Jika anak tidak terlalu suka susu UHT kemasan atau susu sapi murni, susu bubuk bisa menjadi solusinya. Hanya saja memilih susu bubuk yang tepat untuk anak bukanlah perkara mudah. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi.
Susu bubuk memiliki beberapa keunggulan, yaitu mudah disimpan dan tahan lama, serta memiliki rasa yang umumnya disukai anak-anak. Tak heran bila susu bubuk kerap menjadi pilihan orang tua dibandingkan susu cair dalam kemasan atau bahkan susu sapi murni yang memang lebih mudah basi.
Akan tetapi, tidak semua produk susu bubuk berkualitas dan aman dikonsumsi anak. Bahkan, ada susu bubuk yang hanya menyuguhkan “cita rasa susu” tetapi mengandung nutrisi yang sangat rendah. Oleh karena itu, orang tua perlu lebih selektif dalam memilih susu bubuk yang akan diberikan ke anak.
Kriteria Susu Bubuk yang Baik untuk Anak
Dalam memilih susu bubuk untuk anak, Bunda perlu memastikan susu bubuk yang dipilih telah memenuhi beberapa kriteria berikut ini:
1. Tinggi DHA
Kandungan DHA (asam dokosaheksaenoat) menjadi salah satu nutrisi penting yang terkandung dalam susu bubuk anak. DHA adalah asam lemak omega-3 esensial yang berperan dalam mendukung perkembangan otak, meningkatkan daya ingat, membantu kemampuan belajar, dan mendukung fungsi kognitif.
Susu bubuk dengan kadar DHA yang tinggi akan membantu proses tumbuh kembang otak Si Kecil agar ia siap belajar dan beraktivitas setiap hari.
2. Kaya serat
Tiga jenis serat penting, yaitu FOS (fructooligosaccharides), GOS (galactooligosaccharides), dan inulin juga termasuk kandungan penting di dalam susu bubuk anak. Serat prebiotik ini mampu mendukung kesehatan saluran cerna dengan menyeimbangkan mikrobiota usus, meningkatkan penyerapan nutrisi, serta memperkuat daya tahan tubuh.
Saluran cerna yang sehat sangat berperan dalam pertumbuhan fisik maupun perkembangan kecerdasan anak. Pilihlah susu bubuk yang sudah diperkaya dengan FOS, GOS, atau inulin untuk menunjang kesehatan pencernaan Si Kecil.
3. Tinggi protein
Anak usia 6–10 tahun perlu mendapatkan asupan protein sebanyak 35–40 gram setiap hari, sedangkan remaja membutuhkan protein sebanyak 50–70 gram per hari. Pasalnya, protein merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan anak untuk menunjang tumbuh kembangnya.
Protein juga berfungsi untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot, melancarkan metabolisme tubuh, menjaga kesehatan tulang, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, serta memelihara daya tahan tubuh.
Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk memastikan bahwa susu bubuk yang dipilih mengandung tinggi protein, sehingga kebutuhan protein harian anak dapat terpenuhi.
4. Diperkaya mineral yang dibutuhkan anak
Sejumlah mineral, seperti kalsium, zinc, dan zat besi, juga harus terkandung dalam susu bubuk yang Bunda pilih. Ini karena nutrisi-nutrisi tersebut berperan besar terhadap tumbuh kembang anak serta fungsi organ tubuhnya, hingga menjaga imunitas tubuh anak tetap kuat dalam melawan kuman dan virus penyebab infeksi. Zat besi juga dibutuhkan untuk produksi sel darah merah, sehingga anak bisa tercegah dari anemia.
Agar mendapat berbagai manfaat tersebut, setiap harinya anak dianjurkan untuk mendapat asupan kalsium sebanyak 1000–1200 mg, 5–11 mg zinc, dan 10–11 mg zat besi. Nutrisi tersebut bisa dipenuhi dari berbagai makanan, termasuk susu bubuk.
5. Memiliki beragam jenis vitamin
Anak membutuhkan beragam jenis vitamin agar tetap sehat serta bisa tumbuh dan berkembang dengan sempurna. Oleh karena itu, memperhatikan kandungan vitamin yang terdapat pada susu bubuk yang akan dipilih amat penting dilakukan.
