Oralax adalah obat pencahar yang berfungsi mengatasi masalah sembelit atau susah buang air besar (BAB). Obat ini hanya bisa digunakan dalam jangka pendek, yaitu tidak lebih dari 5 hari, kecuali atas persetujuan dokter.
Dalam Oralax terdapat kandungan bisacodyl. Bahan aktif ini bekerja dengan cara meningkatkan pergerakan usus besar, sehingga tinja dan gas yang menumpuk di dalam usus bisa terdorong keluar. Dengan begitu, BAB dapat lebih lancar serta keluhan perut kembung pun tertangani.

Selain untuk mengatasi sembelit, Oralax juga kerap diresepkan untuk membersihkan usus sebelum menjalani operasi atau pemeriksaan medis tertentu, termasuk kolonoskopi. Oralax umumnya bekerja 6–12 jam setelah diminum.
Apa Itu Oralax
| Bahan aktif | Bisacodyl 5 mg |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Obat pencahar |
| Manfaat | Mengatasi sembelit atau konstipasi |
| Membersihkan usus sebelum tindakan medis tertentu, seperti operasi usus atau kolonoskopi | |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak usia 6 tahun ke atas |
| Oralax untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko bisacodyl terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Jika Anda sedang hamil, berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan Oralax. | |
| Oralax untuk ibu menyusui | Belum diketahui pasti apakah Oralax dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. |
| Penggunaan Oralax pada ibu menyusui harus berada di bawah pengawasan dokter | |
| Bentuk obat | Tablet salut entrik |
Peringatan sebelum Menggunakan Oralax
Meskipun masuk dalam obat bebas terbatas, penggunaan Oralax tetap perlu dilakukan secara hati-hati mencegah efek samping yang tidak diinginkan. Hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat ini adalah:
- Informasikan kepada dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Orang yang alergi dengan kandungan bisacodyl tidak boleh minum Oralax.
- Sampaikan kepada dokter apabila Anda atau keluarga memiliki riwayat aritmia, kelainan pada hasil EKG, atau henti jantung mendadak pada usia muda.
- Bicarakan dengan dokter jika Anda sedang atau pernah terkena usus buntu, penyumbatan usus, peradangan pada usus, dehidrasi berat, atau nyeri perut hebat yang disertai muntah.
- Sampaikan kepada dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi Oralax apabila berencana menjalani tindak medis tertentu, termasuk operasi gigi.
- Diskusikan dengan dokter sebelum mengonsumsi Oralax, jika Anda mengalami perdarahan rektum atau perubahan pola buang air besar yang berlangsung lebih dari 2 minggu.
- Beri tahu dokter bahwa Anda sedang hamil, menyusui, atau berencana untuk hamil.
- Konsultasikan dengan dokter perihal keamanan konsumsi Oralax bersama dengan obat, suplemen, atau produk herbal tertentu. Tujuannya untuk menghindari terjadinya interaksi obat.
- Batasi penggunaan Oralax maksimal 5 hari, kecuali atas anjuran dokter. Pemakaian jangka panjang dapat memicu dehidrasi, gangguan elektrolit, atau penurunan kadar kalium dalam tubuh.
- Kunjungi dokter segera ketika timbul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah minum obat ini.
Dosis dan Aturan Penggunaan Oralax
Dosis Oralax dapat berbeda pada tiap orang karena disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, dan respons tubuh terhadap obat. Secara umum, dosis Oralax untuk mengatasi konstipasi berdasarkan usia, adalah:
- Dewasa: 5–10 mg, 1 kali sehari sebelum tidur (maksimal 15 mg per hari)
- Anak usia 4–10 tahun: 5 mg per hari
Untuk kebutuhan khusus, seperti persiapan pemeriksaan atau tindakan medis tertentu, seperti kolonoskopi, dosis konsumsi Oralax akan ditentukan oleh dokter.
Cara Menggunakan Oralax dengan Benar
Penggunaan Oralax sebaiknya dilakukan sesuai aturan pakai yang tercantum pada kemasan atau berdasarkan rekomendasi dokter. Jangan mengubah dosis sendiri karena dapat meningkatkan risiko efek samping.
Agar pengobatan berjalan efektif, simak panduan penggunaan Oralax berikut:
- Oralax sebaiknya diminum saat perut dalam keadaan kosong atau pada malam hari. Tujuannya agar BAB mejadi lebih lancar pada pagi harinya.
- Telan tablet Oralax secara utuh dengan bantuan air putih. Jangan mengonsumsi obat ini bersama dengan susu atau mengunyah obat ini.
- Hindari penggunaan antasida bersamaan dengan Oralax. Jika diperlukan, beri jarak waktu minimal 2 jam sebelum atau sesudah minum Oralax.
- Hentikan pemakaian obat ini apabila keluhan sembelit telah teratasi atau jika sudah dikonsumsi selama 5 hari. Penggunaan jangka panjang harus atas persetujuan dokter.
- Simpan Oralax di tempat kering, sejuk, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Selain minum Oralax, Anda juga dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi makanan berserat dan air putih yang cukup agar BAB dapat menjadi lebih lancar.
Interaksi Oralax dengan Obat Lain
Konsumsi obat yang mengandung bisacodyl, seperti Oralax, bersamaan dengan obat, suplemen, atau produk herbal tertentu berpotensi menyebabkan interaksi obat. Berikut adalah efek interaksi obat Oralax:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping Oralax, jika diminum bersama dengan obat pencahar lainnya
- Peningkatan risiko terjadinya dehidrasi atau hipokalemia, ketika diminum bersama dengan obat kortikosteroid atau obat diuretik
- Penurunan efektivitas Oralax, saat dikonsumsi bersama obat antasida, seperti aluminium hidroksida tanpa adanya jeda 2 jam.
Sebelum menggabungkan Oralax dengan obat, suplemen, atau produk herbal lainnya, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter agar risiko interaksi bisa dihindari. Konsultasi dapat dilakukan langsung atau melalui Chat Bersama Dokter.
Efek Samping dan Bahaya Oralax
Konsumsi obat yang mengandung bisacodyl, seperti Oralax mungkin untuk memicu terjadinya efek samping, seperti:
- Mual
- Muntah
- Lemas
- Diare
- Vertigo
- Nyeri atau kram perut
Efek samping tersebut biasanya akan mereda dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, ketika tidak juga membaik atau makin parah, sebaiknya konsultasikan kepada dokter.
Segera hubungi dokter ketika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius berikut ini:
- Pusing parah
- Seperti akan pingsan
- Diare atau muntah terus-menerus
- Kram atau lemah otot
- Detak jantung tidak teratur
- Jarang buang air kecil
- Tidak juga BAB buang air besar lebih dari 12 jam setelah minum Oralax
- Linglung