Luka lecet sering terjadi ketika kulit bergesekan dengan permukaan yang kasar, sehingga mengelupas lapisan atas kulit. Meski tergolong luka ringan, tapi luka ini juga memerlukan perawatan.

Kulit terdiri dari bagian teratas, disebut epidermis, dan bagian di bawahnya disebut dermis. Sebagai organ tubuh terluar dan terluas dari tubuh, kulit rentan terkena goresan dan terluka.

Pertolongan Pertama Merawat Luka Lecet - Alodokter

Pada umumnya, luka lecet terjadi di lapisan epidermis kulit. Luka ini tidak separah luka sayat atau robek, yang menyebabkan perdarahan hebat. Tetapi, luka lecet yang dalam dapat meninggalkan bekas atau jaringan parut pada kulit.

Luka lecet adalah salah satu dari jenis luka terbuka (open wound) yang dapat terjadi pada permukaan luar kulit. Selain luka lecet, terdapat beberapa jenis luka lainnya yang perlu diketahui, yaitu luka sayat yang bisa terjadi akibat benda tajam seperti pisau cukur, luka robek yang juga bisa disebabkan oleh benda tajam seperti pisau, luka tusuk yang disebabkan oleh tusukan benda runcing seperti paku, dan luka terkelupas yang disebabkan oleh ledakan atau tembakan.

Mengobati Luka Lecet di Rumah

Pada tingkatan yang ringan, luka lecet umumnya dapat ditangani sendiri di rumah. Namun perlu diingat, Anda harus mencuci tangan dengan air dan sabun hingga bersih sebelum membersihkan luka. Berikut cara yang dapat dilakukan sebagai upaya perawatan luka. Di antaranya:

  • Bersihkan luka dari kotoran yang mungkin menempel di bawah air mengalir atau menggunakan larutan garam (cairan saline) steril hingga bersih.
  • Gunakan sabun lembut seperti sabun bayi untuk membersihkan luka. Sebaiknya hindari menggunakan bahan-bahan pembersih mengandung alkohol, iodine, ataupun hidrogen peroksida langsung di luka terbuka karena dapat menyebabkan iritasi dan perih.
  • Oleskan antibiotik untuk membuat luka tetap lembap, sehingga mempercepat penyembuhan, serta mencegah infeksi.
  • Tutup luka dengan kasa steril yang lembut dan ganti setiap hari.
  • Obat pereda nyeri terkadang diperlukan untuk menangani luka lecet yang terasa sakit dan berukuran besar. Tetapi, hindari mengonsumsi aspirin karena berisiko memperpanjang waktu perdarahan.
  • Hindari luka dari pajanan sinar matahari untuk mencegah hiperpigmentasi permanen.
  • Periksakan ke dokter jika perdarahan luka lecet tidak berhenti, darah muncrat keluar, pinggiran luka menganga terbuka, luka disebabkan oleh sesuatu yang kotor dan berkarat, dan area luka terasa kebas.
  • Hindari mengoleskan salep ataupun bahan selain obat luka, kecuali dilakukan atau dianjurkan oleh dokter.

Segera periksakan diri ke dokter jika luka lecet terlalu lebar atau terlalu dalam untuk ditangani sendiri. Waktu penyembuhan luka berbeda tiap orang. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, seperti usia, kondisi medis atau penyakit yang diderita, malnutrisi, suhu dan cuaca tempat tinggal, sistem kekebalan tubuh, ada tidaknya infeksi pada luka, serta apakah pasien merokok atau mengonsumsi obat-obatan tertentu.