Nyeri di bagian wajah akibat sinusitis bisa terasa sangat mengganggu, apalagi jika disertai dengan hidung tersumbat atau sakit kepala. Agar cepat sembuh dan keluhannya tidak makin parah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan dengan mudah.

Peradangan di area sinus (sinusitis) bisa menyebabkan tekanan dan rasa sakit pada wajah, terutama di sekitar pipi, dahi, hidung, atau rahang atas. Rasa sakit bisa makin berat saat membungkuk atau bangun tidur. Tidak jarang, keluhan ini disertai dengan hidung tersumbat, sakit kepala di area dahi atau mata, dan demam.

Nyeri di Bagian Wajah Akibat Sinusitis, Begini Cara Meredakannya yang Ampuh - Alodokter

Nyeri di bagian wajah akibat sinusitis umumnya terjadi akibat peradangan dan penumpukan lendir di rongga sinus. Ada banyak faktor penyebabnya, seperti infeksi virus atau bakteri, alergi debu, polip hidung, sering terpapar asap rokok, atau kelainan pada struktur tulang hidung.

Cara Mengatasi Nyeri di Bagian Wajah Akibat Sinusitis

Untuk meredakan nyeri wajah akibat sinusitis, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah maupun dengan bantuan obat-obatan medis. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dicoba:

1. Kompres hangat

Kompres hangat bisa menjadi pertolongan pertama di rumah untuk membantu meredakan nyeri di bagian wajah akibat sinusitis. Dengan menempelkan handuk hangat pada area yang terasa sakit, seperti pipi, dahi, atau hidung, suhu hangat dapat membantu membuka saluran sinus yang tersumbat.

Selain itu, panas dari kompres juga membantu melancarkan aliran darah di sekitar wajah sehingga mengurangi ketegangan otot dan rasa sakit.

Cara membuat kompres hangat cukup mudah, yaitu dengan merendam handuk bersih ke dalam air hangat, lalu peras hingga lembap, kemudian tempelkan pada wajah selama 10–15 menit. Ulangi beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.

2. Mengonsumsi obat pereda nyeri

Menggunakan obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, merupakan langkah yang sering direkomendasikan untuk mengurangi nyeri wajah akibat sinusitis. Obat-obatan ini bekerja dengan cara menekan respon peradangan di tubuh dan menurunkan rasa sakit.

Selain membantu meredakan nyeri, obat pereda nyeri juga dapat menurunkan demam yang kadang menyertai sinusitis. Agar aman, selalu gunakan obat pereda nyeri sesuai dosis yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter.

3. Menghirup uap hangat

Cara lain untuk meredakan nyeri di bagian wajah akibat sinusitis adalah dengan menghirup uap hangat. Uap hangat efektif dalam membuat lendir di sinus menjadi lebih encer, sehingga lebih mudah dikeluarkan dan tekanan di wajah berkurang.

Untuk membuat uap hangat pun mudah, cukup tuang air panas ke dalam baskom, lalu dekatkan wajah ke baskom sambil menutupi kepala dengan handuk. Hirup uapnya perlahan selama 10–15 menit. Lakukanlah cara ini sebanyak 1–2 kali sehari dan pastikan air tidak terlalu panas supaya kulit tidak terluka.

4. Menjaga hidrasi tubuh

Air putih sangat penting untuk mengencerkan lendir di saluran sinus. Selain itu, cairan juga membantu mempercepat proses pemulihan tubuh dari infeksi. Untuk mencukupi kebutuhan cairan, usahakan minum air putih sekitar 8 gelas sehari atau lebih sesuai kebutuhan.

Hindari minuman berkafein atau beralkohol karena bisa membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Dengan menjaga hidrasi tubuh, gejala sinusitis, seperti hidung tersumbat dan nyeri wajah, bisa lebih cepat mereda.

5. Menggunakan semprotan hidung saline

Menggunakan semprotan hidung saline (air garam steril) dapat membersihkan rongga hidung dari lendir dan kotoran yang menumpuk akibat sinusitis. Semprotan ini juga mampu melembapkan saluran hidung sehingga pembengkakan bisa berkurang dan pernapasan menjadi lebih lega.

Cara pemakaiannya mudah, cukup semprotkan saline ke lubang hidung sesuai petunjuk pada kemasan. Semprotan hidung ini bisa digunakan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.

6. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup juga tidak kalah penting untuk meredakan gejala sinusitis. Dengan tidur dan beristirahat, tubuh punya waktu untuk melawan infeksi dan mempercepat pemulihan.

Oleh karena itu, usahakan tidur minimal 7–8 jam sehari dan hindari aktivitas berat terlebih dahulu. Jika tubuh terasa lelah, sebaiknya jangan dipaksakan untuk beraktivitas.

7. Menghindari asap dan polutan

Menghindari asap dan polutan penting agar gejala sinusitis tidak makin parah. Asap rokok, debu, dan polusi udara bisa membuat hidung dan sinus makin iritasi, sehingga nyeri di bagian wajah bertambah.

Cobalah untuk selalu berada di ruangan yang bersih dan bebas asap. Jika perlu keluar rumah, pakai masker supaya hidung terlindungi dari polusi dan debu. Dengan menghindari asap dan polutan, proses penyembuhan sinusitis bisa berjalan lebih cepat.

Sinusitis ringan biasanya tidak menyebabkan komplikasi berat jika segera ditangani. Namun, sinusitis yang dibiarkan dapat berkembang menjadi infeksi lebih serius dan menyebar ke jaringan sekitar sinus.

Menjaga kebersihan lingkungan, rutin mencuci tangan, dan mengelola alergi adalah langkah penting untuk menghindari sinusitis kambuh. Selain itu, jalani pola hidup sehat untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Segera periksakan diri ke dokter apabila nyeri di bagian wajah akibat sinusitis muncul terus-menerus atau disertai gejala berat, seperti pembengkakan wajah hebat, cairan bernanah dari hidung, gangguan penglihatan, atau demam tinggi yang tidak turun.

Anda juga bisa memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter di ALODOKTER untuk konsultasi cepat, atau Buat Janji Dokter jika membutuhkan pemeriksaan langsung di fasilitas kesehatan. Penanganan yang tepat sangat penting agar kondisi sinusitis tidak semakin berat, sehingga aktivitas Anda dapat kembali lancar.

Jika nyeri wajah berat atau berlangsung lama, dokter bisa meresepkan antibiotik (bila terbukti ada infeksi bakteri) atau melakukan tindakan lain, seperti membersihkan rongga sinus.