Saat hamil, ada banyak perubahan pada tubuh yang harus dihadapi. Termasuk menjadi lebih sering kentut dan kadang sulit menahannya. Mengapa ya hal ini terjadi?

Sebaiknya jangan khawatir dahulu, lebih sering kentut saat hamil sebenarnya adalah hal biasa. Hal ini disebabkan berbagai perubahan tubuh yang dialami ibu hamil (bumil). Kentut pada bumil rata-rata bisa mencapai sekitar 18 kali per hari.

Sering Kentut Saat Hamil Bikin Malu? Ini Cara Mencegahnya - Alodokter

Berbagai Penyebab Sering Kentut pada Ibu Hamil

Sering kentut saat hamil dapat disebabkan oleh satu atau beberapa kondisi sekaligus. Di bawah ini adalah beberapa penyebab kentut yang paling sering dialami bumil:

  • Meningkatnya hormon progesteron

Meningkatnya kadar hormon progesteron dapat membuat bumil lebih sering buang gas. Hormon ini membuat otot tubuh, termasuk otot usus, menjadi rileks, sehingga memperlambat pencernaan hingga 30% lebih lama. Inilah yang menyebabkan penumpukan gas, sehingga bumil lebih sering kentut, kembung, dan bersendawa. Otot yang melemas ini akhirnya juga membuat bumil lebih susah menahan kentut.

  • Rahim membesar

Selain peningkatan hormon, bumil juga dapat lebih sering kentut saat rahim yang semakin membesar menekan rongga perut. Penekanan ini juga membuat bumil sering kentut karena pencernaan yang melambat.

  • Makanan dan vitamin

Makanan dan vitamin kehamilan yang Ibu konsumsi, terutama yang mengandung zat besi, dapat menyebabkan konstipasi yang kemudian menyebabkan kentut.

Ternyata penyebab-penyebabnya adalah hal yang alami dan normal, kan? Jadi Ibu tidak perlu terlalu khawatir ya.

Agar Tidak Sering Kentut

Meski normal, tapi ada cara yang dapat dilakukan agar bumil dapat lebih mengontrol kentut, terutama di tempat umum, antara lain:

  • Daripada makan banyak sekaligus, lebih baik makan dalam porsi kecil, beberapa kali.
  • Makan dan minum pelan-pelan, ya, Bu. Ini untuk mengurangi udara yang tertelan saat mengonsumsinya. Kalau bisa, hindari bicara sambil makan.
  • Beberapa makanan dapat menyebabkan lebih sering kentut, lho. Karenanya coba untuk membatasi konsumsi makanan yang sering menyebabkan kembung, seperti brokoli, kentang, kubis, hingga gandum. Kurangi pula makanan yang dapat menimbulkan gas, seperti kacang, permen, ataupun gorengan.
  • Hindari konsumsi minuman bersoda dan minuman dengan pemanis buatan, seperti gula fruktosa, yang biasanya terdapat dalam saos, buah kering, bawang, apel, madu, dan jus buah.
  • Cukupi kebutuhan serat dengan berbagai buah dan sayuran segar.
  • Cukupi konsumsi air mineral setiap hari.

Mengendalikan berat badan saat hamil dapat membantu meminimalkan tekanan pada saluran pencernaan. Tapi, bukan berarti harus diet berlebihan ya, Bu. Walaupun beberapa makanan perlu dibatasi, dianjurkan untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan secara seimbang.

Meski sedang hamil, Ibu perlu tetap bergerak aktif setiap hari untuk mencegah konstipasi dan mempercepat pencernaan. Jika memungkinkan, lakukan yoga untuk ibu hamil, yang juga dapat membantu mengurangi kentut. Jika tidak sanggup berolahraga, setidaknya jadwalkan jalan kaki minimal 30 menit tiap hari.

Jadi Ibu tidak perlu terlalu cemas dengan hal ini lagi, ya. Lagipula kebanyakan orang pasti dapat memahami kebiasaan ibu hamil yang satu ini. Jika perlu, konsultasi ke dokter untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan lain yang menyebabkan Ibu sering kentut.