Nyeri yang muncul pada malam hari bisa membuat tidur terganggu dan badan terasa lelah saat bangun. Biasanya, ini terjadi karena lelah setelah beraktivitas. Namun, nyeri malam juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius, terlebih jika disertai gejala lain, seperti nyeri hebat atau sesak napas.
Nyeri yang muncul pada malam hari bisa berbeda-beda pada tiap orang, tergantung bagian tubuh yang terkena. Ada yang mengalami nyeri di persendian, otot, punggung, perut, atau bahkan kepala. Penyebabnya pun bermacam-macam, mulai dari aktivitas fisik berlebihan, posisi tidur yang tidak tepat, hingga mengalami penyakit tertentu.

Terkadang, nyeri justru terasa lebih parah saat tubuh sedang beristirahat sehingga makin mengganggu waktu tidur.
Penyebab Umum Nyeri yang Muncul pada Malam Hari
Ada berbagai faktor penyebab nyeri yang muncul pada malam hari, di antaranya:
1. Aktivitas fisik berlebihan di siang hari
Olahraga atau aktivitas berat, seperti mengangkat beban, berdiri lama, atau melakukan pekerjaan rumah tangga, dapat membuat otot dan sendi menjadi lelah dan tegang. Saat tubuh beristirahat di malam hari, otot yang tegang tersebut akan terasa nyeri karena mulai menjalani proses pemulihan.
2. Posisi tidur yang kurang tepat
Tidur dengan bantal yang terlalu tinggi, kasur yang terlalu keras atau terlalu empuk, atau posisi tubuh yang salah bisa menyebabkan nyeri yang muncul pada malam hari. Soalnya, hal tersebut memberikan tekanan pada bagian tubuh tertentu, sehingga otot dan sendi di area tersebut menjadi kaku atau nyeri.
3. Nyeri otot dan sendi
Beberapa penyakit seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, atau asam urat dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada sendi. Di malam hari, saat aktivitas fisik berkurang, aliran darah ke sendi akan menurun. Hal inilah yang menyebabkan nyeri yang muncul pada malam hari.
4. Gangguan pada saraf
Kondisi seperti saraf kejepit atau neuropati diabetik sering menimbulkan sensasi nyeri, seperti tersengat, kesemutan, atau terbakar. Rasa nyerinya akan makin nyata di malam hari, sebab kurangnya rangsangan dan suasana yang tenang.
5. Penyakit kronis
Beberapa penyakit menimbulkan nyeri khas yang muncul di malam hari, contohnya maag dan GERD. Penyakit ini menyebabkan nyeri atau panas di ulu hati ketika berbaring.
Selain itu, penyakit batu ginjal juga dapat menyebabkan nyeri hebat di punggung atau pinggang. Kondisi ini terkadang bisa sampai membuat penderitanya terbangun di tengah malam karena merasa kesakitan.
6. Stres dan kecemasan
Tanpa disadari, stres atau cemas yang menumpuk sepanjang hari dapat menyebabkan otot menjadi tegang lho. Nah, saat malam hari, terutama ketika sudah berbaring dalam suasana yang tenang, Barulah Anda akan merasakan nyeri atau pegal di berbagai bagian tubuh.
Sebagian besar nyeri di malam hari memang tidak berbahaya. Namun, jika nyeri sering terjadi, tidur Anda bisa terganggu dan tubuh menjadi lebih mudah lelah.
Cara Mencegah Nyeri pada Malam Hari
Untuk mencegah nyeri yang muncul pada malam hari, Anda bisa mencoba beberapa langkah berikut:
- Lakukan peregangan ringan sebelum tidur agar otot tidak kaku.
- Sesuaikan posisi tidur dan gunakan bantal serta kasur yang nyaman.
- Hindari aktivitas berat menjelang malam.
- Jaga berat badan ideal supaya sendi dan tulang tidak memperoleh beban berlebih.
- Kelola stres dengan teknik relaksasi atau meditasi sebelum tidur.
Jika nyeri malam tidak kunjung membaik setelah melakukan perawatan di rumah, atau justru semakin berat, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Terlebih, apabila nyeri sangat parah dan tidak hilang-hilang, atau disertai demam tinggi, sesak napas, nyeri dada, dan tiba-tiba sulit bergerak.
Jangan abaikan nyeri yang muncul pada malam hari, karena bisa jadi merupakan tanda adanya gangguan kesehatan. Anda dapat melakukan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan solusi yang tepat dan sesuai kebutuhan.