Beberapa vitamin yang wajib terkandung dalam susu bubuk yang akan Bunda berikan kepada Si Kecil, yaitu vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin D. Berikut ini adalah manfaat dari masing-masing vitamin tersebut:
- Vitamin A, untuk menguatkan daya tahan tubuh, memelihara kesehatan mata, serta jaringan tubuh lainnya seperti tulang, gigi dan kulit.
- Vitamin B1, untuk mengubah makanan menjadi energi dan membantu seluruh jaringan organ tubuh berfungsi secara optimal.
- Vitamin B6, untuk membantu pembentukan sel darah merah dan menjaga fungsi otak.
- Vitamin C, untuk mempercepat pemulihan luka dan melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.
- Vitamin D, untuk meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh.
6. Mengandung kadar gula rendah
Untuk menghasilkan cita rasa manis yang disukai anak, susu bubuk kerap menggunakan gula tambahan. Nah, Bunda perlu berhati-hati dalam hal ini. Pasalnya, tidak sedikit produk susu bubuk yang mengandung terlalu banyak gula, sehingga tidak baik untuk dikonsumsi anak.
Mengonsumsi gula secara berlebihan dapat merusak gigi anak dan membuat tidurnya kurang nyenyak. Tak hanya itu, konsumsi gula berlebihan juga meningkatkan risiko anak menderita masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
Anak dianjurkan untuk tidak mengonsumsi gula lebih dari 25 gram setiap harinya. Oleh karena itu, ketika Bunda membeli susu bubuk, pilihlah susu yang tanpa sukrosa (pemanis) tambahan, agar Si Kecil tetap mendapatkan asupan nutrisi terbaik tanpa khawatir akan dampaknya terhadap kesehatan.
Nah, supaya tidak bingung dalam menentukan pilihan, Bunda bisa memberikan susu anak rendah gula yang mengandung nutrisi lengkap, seperti kombinasi serat penting (FOS:GOS dan inulin) serta asam lemak esensial (DHA, LA, dan ALA).
Kandungan nutrisi ini tidak hanya mendukung tumbuh kembang anak, tetapi juga baik untuk kesehatan saluran cerna yang penting peranannya dalam mengoptimalkan kecerdasan Si Kecil.
Kombinasi serat, seperti FOS:GOS dan inulin, telah teruji klinis dapat menjaga keseimbangan mikrobiota saluran cerna. Sementara itu, asam lemak esensial, seperti DHA, LA, dan ALA, berperan dalam mendukung perkembangan otak, kemampuan berpikir, serta fungsi kognitif Si Kecil.
Kombinasi beberapa nutrisi dalam susu untuk anak cerdas ini dirancang agar saluran cerna Si Kecil tetap sehat, sehingga mampu mengoptimalkan kecerdasan dan perkembangan sosial-emosionalnya. Perlu diingat, tumbuh kembang yang optimal dimulai dari pencernaan yang sehat. Jadi, berikan bekal nutrisi terbaik agar Si Kecil dapat tumbuh bersinar dari dalam!
Selain kriteria di atas, Bunda juga harus memperhatikan kualitas produksi susu bubuk itu sendiri. Pastikan susu bubuk yang akan diberikan pada anak telah dinyatakan layak dikonsumsi dan memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).
Membuat anak rutin mengonsumsi susu memang tidak selalu mudah. Hal ini karena terkadang anak bisa susah makan atau cenderung menjadi picky eater.
Jika Si Kecil tidak mau mengonsumsi susu sapi kemasan, Bunda bisa mencoba memberikannya susu bubuk. Hal ini karena susu bubuk memiliki rasa yang sedikit berbeda dengan susu kemasan, tetapi kandungan nutrisinya hampir sama.
Jumlah konsumsi susu bubuk yang dianjurkan untuk anak adalah 2 kali sehari. Namun untuk memastikan porsi serta memperoleh rekomendasi susu anak dengan kandungan terbaik, Bunda dapat berkonsultasi melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dokter akan menentukan jenis sekaligus jumlah konsumsi susu yang tepat bagi anak sesuai kondisi kesehatannya secara menyeluruh.
