Ada beragam obat tetes telinga yang bagus dan bisa didapatkan di apotek atau dengan resep dokter untuk mengatasi berbagai keluhan pada telinga. Penggunaan obat tetes telinga harus disesuaikan dengan penyebab keluhan agar obat dapat bekerja dengan optimal.

Obat tetes telinga dapat digunakan untuk mengatasi ketidaknyamanan pada telinga, seperti telinga gatal, nyeri, dan terasa penuh. Selain itu, obat tetes telinga juga dapat membantu menghilangkan kotoran telinga dan mengobati infeksi telinga.

Obat Tetes Telinga yang Bagus Sesuai Penyebab Keluhan - Alodokter

Sebelum menggunakan obat tetes telinga, ketahui terlebih dahulu penyebab keluhan yang Anda alami. Setelah itu, barulah Anda membeli atau mendapatkan rekomendasi dokter mengenai obat tetes telinga yang bagus.

Sesuaikan dengan Penyebab Keluhan

Obat tetes telinga dapat dibeli dengan bebas di apotek atau diresepkan oleh dokter. Berikut ini adalah beragam penyebab sakit telinga serta jenis obat tetes telinga yang bagus dan tepat untuk mengatasi keluhan tersebut:

1. Telinga kemasukan air

Air yang masuk ke telinga saat berenang atau mandi dapat membuat telinga terasa penuh. Selain itu, air yang menggenang di saluran telinga dapat menjadi tempat bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak.

Obat tetes telinga dengan kandungan isopropil alkohol dan gliserin dapat membantu mengeringkan telinga, sehingga mengurangi risiko terjadinya infeksi. Obat ini dapat dibeli secara bebas di apotek.

2. Penumpukan kotoran telinga

Fungsi kotoran telinga sebenarnya adalah untuk melindungi dan melumasi telinga. Dalam jumlah normal, kotoran telinga tidak perlu sering dibersihkan karena dapat keluar dengan sendirinya.

Namun, ada kalanya kotoran telinga tidak bisa keluar karena mengeras atau mengering hingga menumpuk di dalam telinga. Jika telinga terasa penuh, gatal, nyeri, atau berdenging, hal ini bisa menjadi tanda penumpukan kotoran telinga.

Penumpukan kotoran telinga dapat diatasi dengan obat tetes telinga di apotek yang mengandung bahan-bahan berikut ini:

  • Minyak mineral atau minyak nabati
  • Gliserin
  • Karbamid peroksida
  • Hidrogen peroksida
  • Sodium bikarbonat
  • Larutan salin
  • Asam asetat

3. Infeksi bakteri

Bakteri dapat menjadi penyebab infeksi telinga bagian luar, tengah, dan dalam. Sakit telinga akibat infeksi bakteri umumnya dapat sembuh dengan sendirinya.

Namun, jika keluhan tidak membaik dalam 3 hari atau keluar cairan dari telinga, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Berikut ini adalah obat tetes telinga bagus untuk mengatasi infeksi bakteri yang bisa diberikan oleh dokter:

  • Antibiotik, seperti ciprofloxacin dan ofloxacin, untuk membasmi bakteri
  • Kortikosteroid, seperti dexamethasone, untuk meredakan peradangan telinga
  • Anestetik, seperti benzokain dan analgesic, untuk mengurangi nyeri dan peradangan telinga

4. Infeksi jamur

Obat tetes telinga yang bagus untuk mengatasi infeksi jamur adalah yang mengandung clotrimazole, miconazole, atau fluconazole. Obat antijamur tersebut umumnya juga disertai dengan kandungan kortikosteroid untuk meredakan peradangan telinga akibat infeksi jamur.

Namun, penggunaan obat ini sebaiknya dilakukan setelah keluhan yang Anda alami diperiksa dan dipastikan penyebabnya oleh dokter.

Anda perlu memperhatikan cara penggunaan obat tetes telinga yang bagus. Pastikan obat telinga diteteskan dengan cara yang benar. Gunakanlah obat sesuai dosis yang tertera pada kemasan atau petunjuk dari dokter.

Menggunakan obat tetes telinga dengan benar akan memaksimalkan masuknya obat ke dalam saluran telinga dan menyembuhkan keluhan Anda.

Jika keluhan pada telinga tidak membaik setelah 3 hari, setelah menggunakan obat tetes telinga yang bagus, atau disertai keluhan lain, seperti demam, sakit kepala, pusing, dan nyeri yang tidak tertahankan, jangan menunda untuk menemui dokter guna mendapat pemeriksaan dan pengobatan.