarm sebagai pengingat supaya tidak lupa.
  • Jika Anda lupa, segera konsumsi Megapect begitu teringat. Namun, bila jadwal konsumsi selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis berikutnya. 
  • Simpan Megapect di tempat kering, sejuk, dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Megapect dengan Obat Lain

Megapect berisiko menimbulkan interaksi obat jika digunakan bersamaan dengan obat lain tanpa pengawasan dokter. Penggunaan Megapect bersama antibiotik tertentu, seperti amoksisilin, cefuroxime, atau eritromisin, mungkin untuk meningkatkan kadar antibiotik dalam tubuh.

Hal tersebut tentu tidak bisa disepelekan sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi Megapect bersama obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Konsultasi bisa dilakukan secara langsung atau melalui layanan Chat Bersama Dokter.

Efek Samping dan Bahaya Megapect

Berikut adalah efek samping dari penggunaan Megapect: 

  • Mual atau muntah
  • Mulut atau tenggorokan kering
  • Diare
  • Sakit perut atau perut kembung
  • Nyeri ulu hati
  • Dispepsia

Segera konsultasikan ke dokter bila efek samping yang muncul tidak kunjung membaik atau justru semakin berat. Dapatkan pertolongan medis secepatnya jika terjadi reaksi alergi atau efek samping serius setelah mengonsumsi obat ini.

Walaupun sangat jarang terjadi, penggunaan Megapect berpotensi memicu sindrom Stevens-Johnson (SJS) dan toxic epidermal necrolysis (TEN), yang dapat dikenali melalui gejala berikut:

  • Demam atau menggigil
  • Mata merah dan meradang
  • Sakit kepala parah
  • Nyeri kulit
  • Ruam atau bercak merah
  • Lepuh atau luka pada kulit
  • Kulit terkelupas
  • Badan pegal-pegal