Kacamata anak umumnya dibutuhkan saat anak mengalami gangguan penglihatan. Namun, memilih kacamata untuk anak tidak bisa dilakukan sembarangan. Ketahui cara memilih kacamata anak yang tepat agar anak lebih nyaman beraktivitas dan belajar.

Tidak semua anak bisa menyampaikan masalah penglihatan yang dialaminya. Padahal, gangguan penglihatan pada anak yang tidak terdeteksi dapat memengaruhi aktivitasnya, baik saat belajar maupun bermain.

Pentingnya Penggunaan Kacamata Anak dan Cara Memilihnya - Alodokter

Apalagi sistem penglihatan pada anak masih terus berkembang selama 7 tahun pertama kehidupannya. Dalam beberapa kasus, masalah penglihatan anak dapat diatasi dengan penggunaan kacamata anak.

Oleh karena itu, orang tua harus lebih cermat dalam mengamati gerak-gerik anak yang bisa menjadi tanda-tanda adanya masalah penglihatan.

Pentingnya Penggunaan Kacamata Anak

Masa prasekolah merupakan masa ketika masalah penglihatan pada anak banyak terdeteksi. Berikut ini adalah beberapa gangguan penglihatan yang umum dialami oleh anak:

  • Mata malas (amblyopia), yaitu penglihatan yang buruk pada mata yang tampak normal
  • Mata juling (strabismus), yaitu kondisi mata yang tidak sejajar dan ditandai dengan kedua mata tidak selalu mengarah pada objek yang sama
  • Kelainan refraksi, seperti rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme atau mata silinder

Jika mengalami gangguan mata di atas, anak harus mendapatkan penanganan khusus atau menggunakan kacamata anak yang sesuai dengan resep dokter.

Penggunaan kacamata anak sangatlah penting dalam beberapa kasus gangguan mata pada anak. Ada beberapa manfaat kacamata anak, antara lain:

  • Meningkatkan kemampuan melihat
  • Memperkuat penglihatan pada kondisi mata malas
  • Memperbaiki posisi mata pada kondisi mata juling
  • Memberikan perlindungan jika salah satu mata memiliki penglihatan yang buruk

Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan mata anak penting dilakukan secara rutin untuk memantau kondisi dan fungsi mata serta mendeteksi adanya masalah penglihatan sejak dini.

Tanda-Tanda Anak Membutuhkan Kacamata

Cara terbaik untuk mengetahui apakah anak membutuhkan kacamata adalah dengan membawanya ke dokter mata secara rutin. Namun, ada beberapa tanda anak mengalami gangguan penglihatan, di antaranya:

  • Memilih duduk atau berdiri dengan jarak yang sangat dekat ketika menonton TV
  • Mendekatkan buku ke wajahnya ketika membaca
  • Menggosok mata terus-menerus, padahal tidak sedang lelah
  • Mengalami mata berair
  • Menyipitkan mata ketika membaca atau menonton TV
  • Merasa kesulitan saat membaca dan menulis
  • Mengalami sakit kepala atau sakit pada matanya secara tiba-tiba
  • Mengalami gangguan konsentrasi di sekolah sehingga perkembangan akademisnya terlambat

Ketika melihat tanda-tanda di atas, segera periksakan anak ke dokter mata. Dokter akan menentukan pengobatan dan resep kacamata yang tepat sesuai dengan kondisi mata anak Anda.

Cara Memilih dan Memperkenalkan Kacamata Anak

Awalnya mungkin sulit untuk meyakinkan Si Kecil agar ia mau memakai kacamata. Meski demikian, Anda tidak boleh menurutinya begitu saja.

Ada beberapa tips agar Si Kecil terbiasa memakai kacamata anak, antara lain:

1. Jelaskan pentingnya memakai kacamata anak

Anda bisa mengatakan kepada Si Kecil bahwa dengan memakai kacamata anak, ia dapat melihat sesuatu dengan lebih jelas sehingga bisa bermain dan beraktivitas dengan lebih nyaman dan leluasa.

2. Berikan kacamata yang sesuai dengan resep dokter

Pastikan Anda memberikan kacamata sesuai resep dokter. Jika penglihatan Si Kecil masih kurang nyaman saat menggunakan kacamata, periksakan kembali kondisinya ke dokter spesialis mata.

3. Pilihlah bingkai yang menarik

Agar Si Kecil semakin tertarik untuk menggunakan kacamata, pilihlah kacamata anak dengan bingkai yang menarik, misalnya bingkai dengan warna favoritnya. Namun, pastikan ukuran bingkai tersebut pas dan sesuai dengan wajah Si Kecil serta nyaman dipakai.

4. Atur jadwal pemakaian kacamata

Saat pertama kali memperkenalkan kacamata kepada Si Kecil, Anda tidak perlu memaksanya untuk menggunakan kacamata seharian penuh. Mulailah secara perlahan, misalnya menggunakan kacamata saat sedang membaca atau menonton TV.

Selanjutnya, tingkatkan durasi penggunaannya sedikit demi sedikit hingga Si Kecil terbiasa memakai kacamata. Setelah Si Kecil terbiasa, beri tahu kapan waktu untuk melepas dan memakai kacamatanya.

5. Berikan kacamata anak dengan perlindungan lebih

Jika Si Kecil senang berolahraga, berikan kacamata anak khusus untuk olahraga. Kacamata anak ini dibuat agar mata anak terlindungi dari segala jenis benturan yang dapat menyebabkan cedera.

Saat Si Kecil sudah menggunakan kacamata anak, sangatlah penting untuk memeriksakan kondisi kesehatan matanya secara rutin ke dokter mata. Dengan demikian, kesehatan mata anak tetap terjaga dan prestasinya di sekolah tidak tergangggu.