Palbonat adalah obat untuk mengobati kanker payudara stadium lanjut atau kanker payudara yang sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Obat ini diberikan pada jenis kanker payudara tertentu dengan reseptor hormon positif dan HER2 negatif.

Palbonat mengandung palbociclib yang bekerja dengan cara menghambat proses pembelahan sel kanker sehingga pertumbuhannya dapat diperlambat. Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul dan umumnya dikombinasikan dengan terapi hormon, seperti letrozole atau fulvestrant, untuk meningkatkan efektivitas pengobatan. 

Palbonat

Palbonat digunakan sebagai terapi jangka panjang untuk membantu mengendalikan perkembangan kanker. Obat ini hanya boleh digunakan dengan resep dan pengawasan dokter spesialis onkologi karena berkaitan dengan kondisi kanker yang kompleks dan berisiko.

Produk Palbonat

Palbonat tersedia dalam 3 varian, yaitu:

  • Palbonat 75 mg Kapsul, yang tiap kapsulnya mengandung 75 mg palbociclib.
  • Palbonat 100 mg Kapsul, dengan kandungan 100 mg palbociclib tiap kapsul.
  • Palbonat 125 mg Kapsul, dengan kandungan 125 mg palbociclib tiap kapsul.

Apa Itu Palbonat

Bahan aktif Palbociclib 
Golongan Obat resep
Kategori Terapi target untuk kanker
Manfaat Pengobatan kanker payudara stadium lanjut atau yang sudah menyebar (metastasis)
Digunakan oleh Dewasa 
Palbonat untuk ibu hamil Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan obat terhadap ibu hamil maupun janin. Oleh karena itu, obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, kecuali jika dokter menyarankan.
Obat ini tidak dianjurkan untuk wanita hamil karena potensi bahaya pada janin. Jika Anda sedang hamil, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
Palbonat untuk ibu menyusui Kandungan palbociclib dalam Palbonat belum diketahui dapat masuk ke dalam ASI atau tidak. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini agar keamanan ibu dan bayi tetap terjaga.
Bentuk obat Kapsul 

Peringatan sebelum Menggunakan Palbonat

Palbonat hanya bisa didapat dengan resep dokter, baik tertulis maupun e-resep dari konsultasi online. Sebelum mulai menggunakannya, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui:

  • Informasikan ke dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap palbociclib atau obat golongan sejenis.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang atau pernah mengalami penyakit liver, ginjal, paru-paru, gangguan darah, cacar air, sariawan, herpes atau infeksi lain.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. 
  • Wanita dengan potensi hamil harus menggunakan kontrasepsi efektif selama terapi dan minimal 3 minggu setelah dosis terakhir.
  • Pria dengan pasangan wanita yang berpotensi hamil juga harus menggunakan kontrasepsi efektif selama terapi dan 3 bulan setelah dosis terakhir.
  • Selalu konsultasikan obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda konsumsi agar dokter dapat mencegah interaksi yang tidak diinginkan.
  • Palbonat dapat menurunkan jumlah sel darah putih dalam tubuh, yang membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Karena itu, penting untuk rutin memeriksakan darah.
  • Segera hubungi dokter jika Anda mengalami tanda infeksi seperti demam, menggigil, atau luka yang sulit sembuh setelah menggunakan Palbonat.

Dosis dan Aturan Pakai Palbonat

Dosis Palbonat bisa berbeda pada tiap orang, tergantung jenis gangguan yang dialami dan seberapa parah kondisinya. Secara umum, dosisnya adalah sebagai berikut:

Dosis: 125 mg sekali sehari selama 21 hari, lalu istirahat 7 hari (siklus 28 hari). Dokter bisa menyesuaikan dosis menjadi 100 mg atau 75 mg jika diperlukan.

Cara Menggunakan Palbonat dengan Benar

Gunakan Palbonat sesuai anjuran dokter dan aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter. Perhatikan langkah-langkah berikut agar Palbonat dapat bekerja secara optimal:

  • Palbonat dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Jika Anda menjalani kemoterapi atau radioterapi, konsultasikan dengan dokter waktu terbaik untuk mengonsumsi obat agar efek samping mual dapat dikurangi.
  • Telan kapsul Palbonat secara utuh dengan air putih. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkannya terlebih dahulu.
  • Konsumsilah Palbonat pada waktu yang sama setiap hari. Jika Anda lupa, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu dosis berikutnya sudah dekat, lewati dosis yang terlupa dan jangan menggandakan dosis.
  • Lakukan kontrol rutin sesuai jadwal dokter agar kondisi dan respons terapi dapat dipantau.
  • Jangan menggunakan Palbonat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Simpan Palbonat di tempat yang sejuk dan kering, pada suhu ruangan, terhindar dari paparan sinar matahari langsung serta di luar jangkauan anak-anak.

Menggunakan obat sesuai petunjuk dapat mengurangi risiko efek samping. Jika Anda masih ragu atau merasa ada keluhan setelah minum obat, segera konsultasikan dengan dokter.

Interaksi Palbonat dengan Obat Lain

Palbonat dapat berinteraksi dengan beberapa obat lain. Berikut interaksi yang perlu diperhatikan:

  • Penurunan efektivitas obat jika digunakan bersama rifampisin, fenitoin, carbamazepin, enzalutamida
  • Peningkatan kadar palbociclib dalam plasma jika digunakan bersamaan dengan itrakonazol, ketokonazol, lopinavir, telitromisin
  • Peningkatan risiko efek samping jika digunakan bersama dengan fentanil, midazolam, ergotamin, siklosporin
  • Penurunan efektivitas obat jika digunakan bersamaan dengan rabeprazol saat perut kosong

Untuk menghindari efek yang tidak diinginkan, pastikan Anda memberi tahu dokter tentang semua obat yang sedang Anda konsumsi sebelum menggunakan Palbonat.

Efek Samping dan Bahaya Palbonat

Palbonat dapat membantu meredakan gejala sakit maag atau nyeri lambung. Namun, obat ini juga bisa menimbulkan efek samping pada sebagian orang, antara lain:

  • Mudah lelah
  • Mual
  • Sariawan
  • Rambut rontok ringan
  • Nyeri sendi atau otot

Apabila efek samping atau keluhan terus berlanjut tanpa perbaikan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, baik melalui fitur Chat Bersama Dokter maupun dengan membuat janji untuk pemeriksaan langsung.

Segera periksakan diri ke dokter dan hentikan penggunaan Palbonat bila muncul reaksi yang mengindikasikan efek samping serius, antara lain:

  • Reaksi alergi obat seperti kulit gatal, bengkak, sesak napas, atau ruam kulit
  • Penurunan jumlah sel darah putih (neutropenia) yang ditandai dengan mudah terkena infeksi, demam, sakit tenggorokan, atau luka yang sulit sembuh.