Kencing sakit setelah berhubungan intim bisa menjadi tanda infeksi atau iritasi pada organ intim. Jika Anda mengalaminya, jangan terlalu panik, karena keluhan ini bisa diatasi dengan obat-obatan atau perawatan rumahan.

Banyak orang mungkin pernah mengalami kencing sakit setelah berhubungan intim sehingga merasa tidak nyaman untuk tidur atau beraktivitas. Meski biasanya dialami oleh wanita, keluhan ini juga bisa terjadi pada pria.

Kencing Sakit setelah Berhubungan Intim, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Setelah berhubungan intim memang disarankan untuk segera kencing guna mencegah kuman masuk ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi. Bila kencing tetap terasa nyeri usai berhubungan seks, beberapa langkah penanganan sederhana bisa Anda coba lakukan di rumah.

Penyebab Kencing Sakit setelah Berhubungan Intim

Ada dua faktor yang bisa menyebabkan kencing sakit setelah berhubungan intim, yaitu:

Iritasi                                                                       

Kencing sakit setelah berhubungan intim bisa disebabkan oleh luka atau iritasi pada area intim atau lubang kencing. Kondisi ini umumnya terjadi akibat gesekan permukaan kulit organ intim saat melakukan aktivitas seksual, terlebih bila dilakukan dengan gerakan kasar atau tanpa foreplay sehingga organ intim belum terlumasi dengan baik.

Selain itu, sedikit luka setelah berhubungan seks mungkin memburuk akibat beberapa faktor lain, seperti penggunaan sabun, pembalut, atau pakaian yang mengandung bahan pemicu iritasi.

Infeksi

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit yang sering kali menimbulkan gejala kencing sakit setelah berhubungan intim. ISK lebih sering dialami oleh wanita karena saluran kencingnya lebih pendek dibandingkan pria. Hal ini membuat bakteri lebih mudah masuk dan menginfeksi kandung kemih.

Aktivitas seksual, kebiasaan menahan buang air kecil, dan buruknya cara menjaga kebersihan area intim adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya ISK.

Selain ISK, kondisi lain yang bisa memicu timbulnya nyeri saat buang air kecil adalah penyakit menular seksual, seperti raja singa, gonore, herpes, dan klamidia.

Cara Mengatasi dan Mencegah Kencing Sakit setelah Berhubungan Intim

Nyeri saat buang air kecil setelah berhubungan intim dapat diatasi sesuai dengan penyakit yang mendasarinya. Jika kencing sakit merupakan bagian dari gejala infeksi, misalnya infeksi bakteri, dokter akan meresepkan obat antibiotik untuk mengatasi penyebab infeksi yang menyebabkan kencing sedikit dan sering.

Bila kencing sakit akibat iritasi pada area intim, biasanya diatasi dengan menghindari pemicu iritasi. Untuk mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan antinyeri untuk sakit kencing, seperti ibuprofen dan phenazopyridine.

Agar lebih cepat pulih dari kencing sakit setelah berhubungan intim, dokter umumnya menyarankan Anda untuk tetap menjaga kebersihan organ intim dan memperbanyak minum air putih.

Untuk mencegah kencing sakit setelah berhubungan intim muncul kembali, Anda dianjurkan untuk melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Lakukan foreplay sebelum berhubungan intim guna memancing produksi cairan kelamin agar penetrasi lebih mudah.
  • Hindari melakukan hubungan intim dengan cara kasar atau terlalu menggebu-gebu.
  • Gunakan alat kontrasepsi kondom saat berhubungan seksual untuk menghindari penyakit menular seksual (PMS).
  • Bersihkan alat kelamin dan area di sekitarnya sebelum dan sesudah berhubungan intim.
  • Biasakan buang air kecil sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual.

Itulah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kencing sakit setelah berhubungan intim. Namun, jika saat ini Anda telanjur mengalaminya, jangan sungkan untuk segera berkonusultasi ke dokter guna mendapat penanganan yang diperlukan.