Sakit perut dan gejala alergi sering kali muncul bersamaan, sehingga bisa membuat bingung banyak orang. Memahami kaitan antara sakit perut dan gejala alergi sangat penting agar penanganan yang dilakukan tepat dan aman.

Sakit perut yang berhubungan dengan gejala alergi umumnya muncul setelah Anda terpapar pemicu, seperti makanan atau obat-obatan tertentu. Selain rasa tidak nyaman di perut, sering kali timbul gejala lain yang menyertai, seperti ruam kulit, gatal, atau sesak napas.

Sakit Perut dan Gejala Alergi, Ini Cirinya dan Langkah Penanganan yang Tepat - Alodokter

Ciri Sakit Perut yang Berhubungan dengan Gejala Alergi

Berikut ini adalah ciri-ciri sakit perut yang bisa menjadi tanda gejala alergi:

1. Muncul setelah mengonsumsi makanan atau obat tertentu

Sakit perut akibat alergi biasanya muncul dalam waktu singkat, mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam, setelah Anda makan atau minum sesuatu yang menjadi pemicu alergi.

Contohnya, jika Anda langsung mengeluh perut mulas, begah, atau terasa tidak nyaman setelah makan telur, susu sapi, kacang tanah, kacang mede, udang, kepiting, atau gandum, ini bisa jadi reaksi alergi. Begitu juga dengan konsumsi obat tertentu, seperti antibiotik atau obat pereda nyeri.

2. Disertai ruam, gatal, bengkak, atau batuk

Sakit perut akibat alergi jarang muncul sendirian. Kondisi ini biasanya memicu munculnya keluhan lain. Sebagai contoh, selain perut terasa sakit atau mual, Anda juga mengalami ruam merah di kulit, gatal-gatal di badan, bibir atau kelopak mata bengkak, atau batuk dan suara serak.

Bahkan, pada beberapa kasus, bisa terjadi hidung tersumbat, bersin-bersin, atau gatal di mulut dan tenggorokan. Jika gejala seperti ini muncul bersamaan, kemungkinan besar sakit perut tersebut memang bagian dari reaksi alergi.

3. Diare atau muntah

Sistem pencernaan sangat sensitif terhadap reaksi alergi. Oleh karena itu, selain rasa tidak nyaman di perut, gejala alergi sering kali disertai diare atau muntah. Misalnya, Anda muntah-muntah beberapa kali atau buang air besar cair sesaat setelah mengonsumsi susu sapi.

Reaksi ini juga bisa terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan laut atau jenis makanan tertentu, terutama jika sebelumnya sudah pernah mengalami keluhan serupa.

4. Kram perut yang berlangsung terus-menerus

Sakit perut karena alergi biasanya tidak langsung hilang dengan minum obat pereda nyeri atau pengobatan rumahan biasa. Kram bisa terasa di sekitar ulu hati, bagian tengah, atau bawah perut.

Pada beberapa kasus, sakit perut ini akan tetap terasa selama alergen masih ada di dalam tubuh. Misalnya, perut terasa kencang, sakit bergelombang, atau sering buang angin. Bila keluhan seperti ini terjadi setiap kali mengonsumsi makanan tertentu, patut dicurigai sebagai reaksi alergi.

Langkah Penanganan Sakit Perut Karena Alergi

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit perut akibat alergi antara lain:

  • Hindari makanan pemicu alergi.
  • Buat catatan tentang makanan yang dikonsumsi dan waktu munculnya gejala, agar dokter lebih mudah mencari penyebabnya.
  • Konsumsi obat alergi sesuai anjuran dari dokter, seperti antihistamin atau kortikosteroid.
  • Segera pergi ke IGD jika muncul gejala alergi berat, seperti sesak napas, penurunan kesadaran, atau bengkak pada wajah, mulut, atau lidah.

Pada umumnya, gejala sakit perut ringan akibat alergi tidak menimbulkan komplikasi serius. Jika sakit perut muncul tanpa gejala alergi lain dan berlangsung lama, kemungkinan disebabkan oleh masalah lain, misalnya infeksi pencernaan. Namun, tetap waspadai jika gejala makin berat atau tidak membaik setelah penanganan awal.

Sakit perut dan gejala alergi bisa saling berkaitan, khususnya jika muncul setelah makan atau minum sesuatu yang sebelumnya pernah menimbulkan reaksi alergi.

Jika Anda masih ragu soal penyebab sakit perut atau ingin tahu lebih banyak tentang alergi, manfaatkan layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan jawaban langsung dari ahlinya tanpa perlu keluar rumah.