Herpes kulit atau herpes zoster ditandai dengan munculnya lepuhan dan ruam pada kulit yang disertai rasa sakit. Oleh masyarakat awam, herpes kulit sering disebut cacar ular. Penyakit ini umumnya bisa diobati dengan obat antivirus dan pereda nyeri.

Herpes kulit disebabkan oleh infeksi virus Varicella zoster, yaitu virus penyebab cacar air. Oleh karena itu, herpes kulit ini dikenal juga dengan sebutan herpes zoster. Dengan penanganan yang tepat, herpes kulit biasanya dapat sembuh dalam waktu 2–3 minggu.  Memahami Gejala dan Obat Herpes Kulit yang Tepat - Alodokter

Mengenali Gejala-Gejala Herpes Kulit

Herpes kulit dapat dialami siapa saja, khususnya orang yang pernah mengalami cacar air sebelumnya.

Selain itu, herpes kulit juga berisiko terjadi pada orang dengan daya tahan tubuh yang lemah, misalnya akibat efek samping pengobatan kanker, menderita penyakit autoimun, menggunakan obat imunosupresan, dan berusia lanjut atau di atas 50 tahun.

Ketika terkena herpes kulit, seseorang akan mengalami gejala berikut ini:

  • Ruam pada kulit yang terasa nyeri pada salah satu sisi tubuh, baik kiri maupun kanan di dada, perut, punggung, atau wajah
  • Lepuhan berisi cairan yang mudah pecah
  • Kulit terasa gatal
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Mati rasa atau kesemutan pada kulit

Gejala-gejala tersebut biasanya akan membaik dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu. Namun, langkah pengobatan tetap perlu dilakukan pada orang dengan faktor risiko di atas guna meredakan gejala dan mempercepat penyembuhan.

Beberapa Jenis Obat Herpes Kulit

Pengobatan herpes kulit sebenarnya tidak dapat menyembuhkan penyakit herpes sepenuhnya, tetapi dapat mengurangi gejala dan memperpendek lamanya infeksi. Untuk mengobati herpes kulit, dokter dapat memberikan obat-obatan berupa:

1. Obat antivirus

Obat golongan antivirus dapat diresepkan dokter untuk mengatasi herpes kulit, seperti acyclovir, valacyclovir, dan famcyclovir. Agar lebih efektif meringankan gejala, obat ini perlu diberikan paling lambat 3 hari sejak gejala herpes kulit muncul.

2. Obat analgesik

Pemberian obat analgesik bertujuan untuk meringankan rasa nyeri dan mengatasi peradangan pada kulit akibat herpes kulit. Untuk meringankan rasa nyeri akibat herpes kulit, dokter dapat meresepkan obat analgesik seperti ibuprofen.

3. Obat antikonvulsan

Obat ini sebenarnya digunakan untuk mengatasi kejang. Namun, pada herpes kulit, obat antikonvulsan seperti gabapentin, bisa digunakan untuk mengobati rasa nyeri yang berkepanjangan. Selain itu, untuk mengatasi nyeri berat akibat herpes kulit, dokter juga akan meresepkan obat antidepresan seperti amitriptylin.

4. Obat pereda gatal

Obat pereda gatal yang dapat diresepkan dokter umumnya tersedia dalam bentuk salep atau bedak untuk dioleskan pada area kulit yang gatal dan perih. Namun, untuk mengatasi keluhan gatal di kulit yang parah, dokter juga bisa meresepkan obat pereda gatal dalam bentuk tablet, misalnya diphenhydramine.

Selain dengan obat-obatan, Anda juga bisa meringankan gejala herpes kulit dengan perawatan mandiri di rumah, seperti:

  • Gunakan kompres dingin pada area kulit yang terkena herpes atau oleskan bedak atau losion kalamin.
  • Hindari menggaruk kulit yang melepuh, karena dapat menyebabkan kulit terluka dan terinfeksi oleh bakteri.
  • Tidur dan istirahat yang cukup.
  • Konsumsi makanan yang mengandung vitamin A, vitamin B12, vitamin C, dan vitamin E.
  • Jangan memecahkan lepuhan, karena cairan di dalamnya berisi virus yang dapat menyebar ke area tubuh lain dan bahkan menular ke orang lain.

Meski umumnya tidak berbahaya, herpes kulit dapat menimbulkan rasa nyeri yang bisa memengaruhi aktivitas. Jika tidak ditangani dengan tepat, gejala herpes kulit juga bisa menjadi semakin berat. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala herpes kulit, jangan tunda untuk berobat ke dokter agar mendapatkan pengobatan yang tepat.