Perbedaan IGD dan UGD sering kali membuat masyarakat bingung saat mencari pertolongan medis darurat. Padahal, memahami perbedaan istilah ini sangat penting agar Anda bisa segera menuju layanan yang tepat ketika menghadapi kondisi gawat darurat.

Banyak orang masih mengira bahwa IGD dan UGD adalah dua unit yang berbeda, padahal keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu memberikan penanganan cepat terhadap pasien yang membutuhkan pertolongan segera.

5 Perbedaan IGD dan UGD, Kenali Fungsi dan Layanannya - Alodokter

Kesalahpahaman ini bisa membuat seseorang ragu, bahkan terlambat membawa pasien ke rumah sakit. Oleh karena itu, penting untuk mengenali perbedaan IGD dan UGD beserta fungsinya. 

Inilah Perbedaan IGD dan UGD

Agar tidak salah paham, berikut beberapa poin penting yang menjadi perbedaan IGD dan UGD berdasarkan praktiknya di rumah sakit di Indonesia:

1. Berdasarkan pengertian

Perbedaan IGD dan UGD yang paling mendasar terletak pada kepanjangan istilahnya.

  • IGD (Instalasi Gawat Darurat) merupakan istilah resmi yang kini digunakan di seluruh rumah sakit di Indonesia.
  • UGD (Unit Gawat Darurat) adalah istilah lama yang sebelumnya lebih populer sebelum adanya standarisasi dari pemerintah.

Keduanya sama-sama menunjuk pada bagian rumah sakit yang berfungsi menangani pasien dalam keadaan gawat darurat, seperti kecelakaan, serangan jantung, perdarahan berat, atau kehilangan kesadaran mendadak.

Dengan kata lain, tidak ada perbedaan fungsi antara IGD dan UGD, hanya istilah dan penggunaannya yang berbeda secara administratif.

2. Berdasarkan perkembangan istilah

Sebelum tahun 2010-an, istilah UGD lebih umum digunakan di fasilitas kesehatan. Namun, seiring perkembangan sistem rumah sakit dan kebutuhan standarisasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan penggunaan istilah Instalasi Gawat Darurat (IGD) agar selaras dengan struktur organisasi rumah sakit yang berbasis instalasi layanan.

Perubahan ini juga dilakukan untuk mempermudah akreditasi rumah sakit dan penyesuaian dokumen resmi, seperti pedoman pelayanan medis dan sistem pelaporan. Oleh karena itu, saat ini Anda akan lebih sering melihat tulisan IGD di papan nama rumah sakit modern, baik negeri maupun swasta.

3. Berdasarkan fungsi dan layanan yang diberikan

Secara fungsi, baik IGD maupun UGD bertujuan memberikan pelayanan medis darurat yang cepat, tepat, dan terkoordinasi. Berikut beberapa jenis layanan yang umumnya tersedia di IGD:

  • Pelayanan triase: proses penentuan tingkat kegawatan pasien, apakah membutuhkan penanganan segera, bisa menunggu, atau perlu dirujuk ke spesialis tertentu.
  • Pelayanan resusitasi: penanganan segera untuk pasien dengan henti jantung, gagal napas, atau kehilangan kesadaran.
  • Observasi dan stabilisasi: untuk pasien yang membutuhkan pemantauan intensif sebelum dirujuk ke ruang rawat inap atau ICU.
  • Penanganan trauma dan kecelakaan: termasuk perawatan luka, patah tulang, dan cedera kepala.
  • Pelayanan rujukan: bila kondisi pasien memerlukan tindakan lanjutan oleh spesialis.

Tenaga medis di IGD terdiri dari dokter jaga, perawat gawat darurat, dan tenaga penunjang medis, yang semuanya terlatih dalam menghadapi situasi darurat dengan cepat dan aman.

