Natrium picosulfat adalah obat yang digunakan untuk mengatasi konstipasi atau sulit buang air besar. Natrium picosulfat merupakan obat pencahar yang bekerja dengan dua cara, yaitu:

  • Meningkatkan penyerapan air ke dalam feses, sehingga melunakkan tekstur tinja.
  • Merangsang saraf dan otot di usus, sehingga meningkatkan pergerakan usus dalam proses pembuangan feses.

Merek dagang: laxoberon, pisucon

Natrium Picosulfat - Alodokter

Tentang Natrium Picosulfat

Golongan Laksatif (obat pencahar)
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi konstipasi
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori B: studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Natrium picosulfat belum diketahui diserap oleh ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter.

Bentuk obat Tetes oral

Peringatan:

  • Hati-hati menggunakan natrium picosulfat apabila sedang menderita gangguan saluran percernaan, seperti radang usus, obstruksi usus, dan penyakit usus buntu. 
  • Beri tahu dokter jika pernah atau sedang mengalami dehidrasi atau nyeri perut hebat yang disertai mual dan muntah.
  • Beri tahu dokter jika Anda baru saja menjalani operasi di bagian usus atau perut.
  • Natrium picosulfat sebaiknya digunakan secara hati-hati pada anak berusia di bawah 10 tahun.
  • Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herba.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

 Dosis Natrium Picosulfat

Kondisi

Bentuk obat Usia

Dosis

Konstipasi Obat tetes minum Dewasa 5-10 mg, sebagai dosis tunggal, dan dikonsumsi sebelum tidur malam
Anak-anak
  • 1 bulan hingga 4 tahun: 0,25 mg/kgBB. Dosis maksimal adalah 5 mg.
  • 4-10 tahun: 2,5-5 mg.
  • Di atas 10 tahun: 5-10 mg.

Obat dikonsumsi pada malam hari.

 Menggunakan Natrium Picosulfat dengan Benar

Ikutilah anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada label kemasan obat.

Natrium picosulfat tersedia dalam bentuk cairan tetes dan dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Kocok botol terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat.

Konsumsilah natrium picosulfat sesuai dosis yang ditentukan dokter dan pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Dosis biasanya disesuaikan dengan kondisi dan respons tubuh penderita.

Bila Anda lupa mengonsumsi natrium picosulfat, disarankan untuk segera melakukannya begitu ingat, jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Anda dianjurkan untuk menjalani diet sehat selama menjalani pengobatan dengan natrium picosulfate. Konsumsi makanan bernutrisi dan berserat, perbanyak konsumsi cairan, serta olahraga secara teratur, untuk membantu pemulihan fungsi usus.

Simpanlah natrium picosulfat pada suhu ruangan dan di dalam wadah tertutup untuk menghindari paparan sinar matahari, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah beberapa risiko yang dapat terjadi apabila natrium picosulfat digunakan dengan obat lain:

  • Meningkatnya risiko gangguan elektrolit, jika digunakan dengan diuretik atau kortikosteroid.
  • Berkurangnya efektivitas natrium picosulfat, jika digunakan dengan antibiotik.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Natrium Picosulfat

Efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi natrium picosulfat adalah:

  • Pusing
  • Diare
  • Nyeri atau kram perut
  • Mual dan muntah.

Segera hubungi dokter jika efek samping bertambah parah atau muncul gejala alergi, seperti gatal, ruam pada kulit, sulit bernapas, serta pembengkakan di bagian wajah, bibir, lidah, dan tenggorokan.