Probiokid adalah suplemen probiotik yang bermanfaat untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus sehingga kesehatan saluran pencernaan tetap terjaga. Suplemen ini dapat digunakan untuk membantu menurunkan risiko terjadinya gangguan pencernaan, seperti diare, termasuk diare yang berkaitan dengan penggunaan antibiotik, maupun konstipasi.
Probiokid mengandung kombinasi probiotik Bifidobacterium bifidum R0071, Bifidobacterium infantis R0033, Lactobacillus helveticus R0052, serta fructo-oligosaccharides (FOS) sebagai prebiotik. FOS berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi bakteri baik sehingga dapat membantu mendukung pertumbuhan dan aktivitas probiotik di dalam saluran cerna.

Kombinasi probiotik dan prebiotik (sinbiotik) dalam Probiokid bekerja dengan membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Keseimbangan bakteri baik di usus berperan penting dalam menjaga fungsi saluran pencernaan, terutama pada anak-anak yang sistem pencernaannya masih berkembang.
Dengan mikrobiota usus yang tetap terjaga, fungsi pencernaan dapat berjalan lebih optimal sehingga risiko terjadinya gangguan saluran cerna dapat berkurang.
Apa Itu Probiokid
| Bahan aktif | Bifidobacterium bifidum R0071, Bifidobacterium infantis R0033, Lactobacillus helveticus R0052, dan fructo-oligosaccharides (FOS) |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Suplemen probiotik |
| Manfaat | Membantu memelihara kesehatan pencernaan. |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak sesuai anjuran dokter |
| Probiokid untuk ibu hamil | Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan Probiokid terhadap ibu hamil maupun janin. |
| Oleh karena itu, suplemen ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, kecuali jika disarankan oleh dokter. | |
| Probiokid untuk ibu menyusui | Lakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan Probiokid selama menyusui. |
| Bentuk obat | Serbuk oral |
Peringatan sebelum Menggunakan Probiokid
Meski tergolong suplemen probiotik, Probiokid tetap perlu digunakan dengan bijak. Sebelum mengonsumsinya, perhatikan beberapa hal berikut:
- Beri tahu dokter jika Anda atau anak memiliki riwayat alergi terhadap probiotik maupun kandungan dalam Probiokid.
- Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Probiokid bila memiliki gangguan sistem imun, misalnya sedang menjalani kemoterapi, transplantasi organ, atau menderita HIV/AIDS.
- Diskusikan dengan dokter jika sedang mengalami penyakit berat, seperti pankreatitis akut, infeksi berat, atau sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
- Beri tahu dokter jika sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Informasikan kepada dokter apabila sedang menggunakan obat lain, termasuk antibiotik, suplemen, maupun produk herbal, untuk mengurangi risiko interaksi.
- Segera hentikan penggunaan dan periksakan diri ke dokter bila muncul reaksi alergi setelah mengonsumsi Probiokid.
Dosis dan Aturan Pakai Probiokid
Dosis Probiokid dapat berbeda pada setiap orang, tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tujuan penggunaannya. Gunakan Probiokid sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter.
Secara umum, dosis Probiokid adalah:
- Anak-anak: 1 sachet, 1 kali sehari atau sesuai anjuran dokter.
Cara Menggunakan Probiokid dengan Benar
Gunakan Probiokid sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter. Agar manfaatnya lebih optimal, ikuti cara penggunaan berikut:
- Konsumsi Probiokid sesuai dosis yang dianjurkan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
- Larutkan isi sachet ke dalam air, susu, atau makanan yang bersuhu di bawah 40°C agar bakteri probiotik tetap hidup dan bekerja dengan baik.
- Probiokid dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan sesuai petunjuk pada kemasan.
- Bila lupa mengonsumsi Probiokid, segera gunakan saat teringat. Namun, jika sudah mendekati jadwal berikutnya, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
- Jika Probiokid digunakan bersamaan dengan antibiotik, beri jarak konsumsi sekitar 2–3 jam agar efektivitas probiotik tetap terjaga.
- Simpan Probiokid di tempat yang sejuk, kering, terhindar dari sinar matahari langsung, serta jauh dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Probiokid dengan Obat Lain
Probiokid dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, di antaranya:
- Penurunan efektivitas probiotik bila dikonsumsi bersamaan dengan antibiotik.
- Peningkatan risiko infeksi yang sangat jarang terjadi pada orang dengan sistem imun yang sangat lemah apabila digunakan bersama obat imunosupresan, seperti cyclosporine, tacrolimus, atau kortikosteroid dosis tinggi.
Untuk mengurangi risiko terjadinya interaksi obat, konsultasikan kepada dokter bila Anda atau anak sedang menggunakan obat lain sebelum mengonsumsi Probiokid. Anda dapat berkonsultasi secara cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.
Efek Samping dan Bahaya Probiokid
Probiokid umumnya aman digunakan sesuai aturan pakai. Namun, pada sebagian orang, suplemen ini dapat menyebabkan efek samping ringan, seperti:
- Perut kembung
- Peningkatan gas dalam saluran cerna
- Rasa tidak nyaman di perut
Keluhan tersebut biasanya bersifat ringan dan akan membaik seiring tubuh beradaptasi terhadap probiotik. Namun, bila efek samping tersebut tidak kunjung membaik atau makin parah, Anda dapat langsung buat janji temu dengan dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER.
Selain itu, Probiokid juga dapat menyebabkan reaksi alergi, meskipun jarang terjadi. Gejalanya dapat berupa:
- Ruam atau gatal pada kulit
- Bengkak pada bibir, lidah, atau wajah
- Sesak napas
Jika Anda mengalami efek samping tersebut, segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan yang tepat.