4. Berdasarkan letak dan fasilitas

IGD atau UGD biasanya berada di bagian depan rumah sakit, dekat dengan akses jalan utama agar mempermudah pasien atau ambulans masuk. Di dalamnya tersedia berbagai fasilitas penting, seperti:

  • Ruang triase untuk penilaian awal kondisi pasien
  • Ruang resusitasi dengan alat bantu napas dan defibrillator
  • Ruang observasi dan tindakan medis cepat
  • Peralatan medis darurat seperti alat pacu jantung, oksigen, serta peralatan bedah minor

Selain itu, IGD atau UGD juga terhubung langsung dengan laboratorium, radiologi, dan ruang operasi untuk mempercepat proses diagnosis serta tindakan medis lanjutan.

5. Berdasarkan istilah yang digunakan di berbagai daerah

Perbedaan IGD dan UGD berikutnya adalah penggunaan nama di daerah tertentu. Walau istilah IGD kini lebih banyak digunakan, masih ada beberapa rumah sakit di daerah yang tetap memakai istilah UGD, terutama fasilitas yang belum memperbarui sistem administratifnya. Namun, hal ini tidak berpengaruh terhadap kualitas atau jenis layanan yang diberikan.

Baik Anda menemukan tulisan IGD maupun UGD, keduanya tetap merujuk pada tempat layanan medis darurat yang sama, dengan standar pelayanan sesuai regulasi Kementerian Kesehatan.

Kapan Harus Segera Pergi ke IGD atau UGD

Mengetahui kapan waktu yang tepat untuk pergi ke IGD sangat penting agar pasien mendapatkan pertolongan secepatnya. Berikut beberapa kondisi yang harus segera ditangani di IGD:

  • Nyeri dada hebat atau mendadak (dugaan serangan jantung)
  • Sesak napas berat atau sulit bernapas
  • Penurunan kesadaran, pingsan, atau kejang berkepanjangan
  • Perdarahan hebat atau luka besar akibat kecelakaan
  • Cedera kepala, patah tulang, atau luka bakar luas
  • Gejala stroke seperti mulut mencong, bicara pelo, atau lemah separuh tubuh

Jika Anda atau keluarga mengalami gejala di atas, segera bawa ke IGD terdekat untuk mendapatkan penanganan segera.  Jika Anda masih ragu apakah kondisi yang dialami termasuk gawat darurat, Anda dapat Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran medis awal.

Namun, bila muncul tanda bahaya seperti sesak napas berat, nyeri dada, perdarahan hebat, atau penurunan kesadaran, segera bawa pasien ke IGD terdekat agar mendapatkan penanganan segera dan menyelamatkan nyawa.

Tips Menghadapi Kondisi Gawat Darurat

Dalam situasi darurat, kecepatan dan ketenangan sangat menentukan keselamatan pasien. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  1. Jangan panik. Pastikan pasien tetap aman dan tidak mengalami cedera tambahan.
  2. Hubungi nomor darurat atau layanan ambulans rumah sakit terdekat.
  3. Siapkan identitas pasien dan informasi kesehatan penting, seperti alergi obat atau riwayat penyakit kronis.
  4. Ikuti arahan petugas medis, baik di lapangan maupun saat di IGD.

Langkah-langkah ini akan membantu tenaga medis memberikan tindakan lebih cepat dan tepat sesuai kondisi pasien.

Memahami perbedaan IGD dan UGD membantu Anda mengambil keputusan cepat dan tepat dalam kondisi darurat. Meskipun istilahnya berbeda, keduanya memiliki fungsi dan layanan yang sama untuk menangani pasien gawat darurat.

Selalu kenali lokasi IGD rumah sakit terdekat dari tempat tinggal Anda, dan gunakan layanan Chat Bersama Dokterdi aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran medis langsung dari dokter jika gejala masih ringan. Namun, jika kondisi mengancam nyawa, jangan tunda dan segera ke IGD untuk mendapatkan penanganan darurat terbaik.