Manusia dapat bergerak berkat adanya sistem otot, begitu juga dengan organ-organ dalam tubuh manusia. Otot terbentuk dari sel-sel khusus yang disebut serabut otot. Sel-sel ini ada yang menempel pada tulang dan ada juga yang membentuk organ dalam atau pembuluh darah.

Tanpa Anda sadari, seluruh anggota tubuh Anda memiliki otot. Ada otot yang bertugas melakukan gerakan-gerakan besar, ada juga otot yang berperan dalam melakukan gerakan yang lebih kecil dan halus. Yang terakhir ini misalnya gerakan berkedip dan ekspresi wajah.

Memahami Sistem Otot dan Fungsinya Bagi Tubuh - Alodokter

Namun tidak hanya itu, otot juga terdapat pada organ dalam tubuh yang berperan sama pentingnya dengan otot-otot anggota tubuh.

Lalu, Sistem Otot Mencakup Otot Apa Saja?

Perlu Anda ketahui, ada tiga jenis otot pada sistem otot tubuh manusia. Di antaranya adalah:

Otot jantung

Sesuai namanya, otot ini membangun organ jantung. Otot ini bekerja memompa darah keluar dari jantung dan beredar ke seluruh tubuh, kemudian otot rileks kembali dan membiarkan darah masuk kembali ke jantung. Begitu seterusnya.

Sifat otot jantung adalah otonom atau bekerja dengan sendirinya, tanpa perlu bantuan Anda untuk melakukan atau menggerakkan.

Otot polos

Seperti otot jantung, otot polos juga bekerja dengan sendirinya tanpa perlu bantuan Anda. Otot ini bekerja atas perintah otak dan kebutuhan tubuh. Otot polos tersebar di seluruh tubuh.

Misalnya, di saluran pencernaan, otot polos lah yang bekerja dalam membantu perjalanan makanan. Sedangkan otot polos yang terdapat di kandung kemih bekerja menahan dan melepas urine.

Otot rangka

Di dalam sistem otot, otot rangka adalah otot yang paling bisa Anda rasakan keberadaannya. Otot ini bekerja berdasarkan keinginan dan tujuan Anda secara sadar. Bersama tulang dan tendon, otot melakukan gerakan yang Anda lakukan.

Besarnya otot rangka berbeda-beda. Ada yang besar dan kuat, sehingga bisa melakukan gerakan-gerakan besar. Misalnya, otot di punggung (dekat tulang belakang) yang memungkinkan Anda berdiri tegak.

Ada juga otot yang tidak besar, tetapi bisa melakukan gerakan yang istimewa. Contohnya adalah otot leher yang bisa melakukan gerakan memutar kepala, menyangga kepala, dan mengangguk.

Fungsi Sistem Otot

Sistem otot yang ada di seluruh tubuh juga memiliki fungsi yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak informasi di bawah ini:

1. Melakukan gerakan tubuh

Fungsi utama dari sistem otot di tubuh adalah untuk melakukan gerakan. Ketika Anda ingin melakukan gerakan, otak akan mengirimkan sinyal ke otot untuk berkontraksi sedemikian rupa dan menghasilkan gerakan yang Anda inginkan.

2. Menjaga keseimbangan tubuh

Ada otot yang disebut dengan otot inti, yaitu pada punggung, perut, dan panggul. Semakin kuat otot-otot inti ini, tubuh akan semakin stabil, sehingga mampu menjaga keseimbangan.

3. Mengatur postur

Otot juga berfungsi dalam mengatur postur tubuh. Kekuatan otot pada bahu, punggung, pinggul dan lutut menentukan postur tubuh Anda. Jadi, kelemahan atau keluhan tertentu pada otot-otot ini akan memengaruhi postur tubuh.

Sebaliknya, jika postur tubuh tidak dijaga baik, akan membuat otot semakin lemah dan sendi terasa nyeri, misalnya kebiasaan posisi duduk atau berjalan membungkuk.

4. Membantu proses melahirkan

Pada saat Anda hamil, otot-otot polos yang ada di rahim bekerja menopang rahim yang terus membesar seiring bertambahnya berat janin. Ketika tiba saatnya melahirkan, otot polos ini akan berkontraksi dan mendorong bayi menuju jalan lahir.

5. Menggerakkan sistem pencernaan dan pembuangan

Setelah masuk ke dalam tubuh, makanan dan air akan melewati sistem pencernaan, mulai dari kerongkongan hingga usus besar, sampai dibuang keluar sebagai tinja. Proses berjalannya makanan bisa terjadi berkat otot polos pada setiap bagian dari sistem pencernaan.

Begitu juga dengan urine. Mulai dari ginjal hingga ke kandung kemih dan dikeluarkan, urine bergerak dengan bantuan otot polos pada sistem kemih. Ketika ingin buang air kecil pun, tanpa Anda sadari kandung kemih Anda juga sedang berkontraksi untuk mengeluarkan urine.

6. Pernapasan

Ketika Anda bernapas, ada sistem otot yang bekerja. Diafragma adalah otot yang digunakan untuk pernapasan. Ketika bernapas sehari-hari, otot diafragma bekerja sendiri. Ketika Anda sedang bernapas yang lebih berat, misalnya ketika berlari, otot diafragma memerlukan bantuan dari otot tubuh lain, seperti otot punggung, otot perut, atau otot leher.

7. Penglihatan

Anda mungkin saja tidak menyadari bahwa ada rangkaian otot yang berada di mata. Otot polos inilah yang membuat Anda dapat menggerakkan mata seperti berkedip dan membuat Anda mampu menyesuaikan jarak pandang serta menggerakkan bola mata ke segala arah. Jika ada kerusakan pada otot-otot ini, Anda pun dapat mengalami gangguan penglihatan.

Selama ini mungkin Anda hanya menyadari bahwa sistem otot hanyalah otot-otot yang dapat digerakkan atau dikendalikan oleh Anda. Namun, sebenarnya masih banyak jenis otot yang fungsinya sangat penting tanpa dirasakan keberadaannya. Dengan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, maka kinerja sistem otot pun akan tetap optimal.

Jika Anda menyadari adanya masalah pada otot Anda, misalnya yang menyebabkan Anda sulit bergerak atau nyeri saat bergerak, konsultasikan keluhan Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.