Mosapec adalah obat batuk berdahak untuk mengencerkan serta memudahkan pengeluaran dahak pada saluran pernapasan. Umumnya, obat ini diresepkan untuk anak-anak yang mengalami batuk berdahak akibat infeksi saluran pernapasan, seperti bronkitis atau pneumonia.

Kandungan ambroxol dalam Mosapec bekerja dengan cara memecah dan mengencerkan lendir kental di saluran napas. Ketika sudah mengencer, lendir kental atau dahak tersebut menjadi lebih mudah dikeluarkan saat batuk

Mosapec

Berkat cara kerja ambroxol, dahak menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan ketika batuk. Alhasil, anak bisa bernapas lebih lega, serta beristirahat lebih nyaman sehingga cepat sembuh. 

Apa Itu Mosapec

Bahan aktif Ambroxol
Golongan  Obat resep
Kategori  Obat batuk jenis mukolitik (pengencer dahak)
Manfaat Mengencerkan dahak pada sejumlah kondisi, seperti batuk pilek, bronkitis akut, bronkitis kronis, emfisema, atau pneumonia
Digunakan oleh Anak-anak
Mosapec untuk ibu hamil dan menyusui Mosapec diperuntukkan bagi bayi dan anak-anak
Bentuk obat Sirop

Peringatan sebelum Menggunakan Mosapec

Sebelum memberikan obat ini kepada anak, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang dimiliki anak Anda. Mosapec tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap ambroxol.
  • Sampaikan kepada dokter jika anak Anda pernah atau sedang mengalami penyakit ginjal, tukak lambung, atau penyakit liver.
  • Informasikan kepada dokter jika anak Anda memiliki gangguan pernapasan kronis, seperti emfisema, bronkitis kronis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), atau asma yang sering kambuh.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter jika anak Anda mengalami batuk disertai dahak kental berwarna hijau atau kuning, maupun batuk berdarah.
  • Diskusikan dengan dokter sebelum memberikan Mosapec jika batuk yang anak Anda alami berlangsung lebih dari 3–4 minggu atau disertai demam tinggi, keringat dingin pada malam hari, atau berat badan turun secara drastis..
  • Sampaikan kepada dokter jika anak Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk antibiotik, suplemen, dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat pada anak Anda setelah mengonsumsi Mosapec.

Dosis dan Aturan Pakai Mosapec

Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Mosapec untuk menangani batuk berdahak berdasarkan usia pasien dan sediaan obatnya:

  • Anak usia 6–12 tahun: 5 ml (1 sendok takar), 2–3 kali sehari
  • Anak usia 2–6 tahun: 2,5 ml (½ sendok takar), 3 kali sehari
  • Anak usia >2 tahun: 2,5 ml (½ sendok takar), 2 kali sehari

Cara Menggunakan Mosapec dengan Benar 

Gunakanlah Mosapec sesuai aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau berdasarkan anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.

Pastikan untuk mengikuti cara menggunakan Mosapec dengan benar di bawah ini agar mendapat hasil pengobatan maksimal:

  • Minumlah Mosapec sebelum atau sesudah makan. 
  • Kocok botol Mosapec terlebih dahulu. Gunakan alat takar yang tersedia dalam kemasan agar dosisnya tepat.
  • Jika Anda lupa memberikan Mosapec untuk anak Anda, segera berikan obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Hentikan penggunaan Mosapec bila keluhan batuk berdahak anak Anda sudah membaik. Obat batuk dengan kandungan ambroxol hanya digunakan ketika ada keluhan saja.
  • Simpan Mosapec di tempat kering dan sejuk yang terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan mengonsumsi Mosapec sirop yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat sirop tidak boleh digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.

Interaksi Mosapec dengan Obat Lain 

Ambroxol di dalam Mosapec dapat berinteraksi dengan obat lain. Kandungan tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping dari antibiotik, seperti amoxicillin, cefuroxime, atau erythromycin, bila dikonsumsi secara bersamaan. 

Namun, interaksi ini tidak dianggap berbahaya sehingga Anda tetap bisa memberikan obat tersebut kepada anak jika diresepkan oleh dokter. Agar aman, konsultasikan dengan dokter via chat online sebelum menggunakan Mosapec bersama obat lain.

Efek Samping dan Bahaya Mosapec

Jika diminum sesuai aturan pakai atau anjuran dokter, Mosapec umumnya jarang menyebabkan efek samping. Namun, bila digunakan secara berlebihan, kandungan ambroxol di dalam obat ini bisa menimbulkan efek samping berikut:

  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Diare
  • Sensasi panas di ulu hati (heartburn)
  • Perut kembung
  • Mulut atau tenggorokan kering

Lakukan konsultasi lewat chat online jika efek samping di atas tidak hilang atau bertambah parah. Periksakan diri ke dokter atau kunjungi IGD rumah sakit terdekat jika mengalami gejala reaksi alergi obat, seperti ruam gatal, bengkak di bibir dan kelopak mata, atau sesak napas, setelah minum Mosapec.